close

Proyek Terbaru Trent Reznor Bersama Leonardo DiCaprio

trent-reznor
Trent Reznor, Atticus Ross, Gustavo Santaolalla, Mogwai
Trent Reznor, Atticus Ross, Gustavo Santaolalla, Mogwai

 

Trent Reznor kembali unjuk gigi dalam menggarap scoring film. Bersama rekan sehatinya, Atticus Ross, mereka berdua didapuk sebagai music supervisor di film dokumenter terbaru Leonardo DiCaprio, Before the Flood. Selain keberadaan Reznor dan Ross, film tersebut juga menggandeng komposer asal Argentina, Gustavo Santaolalla dan veteran post-rock dari Glasgow, Mogwai untuk mengisi beberapa track dengan arahan serta bantuan duo Reznor-Ross.

Reznor, yang juga dikenal lewat kebesarannya dengan Nine Ich Nails, sudah menjalin hubungan bersama Ross sedari lama. Adalah David Fincher yang berjasa menyatukan mereka dalam proyek filmnya seperti The Social Network, The Girl with Dragon Tattoo sampai Gone Girl. Kinerja mereka pun diganjar apresiasi Oscar dan Grammy untuk dua proyek berbeda; sekaligus menegaskan eksistensi Reznor-Ross. Dengan kemunculan mereka (minus Fincher) di Before the Flood, menandai keempat kalinya duo ini saling bahu-membahu membuat musik film yang berkualitas. Sedangkan sosok Santaolalla sendiri sudah malang melintang di dunia scoring film. Sepak terjangnya dibuktikan dengan memenangkan dua buah Piala Oscar untuk kategori Best Score secara berurutan melalui Brokeback Mountain (2005) dan Babel (2006). Selain itu, veteran post-rock Mogwai baru saja merilis album dan film dokumenter berjudul sama yakni Atomic, yang bercerita mengenai bom atom.

Before the Flood disutradarai oleh Fisher Stevens. Film tersebut berkisah mengenai perubahan iklim yang kian waktu kian membahayakan keselamatan bumi. Leonardo DiCaprio yang bertindak sebagai produser eksekutif menyatakan bahwa Before the Flood merupakan salah satu upaya untuk mengajak warga bumi lebih peduli terhadap keberlangsungan lingkungan. Dimulai dari langkah kecil saja sudah sangat berarti guna menyikapi secara riil bahaya pemanasan global. Proses pengambilan gambar pada film ini dilakukan secara militan. Tidak terpaku pada satu daerah atau kawasan saja, namun juga menyerap informasi di berbagai penjuru dunia, dari Beijing, Miami hingga Indonesia. Tujuannya untuk memaparkan secara konkrit tentang kondisi bumi yang memprihatinkan akibat ketamakan manusia.

“Saya sangat senang ketika membayangkan Reznor, Ross, Santaolalla dan Mogwai berada pada satu tim. Bisa dibayangkan bagaimana mereka membuat musik yang menggambarkan kecemasan Leo dalam melihat fenomena bumi yang semakin berubah drastis. Pastinya akan mengaduk perasaan emosi dalam perjalanan untuk sekedar memahami sejauh mana kita menyikapi perubahan mengerikan tersebut dan menyadari bahwa pentingnya aksi pencegahan ini”, ungkap Stevens, sutradara Before the Flood melalui pres rilis.

Kompilasi Before the Flood dijadwalkan tersedia sekitar Oktober. Sedangkan untuk filmnya bakal diputar secara premiere dalam ajang Toronto International Film Festival, juga serentak di New York dan Los Angeles pada 21 Oktober mendatang. Lalu akan pula diedarkan oleh National Geographic di lebih dari 100 negara pada 30 Oktober 2016. [WARN!NG/Muhammad Faisal]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response