close

[Album Review] LeftyFish – You, Fish!

lefty fish
lefty fish
lefty fish

Records Label: Hitam Kelam Records (2015)

Watchful shoot: “Code Name : Mosquito”, “End Up On The Screen”

[yasr_overall_rating size=”small”]

Saya tahu pasti banyak yang akan mengaitkan band ini dengan salah satu band berbahaya dimana otak kedua band tersebut sama, Cranial Incisored. Tidak bisa dipungkiri bahwa pada awal LeftyFish berdiri, keterlibatan Halim Budiono disini mau tidak mau akan membawa juga nama band kugiran ekstrim metal yang tampaknya sedang mengalami masa istirahat yang cukup lama ini.

Padahal kalau mau dicermati lagi, kelima lagu di EP ini tidak banyak mengumbar kepelikan skill gitar yang menjadi trade mark Halim di Cranial Incisored. Bau jazz yang diolah dengan metal memang masih terasa tapi Halim bermain lebih simpel di sini. Justru yang menjadi daya tarik materi mereka adalah karakter centil vokalis Francisca Ayu (Killed On Juarez), tiupan trumpet Bergas Iswara dan pijitan tuts keyboard Andi yang menyelusup di antara rentetan gerinda penjaga beat, Bono (Excausated).

Dengan artwork yang penuh image ikan hasil karya Dinoverasaurus, orang awam pasti tidak akan mengira bahwa LeftyFish adalah sebuah band cadas. Dibuka dengan bagian dimana seolah mereka sedang berlatih di studio yang kemudian direkam sebagai intro pada You, Fish!. Selanjutnya kita akan disajikan part jazzy dari trumpet, keyboard dan drum yang tetiba saja gitar Halim menyalak patah-patah ditingkahi suara Ayu yang kadang centil ala girls band “jejepangan” diselipi teriakan-teriakan yang mengingatkan saya akan Yasuko (Melt Banana).

“Code Name: Mosquito” yang menjadi single pertama mereka dibuka dengan dominasi lengkingan trumpet yang menyedihkan. Kali ini Ayu banyak mengulik tehnik vokal mulai dari scream, mid growl sampai spoken words, centil tapi gahar. Dan lalu trademark pelan-kencang-pelan-kencang yang rumit kembali dimuntahkan sampai track terakhir, “Flowers”.

Durasi total 7 menitan bukanlah waktu yang cukup untuk bisa menikmati secara utuh LeftyFish. Di Indonesia sendiri konsep EP dengan lagu dan durasi yang sedikit masih belum familiar. Saya rasa Hitam Kelam Records juga harus diacungi jempol dengan keberanian mereka merilis konsep EP ini dalam bentuk CD.

Kecenderungan band untuk merilis full album dengan durasi dan jumlah track yang banyak menjadikan konsep EP masih belum dilirik dengan serius tapi justru di situ kelebihannya. Orang yang baru mendengarkannya akan cenderung ketagihan, lalu meminta lebih banyak lagu. Sampai di sini You, Fish! sukses membuat (setidaknya saya) penasaran untuk mendengarkan materi mereka lebih banyak lagi. Legit! [WARN!NG/Indra Menus]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response