close

Aurette and The Polska Seeking Carnival Rilis “Melerai Lara”

AATPSC

AATPSC

Unit folk asal Yogyakarta, Aurette and The Polska Seeking Carnival (AATPSC) baru saja merilis single terbarunya. Single yang bertajuk “Melerai Lara” ini dilepas pada tanggal 27 Agustus lalu. Lagu ini dapat diunduh secara gratis di situs layanan agregator musik asal Bandung, ripstore.asia, atau didengarkan di kanal Soundcloud resmi band ini.

“Melerai Lara” menjadi karya pertama yang direkam AATPSC pasca memutuskan untuk kembali aktif bermusik pada akhir tahun 2015 kemarin. Keputusan melemparkan single ini bertujuan untuk mengobati kerinduan para pendengar akan karya-karya AATPSC. “Melerai Lara” juga sekaligus menjadi ancang-ancang untuk album kedua AATPSC yang saat ini masih dalam proses penggodokan materi.

AATPSC bekerjasama dengan ripstore.asia dalam perilisan single ini. Kerjasama ini sekaligus untuk mensosialisasikan fair trade music. “Melerai Lara” dibebaskan untuk diunduh siapapun dengan lisensi Common Creative 4.0. Artinya setiap orang boleh mengunduh, mendengarkan, dan membagikannya kepada siapapun asal tidak digunakan untuk tujuan komersil.

“Melerai Lara” berkisah tentang seseorang yang tidak bisa menjadi dirinya sendiri; seseorang yang persona-nya terpenjara. Dunia, tatanan masyarakat, dan norma, seringnya mengungkung seseorang, menjerat persona dalam lara. Sehingga akhirnya seseorang tersebut tak dapat menunjukkan siapakah dirinya yang sebenarnya.

Berdurasi lebih kurang enam menit, “Melerai Lara” terasa berbeda dari kebanyakan lagu AATPSC di album pertama maupun lagu mereka yang belum sempat terekam. Dalam lagu ini, AATPSC mulai bermain-main dengan nuansa. Perbedaan selanjutnya terletak di segi lirik. Setelah di fase sebelumnya banyak menulis lirik berbahasa Inggris, AATPSC mulai menulis lirik berbahasa Indonesia. “Melerai Lara” adalah titik saat AATPSC mengalami perubahan dalam banyak hal.

Aurette and The Polska Seeking Carnival atau AATPSC adalah Dhima Christian Datu (vokal, akordion, ukulele), Aurelia Marshal (ukulele, keyboard, synthesizer, vokal), Danny Rachman (bass), Ahmad Mursid (trumpet), Bayu Atmojo (trombone), dan Aris Setyawan (drum, percussion). Album pertama AATPSC bertajuk Self Titled (2013) dirilis dalam beberapa format: kaset pita seluloid, cakram padat, piringan hitam, dan mp3 bebas unduh. Dibentuk di tahun 2013, mereka sempat vakum di awal tahun 2014 lantaran masing-masing personil mereka ingin kembali ke dunia akademis. Namun, tahun ini mereka kembali dan siap menghadirkan karya-karya terbaiknya bagi para penggemar. [WARN!NG / Oktaria Asmarani]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response