close

[Album Review] Slipknot – .5: Gray Chapter

5_The_Gray_Chapter_Artwork
The Gray Chapter
The Gray Chapter

Slipknot – .5: Gray Chapter

Label: Roadrunner

Watchful Shot : The Devil and ISarcastrophe

[yasr_overall_rating size=”small”]

Setelah kematian Paul Gray pada empat kali revolusi bumi yang lalu, Slipknot baru mampu pula melahirkan kitab nadanya yang baru pada kuarter akhir tahun ini. Berjuluk 5: Gray Chapter, album ini jelas dibuat sebagai memorial sang bassist yang sejak awal bersama membangun bahtera Slipknot hingga menjadi semegah seperti saat ini. Tak cukup sampai kematian Gray, keluarnya Joey Jordinson sang drummer pun diperkirakan akan menambah pucat wajah Slipknot yang bagai meranggas gugur satu persatu.

Terbagi menjadi dua kepingan, satu dan dua pada deluxe edition, album ini mengandung rangkaian nada ala Slipknot yang lebih dari satu jam lamanya untuk dinikmati. Dibuka dengan “XIX”, asa masih mengarah pada kecemasan akan hilangnya rasa lama dari perginya Paul dan Joey. Tiga menit berselang, “Sarcastrophe” pun langsung dihajar dengan keras menembus telinga menuju pembuluh darah yang ditekan menderas. Alunan gitar yang bersahutan dari Mick dan Jim, ditimpal dengan suara garang Corey Taylor, tetiba menggugah ingatan tentang Slipknot yang tak berubah. Terus digerus bertemu “The Devil and I” dan “Killpop” yang dibumbui dengan low-end growl, hingga cipratan aroma nostalgia 80-an oleh nomor “Nomadic”, membuat album ini semakin terbakar.

Belum habis sampai disitu, 5: Gray Chapter, bukan hanya sekadar dinamai dari mendiang pekerja senar empat mereka, namun kental pula nuansa kenangan Gray yang ditaburkan di dalamnya. Terdengar dalam “Skeptic”, “Lech”, hingga alunan ballad dalam “Goodbye”, nyawa dan emosi Paul Gray coba diikat dan dilarang pergi. Meskipun demikian, album ini bukanlah album yang menyedihkan. Rangkaian nada-nada yang tetap brilian menunjukan kedewasaan Slipknot dalam mengemas kehilangan menjadi karya yang patut menjadi penghargaan bagi mereka, Gray, dan para penikmat musik di dunia.[Bayu Pratama]

 

 

 

 

 

 

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.