close

[Album Review] Bad Religion – Christmas Song

bad religion

bad religion

What : Christmas Song – Bad Religion

Label : Epitaph

Date : 2013

Watchful shot : “God Rest ye Merre Gentleman”, “Hark The Herald Angel Sing”

[yasr_overall_rating size=”small”]

“It’s all right to have faith in god. But when you bend to their rules and their fucking lies. That’s when I start to have pity on you.” Faith In God – Bad Religion

Tidak ada yang aneh memainkan lagu-lagu natal, banyak musisi yang kerap menggubah alunan lagu-lagu natal. Tapi tunggu dulu, ini Bad Religion. Tentu akan sangat mengejutkan, mengingat bagaimana mereka secara konsisten menentang dogma agama. Lalu apa yang mereka lakukan di album Christmas Song ini? Kalau anda menduga mereka akan mengacaukan lagu-lagu ini, dengan mengubah lirik-liriknya, maka anda salah besar. Ya, Bad Religion hanya melakukan aransemen pada nomor-nomor penyemarak natal yang dipilih.

Greg Graffin(vokalis) mengawali “Hark The Herald Angel Sing” tanpa instrument di verse pertama. Sekilas terdengar persis seperti nyanyian gereja pada umumnya. Dan akan mudah ditebak apa yang akan terjadi di verse kedua lagu ini, ya, perpaduan drum dan gitar yang cepat langsung mengacaukan kemegahan verse pertama. Sure, punk rock ruins em!

Kemudian ada “White Christmas”, pada awalnya terdengar seperti “I Wanna Be Sedated” dari Ramones. Lagu yang juga pernah digubah oleh Michael Bubble ini dimainkan dengan mid-tempo yang terdapat part-part solo gitar.  Hal senada juga terdengar pada  “O Come Emmanuel” dan “What Child Is This?” sedangkan dominasi drum tersaji pada “Little Drummer Boy”.  Pelafalan bahasa latin “Gloria in excelsis Deo” pada nomor ”Angels We Have Heard On High” sukses menciptakan hook yang catchy. Sedangkan nuansa choir gereja masih terasa kental pada “O Come All Ye Faithful!”. Semua lagu natal yang dibawakan rata berada dibawah dua menit.

Nomor pamungkas album ini ada pada, “God Rest Ye Merry Gentleman”. Lagu ini digubah dengan nuansa album-album awal Bad Religion. Dipastikan menjadi pengiring natal yang ceria, dengan beer dan pogo. Album ini ditutup dengan hits “American Jesus” yang di-remix oleh Andy Wallace. Entah bagian mana yang berubah, lagu ini tak terdengar berbeda seperti di album Recipe For Hate, hanya ya, terdengar lebih keras, terutama pada drumnya.

Jadi, mendahului peran Santa Clause, inilah kado natal dari Bad Religion. Untuk fans, dan para korban kekerasan yang dilakukan oleh pastur. Dalam siaran persnya, mereka menyatakan 20 % penjualan album ini akan didonasian pada SNAP ( Survivors Network Of Those Abused By Priests). Lagi, sebuah aksi nyata bahwa punk pro kemanusian. [WARN!NG/Tomi Wibisono]

 

Tags : Bad religion
warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response