close

Bincang-bincang Ekstrim Bersama Founder Obscene Extreme

curby nasum flag

Curby adalah founder acara music ekstrim internasional, bernama Obscene Extreme Fest. Di tahun 2013 ini merupakan perayaan ke 15 acara ini. Kejutan menariknya adalah, OEF tahun ini hadir di Asia, dan Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah acara ini. Nah, buat yang pengen tahu tentang seluk beluk acara ini, berikut. (saat menjawab pertanyaan ini, dia sedang berada di Mexico)  

 

 curby nasum flag

Hell-o Curby, apa kabar? Cukup baik, kan?

Haha… Well, saya sangat, sangat sibuk dalam beberapa hari terakhir ini karena jelang dua minggu sebelum acara Festival Obscene Extreme America. Tetapi segalanya berjalan baik dan kami yakin mampu menyelenggarakan festival menarik di setiap benua.

Ceritakan sejarah singkat Festival Obscene Extreme ?

 Saya selalu ingin menyelenggarakan festival grindcore yang besar. Tak ada yang pernah melakukan sebelumnya sejak saya mendirikian Obsence Extreme pada 1999. Festival Fuck The Commerce memiliki pengaruh yang besar pada saya. Saya di sana pada tahun 1998 dan itu adalah festival yang sangat bagus, dan itu yang melecut saya untuk melakukan sesuatu.

Ide pertama untuk membuat festival datang untuk menyambut ulang tahun saya yang ke-25. Reaksi dari fans dan band-band terhadap album pertama sungguh besar dan saya harus melanjutkannya. Kini, hal tersebut telah menjadi pekerjaan sehari-hari. Saya tak menyesal menginvestasikan banyak uang di setiap festival, karena mendatangkan banyak hal, seperti atmosfer yang bersahabat dan fans-fans yang datang dari jauh. Ini adalah kesempatan unik sebagai tempat berkumpul para fanatik grindcore  dari seluruh dunia dan mereka bisa menikmati band-band hebat, legenda musik grindcore, dan bahkan band-band baru.

Selama beberapa tahun, kami telah mempertunjukkan banyak penampil hebat seperti  NASUM, BRUTAL TRUTH, MACABRE, NAPALM DEATH, RATOS DE PORAO, MUNICIPAL WASTE, DOOM, WOLFBRIGADE, GENERAL SURGERY, MISERY INDEX, HAEMORRHAGE, CRIPPLE BASTARDS, dan masih banyak lagi. Sebenarnya, kami telah menampilkan lebih dari 500 band di OEF! Tahun ini, kami akan memperingati 15 tahun festival ini dengan para fans loyal yang tersebar di Amerika, Asia, dan Australia!

 Dan sekarang kamu membawa OEF ke Asia, mengap memilih di Indonesia?

 Saya telah melihat beberapa festival serupa di Indonesia dan ini mengingatkan saya ketika kecil. Saya seperti kembali ke tahun 1988 atau  1989 di Republik Ceko, setelah terjadi revolusi di sana. Kami semua menyukai musik dan itu adalah saat-saat yang hebat. Saya pikir, kami bisa merasakan hal yang sama di Indonesia. Fans sangat bersemangat sepanjang pertunjukan dan ini menakjubkan! Hal positif lainnya adalah, saya mendapatkan teman-teman baik Indonesia yang membuat segalanya terwujud. Mereka telah beberapa kali mengikuti OEF di Ceko dan mereka mengerti apa yang saya inginkan untuk festival di Jakarta.

Apa yang kamu tahu tentang Indonesia?

Sangat banyak. Saya sering travelling di Indonesia. Ini adalah salah satu kesenangan saya. Saya pernah mengunjungi Indonesia beberapa tahun yang lalu. Saya juga mengerti Indonesia pernah mengalami masa-masa rezim yang buruk seperti yang pernah kami alami beberapa tahun yang lalu, jadi itu adalah salah satu hal yang menghubungkan Indonesia dengan Republik Ceko. Di lain sisi, Indonesia adalah negara yang sangat besar.

OEF adalah gig internasional yang sangat besar namun tidak ada barikade pengamanannya. Itu keren sekali tapi juga berbahaya bukan?. Nah, apakah ada alasan-alasan khusus mengapa tidak menggunakan barikade?

Bisa jadi berbahaya tapi semuanya juga tergantung pada fans. Saya sendiri percaya fans-fans kami mengerti apa yang terjadi di panggung saat pertunjukkan. Saya pernah melihat beberapa festival yang lebih besar dan barikade-barikade semacam itu hanya menghancurkan atmosfernya. kamu merasa sangat jauh dengan panggung dan bukan fans terbesar band tersebut yang dapat menyaksikan dari dekat, tapi para fotografer. Saya bertanya-tanya mengapa? Semestinya tempat ini untuk para fans! Festival kami disponsori oleh fans dan saya ingin melihat mereka senang dan menikmati festival, tidak seperti ebrada di penjara dan diberi jarak dari panggung.

OEF selalu menyediakan makanan vegan, dan sekarang OEF Asia akan diadakan di Indonesia. Sedangkan budaya vegan sendiri jarang ditemukan di Indonesia. Apakah kamu akan tetap menyediakan makanan vegan?

Ya, vegan adalah gaya hidup yang sangat sehat dan membawa banyak energi serta manfaat positif. Kami menghormati hewan dan hak asasi manusia juga. Saya sendiri yakin dengan gaya hidup seperti ini, saya sudah menjadi vegan selama 20 tahun, dan juga straight-edge lebih dari 15 tahun. Saya yakin hal-hal semacam ini dapat membuat dunia yang lebih baik. Lihatlah seberapa banyak orang yang hidup di planet kita, dan bagaimana kita bisa mengenyangkan mereka? Veganism dapat membantu. Kami menghormati kehidupan dan hal ini sangatlah penting! OEF telah menjadi festival vegan dan vegetarian sejak awal. Kami menyediakan makanan vegan untuk semua band namun kami memberikan pilihan antara makanan vegan atau vegetarian untuk para fans. Saya sendiri tidak bisa mendukung bisnis yang ‘jahat’, saya tidak mau bibir saya bersentuhan dengan ‘darah’. Saya ingin kedamaian. Saya harap kamu dapat mengerti dan mendukung ide ini, bahkan untuk seluruh acara akhir minggu di OEF.

Siapa yang memilih band-band yang tampil di OEF? Adakah kriteria atau standar tertentu?

Saya yang memilih band-band yang tampil untuk semua festival. Terkadang teman-teman saya merekomendasikan band-band baru yang bagus, jadi saya menonton mereka langsung atau dari youtube. Saya sangat senang ketika dapat mendukung band-band baru. Apalagi tidak banyak festival yang memperbolehkan band-band baru tersebut tampil. Di sini tidak ada standar, kami hanya ingin melihat band yang bagus dengan pertunjukkan langsung yang intens.

Ada banyak band grindcore di dalam daftar, Apakah kamu setuju kalau grindcore adalah representasi musik ekstrim yang sempurna?

Man, I simply love grindcore!!! Grindcore telah mengubah hidup saya. Saya masih ingat ketika saya mendengar “Scum” untuk pertama kalinya. Itu seperti bom nuklir, dan saya langsung mengetahui bahwa musik ini untuk saya. Dan tentunya saya mengikuti idola-idola saya seperti Jeff Walker dan Barney untuk menjadi vegetarian. Grindcore sangat hebat untuk dapat menikmati kehidupan, so intense!!

Oh ya,  punya band favorit dari Indonesia yang tampil di OEF?

Tentu saja, ada banyak band! Saya sangat suka JASAD, saya pernah melihat mereka tampil live dan mereka benar-benar band brutal! Juga NOXA. Saya dan beberapa sahabat saya tak sabar untuk melihat SIKSAKUBUR atau INLANDER, dan juga DEADLY WEAPON yang rekamannya sungguh menarik. Dan MARJINAL!!! Dan masih banyak lagi. Saya ingin melihat semua band itu di festival

Mari kita bicara NOXA. Mereka satu-satunya wakil Indonesia yang  pernah tampil di OEF. Apa pendapat kamu tentang band ini?

Band hebat dan personil yang juga hebat. Kombinasi yang fantastis! Mereka bermain di OEF tahun 2010 dan saya pikir, mereka terpaksa tak mengikuti festival ini tahun lalu. Tetapi saya yakin mereka akan kembali ke Republik Ceko. Percayalah, mereka mengangkat tinggi-tinggi bendera Indonesia. Mereka selalu menampilkan pertunjukkan yang hebat

Memakai topeng adalah tradisi OEF. Jadi, apa topeng tergila yang pernah kamu lihat? Saya harap kamu akan melihat topeng hantu Indonesia, mereka lebih menakutkan daripada topeng hantu di Barat.

Surely, grinding bananas!!! Mereka bahkan melakukan wild stage diving! Sungguh menakjubkan dapat berpesta dengan mereka. Sudahkan melihat gambar-gambar tersebut di website kami? Saya akan mencari tahu soal topeng hantu Indonesia. Topeng apa yang akan kamu gunakan di OEF nanti? Haha.

Cattle Decapitation membatalkan pertunjukkannya? Mengapa? Siapa yang akan menggantikan mereka?

Ya, itu adalah kabar buruk bagi kami. Saya sangat menyukai band ini, teman-teman yang baik. Mereka bermain di OEF 2010. Kini mereka telah melakukan rekaman album top berjudul “Monolith of Inhumanity. Jadi saya harap mereka akan menyajikan masakan vegan yang lezat di Jakarta! Sayangnya, promotor Korea mereka menghilang setelah menandatangani kontrak. itulah mengapa mereka tak ikut tur di Asia. Saya bahkan membayar tiket pesawat mereka dari Bangkok ke Kuala Lumpur, dan uang saya juga ikut hilang. Saya sangat tak suka dalam membatalkan band. Dalam kasus ini saya tak bisa berbuat banyak. Saya telah mencoba yang terbaik seperti menggandakan uang tampil mereka, tetapi itu tidak membantu karena biaya perjalanan mereka terlampau mahal!

Saat ini kami tak punya banyak waktu untuk mengundang band lain. AGATHOCLES meminta kami untuk dimainkan pada hari Sabtu. Kunjungi website kami www.obsceneextreme.asia untuk informasi lenih lanjut.

Oke Curby, saya rasa cukup. Hope everything gone wild! Ada kata-kata terakhir untuk menutup wawancara ini?

Terima kasih atas dukungannya dan sampai berjumpa di panggung. Jika kamu ingin menikmati sesuatu yang berbeda, pilihlah OEF untuk merayakan peringatan 15 tahun bersama kami!

[Warning/Tomi Wibisono]

l

*Penerjemah : Sandi Mariatna

Click here for read this interview In english

Tags : curbyInternationalobscene extreme
warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response