close

Bangkutaman Lepas Lagu Baru Untuk Peringati Hari Musik Nasional

Lukisan Press Photo – Bernard Rinaldy

 

Mungkin saja banyak yang tidak memedulikan, apalagi merayakannya dalam sebuah acara atau apapun. Seakan-akan tak ada yang memedulikan hari yang diambil dari tanggal lahir musisi Indonesia Wage Rudolf Supratman, penggubah lagu kebangsaan “Indonesia Raya” itu.

Masih berkaitan dengan kepedulian masyarakat musik Indonesia akan Hari Musik Nasional, begitu juga dengan sebuah tempat yang bernama Lokananta. Inilah perusahaan rekaman musik pertama di Indonesia yang didirikan pada tahun 1956.

Berlokasi di Solo, Lokananta terkenal telah lama melakukan produksi dan duplikasi piringan hitam, kaset audio hingga cakram padat. Selain rekaman-rekaman musik etnik dan lagu daerah, tercatat Lokananta juga memiliki master lagu-lagu dari penyanyi legendaris Indonesia seperti Gesang, Waldjinah, Bing Slamet, dan Sam Saimun.

Tak hanya lagu, di ruang arsip Lokananta masih tersimpan rekaman bersejarah seperti sub master pita pidato proklamasi, rekaman resmi Indonesia Raya, dan pidato-pidato Bung Karno lainnya. Meskipun terdapat sedikit perubahan pada fungsi dan peran yang dijalankan, sebagai lembaga resmi milik pemerintah, Lokananta masih senantiasa terus bergeliat untuk merawat aset musik yang dimiliki.

 

 

Dedikasi tersebut di kemudian hari banyak menginspirasi banyak pihak, antara lain Bangkutaman, untuk selalu mendukung kampanye akan pendokumentasian dan pengarsipan karya-karya musik anak negeri.

Adalah sebuah lagu berjudul “Lukisan”, lagu yang ditulis oleh Wahyu Acum di bus ketika perjalanan dari Padang menuju Pekanbaru pada 9 Oktober dua tahun lalu. “Seharusnya pesawat kami mendarat ke Pekanbaru, tapi karena waktu itu ada kejadian kabut asap dari tanggal 6 Oktober, maka kami terpaksa turun di Padang. Dari Padang kami naik bus menuju Pekanbaru. Selama perjalanan, kami melintasi jalan yang berkelok dengan pemandangan hutan dan sungai yang luar biasa indahnya,” ungkap Wahyu Acum mengenang suasana lagu itu tercipta dalam rilis pers yang diterima WARN!NG.

Beruntungnya, ketika mereka sampai di Pekanbaru, disambut dengan hujan, dan kabut asap pun perlahan-lahan berkurang. Mengenang kembali momen lagu ini ditulis dalam kaitannya dengan Hari Musik Nasional dan Lokananta, Bangkutaman memandang penting aktivitas mengapresiasi dan melestarikan, baik itu berupa momen maupun tempat bersejarah, dengan simbolisme alam Indonesia yang saat ini semakin serius statusnya untuk dijaga dan dilestarikan.

Lagu “Lukisan” dari Bangkutaman dapat dinikmati lewat layanan musik digital dari iTunes, Apple Music, Spotify, Deezer, JOOX dan lain sebagainya. Seluruh penjualan dari streaming juga pengunduhan lagu “Lukisan” akan diwujudkan sebagai aksi sosial yang akan juga berkolaborasi dengan Lokananta nantinya. [WARN!NG/Muhammad Faisal]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.