close

Berkah Ramadhan Untuk Jono Terbakar

jono terbakar 2
Dok. Jono Terbakar

 

Pada bulan Ramadan tahun ini, Jono Terbakar mencoba untuk merilis sesuatu. Alhasil, lahirlah Pesantren Kilat, sebuah mini-album berisi 3 lagu. Pesantren Kilat merupakan mini-album ketiga dari Jono Terbakar. Pesantren Kilat dirilis pada Rabu, 14 Juni 2017 pukul 12.00 WIB. “Pesantren Kilat adalah frase yang identik dengan bulan Ramadan. Karena album ini memang ditujukan sebagai rilisan di bulan Ramadan, maka kami memberi mini-album ini judul Pesantren Kilat”, kata Nihan Lanisy.

Pada Pesantren Kilat, Jono Terbakar melakukan eksplorasi dan percobaan. Dalam aransemen, Jono Terbakar mencoba keluar dari pakem akustiknya, dan membuat aransemen full-band. “Kami mencoba untuk keluar dari zona nyaman. Oleh karena itu ketiga lagu dalam mini-album ini kami aransemen dengan format full-band. Selain itu kami mencoba belajar untuk mixing dan mastering sendiri”, lanjut Nihan Lanisy dalam rilis pers yang diterima WARN!NG.

Dengan lisensi Creative Common 4.0 BY-NC-SA, Pesantren Kilat dirilis secara digital dan dapat diakses melalui platform-platform streaming seperti Spotify, YouTube, SoundCloud, Deezer, Apple Music, dan lainnya. Pesantren Kilat juga dapat dibeli di iTunes dan Amazon. Selain itu, Pesantren Kilat bisa diunduh secara gratis di laman website Jono Terbakar.

Jono Terbakar adalah duo akustik happy-mental dari Yogyakarta yang beranggotakan Nihan Lanisy & M. N. Hidayat. Berdiri sejak tahun 2013, Jono Terbakar telah merilis satu album, Dunyakhirat (2015) dan 3 mini-album yakni, Sugeng Kunduran (2013), Ziarah (2017), dan Pesantren Kilat (2017). [WARN!NG]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response