close

Album Debut Debu Kosmik

debu-kosmik-album

 

Debu Kosmik

 

Pulau Bali tak melulu identik dengan eksotisme keindahan alamnya. Untuk urusan bermusik, Bali senantiasa menelurkan kolektif-kolektif yang bernas, bertaji, dan juga memiliki kualitas tersendiri. Singkatnya, band dari Bali tidak bisa ditepikan begitu saja. Salah satunya adalah Debu Kosmik yang baru saja merilis album perdana bertajuk Euphoria.

Debu Kosmik terbentuk pada tahun 2012. Memiliki ketertarikan sama dengan mengandalkan passion dalam melahirkan karya-karya orisinil, membuat mereka bertahan di jalur musik. Euphoria sendiri menjadi bukti nyata tentang konsistensi yang mereka pupuk sedari awal.

Proses pembuatan album penuh tersebut memakan waktu kurang lebih 4 (empat) tahun. Warna experimental pop yang diusung menjadi garis utama dari album dengan single andalan “Substansi Ekstraksi” itu. Jika mendengar keseluruhan, terdapat pengaruh Mew, Sigur Ros, Radiohead, Cholil Mahmud, hingga Dewa 19.

Menurut rilis pers yang diterima WARN!NG, Debu Kosmik sendiri merupakan sebuah partikel berukuran kecil yang melayang di luar angkasa, termasuk dalam peradaban manusia. Manusia diibaratkan partikel itu sendiri, dan manusia menjadi alam semesta itu sendiri. Dengan menyuarakan beragam pesan melalui album ini, Debu Kosmik mengingatkan kembali tentang kesadaran terhadap keseimbangan alam semesta; bahwa kita tak ada apa-apanya dan jangan pernah menjadi angkuh. [WARN!NG/Muhammad Faisal]

 

 

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.