close

All You Can Art: Pestanya Pekerja Seni Muda

allyoucanart (11)

 

allyoucanart (4)
allyoucanart (1)

Setelah sukses dengan lepas landas All You Can Art Januari silam di Societet Taman Budaya Yogyakarta, kali ini All You Can Art #2 dihadirkan. Acara yang digelar 3 hari tepatnya 25,26,27 April 2014 ini sukses mengumpulkan puluhan komunitas seni yang mayoritas anggotanya masih berusia muda. Tak luput, ratusan karya seni dipamerkan di acara ini. Lebih dari 200 karya foto, 100 karya visual, belasan film, belasan karya musik dari band/perorangan, dan belasan karya fashion yang semuanya dihasilkan tangan-tangan kreatif muda berhasil membagi inspirasi.

Selain pamer karya selama 3 hari, All You Can Art #2 juga mendatangkan berbagai pembicara untuk sesi sharing. Tercatat Uji ‘Hahan’ Handoko (Visual Art), Athonk Sapto Raharjo (music fashion), Anton Ismael dari Kelaspagi Jakarta (Fotografi), dan Antok Gantazz dari Jogja Hip-Hop Foundation (musik) dihadirkan panitia untuk membagi ilmunya kepada penggiat seni yang berpartisipasi dan hadir di All You Can Art #2.

Penyajian 3D Mapping Fashion Show di hari pertama dari AweVision (Jogja Video Mapping Project) menyita banyak perhatian. Mungkin karena belum banyak konsep semacam ini di Yogyakarta. Genre fashion menutup dengan manis kehadiran mereka dengan menampilkan fashion show di hari terakhir. Belasan karya yang dipajang selama hari pertama dan kedua, dibawakan ke catwalk dengan anggun oleh belasan model.

Sesi pemutaran film juga meraup antusiasme yang bagus. Mari Berdansa (Shaggy Dog), Denok dan Gareng, Wan An, Walk Together Rock Together (Superglad), We Are Monsters (Captain Jack), Setan Siang Bolong, dan Siar Daur Baur (Efek Rumah Kaca/Pandai Besi) adalah beberapa film yang ditampilkan di All You Can Art. Untuk sesi pemutaran film, All You Can Art dibantu volunteer dari komunitas Kamisinema ISI Yogyakarta.

Selain karya, pengunjung juga dimanjakan dengan makan dan minum gratis selama 3 hari di All You Can Art. Belasan stall makanan dan minuman, yang semuanya juga digiati oleh pengusaha muda, dihadirkan penitia untuk pengunjung yang datang.

Yang paling menyita perhatian dari All You Can Art tentu saja Cookalist, singkatan dari Cooking Vocalist. Tiga vokalis Baron Capulet (Sangkakala), Farid Stevy (FSTVLST), dan Yanto (Marapu) dihadirkan bukan untuk menyanyi tapi untuk memasak. Baron ‘Blangkon’ Capulet Araruna dengan gaya Heavy Metalnya yang khas, Farid Stevy dengan gaya garage rock, dan Yanto dengan rambut gimbal menjuntai panjang beradu ketangkasan di meja masak.

Dengan berbekal peralatan dan bahan yang disediakan, Yanto membuat ‘Rasta Noodle’, Farid menghadirkan ‘Pocong Organik’, dan Baron Blankon berhasil membuat ‘Pocong Tarra’. Dewan juri memilih ‘Rasta Noodle’ sebagai yang terenak, tapi tampilan visual ‘Pocong Tarra’ menjadi yang terunik dengan Sawi Putih yang dirangkai menyerupai Tali Pocong, mata dari irisan Tomat, dan wortel yang dipotong menyerupai Gigi Ompong. Mirip tampilan Hantu Pocong tapi tetap saja menggelikan. [Priambodo Tuki Nugroho]

allyoucanart (10)
allyoucanart (11)
allyoucanart (5)
allyoucanart (3)
allyoucanart (2)
allyoucanart (8)
allyoucanart (7)
allyoucanart (13)
allyoucanart (6)
Photo by: Carten Nulagraha
Tags : allyoucanart
warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response