close

Annabel Rock Festival: Tur Ugal-Ugalan Far Away Stables

far away stable (4)
far away stable
far away stable

Annabel Rock festival merupakan pagelaran yang digagas oleh Annabelsouls, sebuah clothing line yang bermarkas di Australia. Kemunculan jaringan bisnis mereka di Indonesia ditandai dengan gebrakannya menghadirkan festival hampir di lima kota Pulau Jawa dan Bali. Momen ini sekaligus dijadikan ajang tur promosi band alternative rock asal negeri kanguru , Far Away stables. Jogjakarta menjadi kota ketiga setelah sebelumnya Jakarta dan Bandung, lebih dulu diterjang hentakan oleh band yang terbentuk sejak tahun 2011 ini. Annabel Rock Festival Jogja yang berlangsung sejak siang hari, telah diisi oleh berbagai band lokal semacam Hands Upon Salvation, Hangout dan Kuda Besi, namun baru terlihat hiruk penonton saat menjelang malam. Nama-nama seperti Distruggere, Revenge The Fate dan FSTVLST menjadi jajaran penggedor lokal bersama Far Away Stables yang siap memanaskan arena Jogja National Museum pada Sabtu malam (12/9) lalu.

Far Away Stables yang terbilang masih seumur jagung ini, secara optimal tampil enerjik sejak menit awal, namun tak cukup mampu merapatkan kerumunan yang lebih memilih untuk mendinginkan badan setelah dihajar dentuman dari Revenge The Fate. Akan tetapi perlu diakui pula bahwa kualitas penampilan yang diperagakan oleh Far Away Stables tak bisa anggap sebelah mata, tampil dengan formasi Brendan Shergold, Tim Byles, Mitchell Grace, Nick Palmer dan Cam Burry, malam itu Far Away Stables berhasil menampilkan musikalitas yang berkelas. Total membawakan hampir sembilan nomor, agresi mereka sukses dibuka dengan nomor “Understanding The Depts” dan ditutup oleh “What Are You Waiting For” dari album Atlantis.

far away stable
far away stable
far away stable
far away stable
far away stable
far away stable

Sebelumnya, Revenge The Fate yang didatangkan dari Bandung, telah menggetarkan pendopo Jogja National Museum bersama serbuan RTF Colony (penggemar Revenge The Fate) yang sebagian hadir dari beberapa wilayah di Pulau Jawa. Menjadi salah satu line up yang banyak dinanti, Hajaran deathcore yang menghujam kuping sukses diperagakan oleh Revenge The Fate yang sukses membawakan nomor-nomor handal seperti “Poseidon” dan “Kashmir” yang melecut para penonton untukambil langkah saling hantam hingga nada terakhir.

Didaulat sebagai ujung tombak malam itu, FSTVLST sebagai tuan rumah yang sarat pengalaman menunjukkan kapasitasnya. Iringan tepuk tangah riuh menandai masuknya Farid Stevy Asta dan kolega untuk bersiap mengokupasi panggung. “Orang-Orang di Kerumunan” direspon baik oleh penonton yang langsung ambil inisiatif sing a long lantang dan kian gaduh ketika Farid Stevy membanting hingga berkeping-keping stand mic yang ia gunakan di akhir lagu. Semakin hingar-bingar disertai body surfing oleh para penonton ketika nomor “Bulan, Setan, atau Malaikat” dan ditutup liar oleh “Hari Terakhir Peradaban” sebagai nomor pamungkas malam itu.

Secara keseluruhan, selain menyajikan kesempatan bagi berbagai grup band lokal yang dapat ambil bagian dalam acara ini, para penampil Annabel Rock Festival juga berhasil menghadirkan gairah ugal-ugalan mereka diatas panggung. Meski harga tiket yang dibanderol cukup ringan bahkan hingga saat hari eksekusi pihak panitia telah memberikan berbagai promo, namun pendopo Jogja National Museum tak kunjung padat oleh para penonton, semoga semakin matang dan garang di pagelaran selanjutnya! [WARN!NG/Dadan Ramadhan]

far away stable
far away stable
fstvlst (4)
fstvlst
fstvlst (5)
fstvlst
fstvlst (1)
fstvlst
fstvlst
fstvlst

Photo by: Tomi Wibisono

Event by : Annabelsouls

Date : 12 september 2015

Venue : Jogja National Museum

[yasr_overall_rating size=”small”]

Man of The Match : Di tengah penampilan Far Away Stables, sang vokalis Brendan Shergold dengan nekat memanjati kerangka panggung hingga duduk di titik tertinggi atap panggung seraya menyapa para penonton “terima kasih”!

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response