close

[Album Review] Kaveman – Neandhertal (2015)

a4110263150_10
kaveman
kaveman

Label : Orangecliff Records

Watchfull Shot : “-3”, “Etssin”, “Neandhertal Spiritual Jam”

Warning Level : !!!!

Sebuah maha karya kembali diciptakan oleh pemuda perantauan dan anak Ibu kota yang menyabda dirinya dengan nama, Kaveman. Unit Psychedelic/Stoner Metal yang beranggotakan trio young gun ini, melesatkan demo pertama nya pada akhir november 2015 silam, dibawah rahim Orange Cliff Records.

Demo yang berisi empat tracks dengan durasi 23 menit yang memabukkan ini, dicetak sangat terbatas, hanya 50 keping yang ludes terjual pada saat mereka menghelat serangkaian tur bersama kakak seperguruan mereka Sigmun, dalam rangka promo album Crimson Eyes pada tahun lalu. Diawali dengan sebuah intro berjudul “Exoterra I”, Kadar stoner rock dosis tinggi sudah mereka tebar sedari awal, yang seolah membius telingga kalian untuk bersiap masuk ke zona ke-ngawang-an yang lebih terjal, yakni “Etssin”, track ramuan Fikriiza dan Alfath Arya yang menghadirkan atmosfer gelap dengan tone gitar vintage dan berat ala Black Sabbath serta karakter vokal Mastodon berpadu dengan distorsi bass yang kasar, seolah mereka menjelma pada menjadi satu, pada suatu tubuh yang sama dengan nama Kaveman.

Band yang dimotori oleh tiga pemuda yang masih berusia belasan ini, sangat layak untuk diperhitungkan. Memadukan musik antara sound berat-nya Boris, dengan beat heavy ala Mastodon, adalah kecerdikan dari Kaveman yang tidak dapat ditangguhkan. Pembuktian bahwa mereka bukan hanya band yang bagus ketika rekaman, Pada saat tampil live, Kaveman selalu memiliki performa yang sangat mengesankan. Saya menjadi saksi akan aksi “Kurang Ajar” kala tiga berandalan ibu kota ini mengokupasi panggung Boja Krama #2, bebarengan dengan Sigmun di Surabaya pada lalu.

Banyak bereksperimen pada track “-3”, Kaveman berani mengambil resiko untuk bermain-main dengan lagu berdurasi 14 menit, tanpa khawatir pendengar akan menekan tombol “stop” pada tape deck mereka. Denting bebunyian instrumental mencekam yang terlahir dari adu senar Alfath dan Fikriza yang bermain-main dengan pedal fx mereka ini, berhasil menciptakan atmosfer yang suram dan murung sebelum secara perlahan-lahan menaikkan tensi permainan pada menit ke-9, dan Voila! Kalian  dijamin berjingkrak-jingkrak, tanpa kuasa menahan hasrat untuk ber-headbang ria. Tensi sedikit diturunkan menjelang menit-menit akhir, Kaveman menyelipkan sedikit sisi psychedelic dengan cerdik, memberi jeda untuk sekedar menghela dan dengan kurang ajar, mereka kembali menghentak, meraung-raung dengan liar, menghantar kalian untuk menikmati puncak dan klimaks.

Tak hanya berhenti di situ, pada akhir penghabisan, Kaveman masih memiliki Neandherthal sebagai senjata mutakhir terakhir yang akan menancap tepat di ingatan. Direkam dengan kadar mixing/mastering yang tidak berlebihan, sebuah track kotor yang dibaptis dengan nama “Neandhertal Spiritual Jam”, menjadi santapan penutup yang mengesankan.

Sepertinya, mereka bukanlah pemuda tanpa alasan yang tidak peduli akan tracklist dan memilih acak akan susunan lagu. Kaveman, terlihat cukup cermat dengan menjadikan NSJ ini sebagai track pamungkas, sebagai penutup dan salam perpisahan. Pasalnya, track ini saya nilai, adalah peluruh paling ampuh yang mampu selamanya bersandar pada ingatan kalian, karena pattern nada yang diulang-ulang namun tanpa menimbulkan efek kebosanan. Tidak seperti “-3” yang berdurasi lebih dari 14 menit, NSJ memiliki sebuah kharisma tersendiri dengan durasi standar namun dengan kadar bius yang sama memabukkanya dengan lagu-lagu lainya.

Mitos mengenai debut pertama, dapat di ibaratkan sebuah batu bagi setiap band. Bisa menjadi batu loncatan yang menghantar suatu band pada suatu strata yang lebih tinggi, atau, menjadi batu nisan yang menandai kenangan pahit bahwa, band itu tidak memiliki alasan lain selain berhenti. Entah dikenang atau dilupakan.

Namun mitos ini, dengan gagah dapat dipatahkan oleh makhluk gua ini. Kekhawatiran mengenai karya mereka akan mandeg di demo saja, sekarang terjawab sudah. Melalui kanal Soundcloud resminya, Kaveman merilis sebuah track baru. Dibaptis dengan judul “Haze of Sinaii”, yang diprediksi sebagai spoiler dari sebuah album penuh, yang mereka janjikan akan segera dirilis pada tahun ini.

Tanpa perlu mengingkari karakter sound rimba, konsep lebih dewasa mereka tampilkan melalui nomor ini. Kaveman merupakan salah satu pembuktian, bahwa hari ini yang muda adalah yang berbahaya, dan sang Manusia Gua dari Ibukota ini, menasbihkan diri sebagai makhluk yang patut di waspadai. [WARN!NG/Reno Surya]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response