close

[Album Review] Division Fracture – Track 6

division fracture
division fracture
division fracture

Record Label: Self Release [2016]

Watchful Shot: “Track #1”

[yasr_overall_rating size=”small”]

Tiga track yang bersambungan dengan durasi total 5:48 dalam sebuah 3″ CDR/mini CDR ini dirilis sendiri oleh Ed Mirrork. Dia adalah otak dibalik Division Fracture yang sebelumnya dikenal dengan nama panggung Edi “Argot”. Penampilan live-nya selalu memukau dengan gerakan tangan dan tubuh yang lihai dan dinamis, sarat intensitas maksimal!

Spesifikasi style musik noise yang dimainkan oleh Division Fracture sendiri disebut Cut-Up harsh noise, sebuah sub genre dari harsh noise yang mengandalkan kecepatan tangan dalam melibas knob pada tumpukan pedal effects serta kecepatan editing di antara suara-suara.

Otak tengah adalah bagian kecil dari otak yang salah satunya bertugas sebagai kantor pusat relai untuk informasi pendengaran dimana organ ini juga mengontrol sistem pendengaran manusia. Otak tengah ini yang merespon terhadap proses menghidupkan dan menyalakan suara.

Suara yang konstan bisa diabaikan akan tetapi sebuah perubahan yang cepat akan memicu neuron dalam sel otak tengah dan membuat pendengarnya tersentak untuk kembali ke kondisi kewaspadaan. Reaksi fisik ini yang kemudian dicoba untuk diterapkan dalam ranah Noise selama beberapa dekade. Tehnik yang dikenal dengan nama Cut-Up Harsh Noise ini kemudian dikembangkan oleh beberapa Noise artist diantaranya Kazumoto Endo, Purgist, Sickness ataupun Kazuma Kubota.

Disajikan dalam sebuah wadah plastik sederhana dengan sticker nama band tampaknya bisa membuat orang melewatkan apa yang ada didalamnya. Tapi rilisan yang kecil dan simpel ini ternyata memuat pukulan telak yang serius bagi pendengaran. Begitu diputar, track pertama berdurasi sekitar 0:30 pada piringan kecil ini langsung menonjok ke telinga. Meskipun kita bisa melihat durasi track ketika memutarnya di komputer, dan meskipun kita tahu bahwa sebuah track belum berakhir, setiap cukilan suara tetap akan membuat kita melirik ke display di komputer untuk melihat apakah lagunya sudah berpindah ke track selanjutnya. Sebuah kolase kebisingan dimana setiap detik ritme dibedakan dengan yang lain melalui jeda tanpa suara dan hanya bertahan sepersekian kedipan mata. You blink, you loose.

Rekaman tanpa judul lagu ini memang bukan sebuah kumpulan eksplorasi bunyi yang bisa dinikmati secara mudah karena otak manusia sulit untuk bisa menerima kegilaan singkat yang timbul dari gelombang demi gelombang kebisingan ini. Memang, gelombang kebisingan ini mengganggu pendengaran kita tapi dalam waktu yang bersamaan juga mentransmisikan muatan informasi yang luar biasa besar. Sehingga yang kita dapat bukanlah sebuah kebosanan akan tetapi setiap mendengarkan rilisan ini maka akan menjadi sebuah ujian baru untuk pikiran dan imajinasi kita. Ini bisa menjadi sebuah pengalaman baru untuk menikmati suara dari sisi yang lainnya. Legit! [WARN!NG/Indra Menus]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.