close

[Book Review] The World Until Yesterday

1254573_M

The World Until Yesterday

Penulis: Jared Diamond
Penerjemah: Damaring Tyas Wulandari Palar
Tahun Terbit: Juni, 2015
Penerbit: KPG
Halaman: x+604

Mempelajari masyrakat tradisional membantu kita menghargai sejumlah keunggulah masyrakat kita kita yang selama ini kita anggap biasa saja. – Jared Diamond.

Jika kita menoleh ke ribuan tahun silam, manusia adalah satu-satunya mahkluk hidup yang melakukan modernisasi dalam kehidupannya. Mereka terus melakukan modifikasi di segala aspek kehidupannya. Cara-cara lama akan segara ditinggalkan atas asas kemudahan dan kehidupan yang  lebih baik. Kemajuan besar dalam hidup manusia terjadi setelah ditemukan teknologi alat pertanian pertama kali. Cara-cara manusia dalam menjalakan kehidupanya mulai berubah drastis. Pada era pertanian awal manusia mulai mengenal cara hidup menetap dan mulai meninggalkan kehidupan nomaden sewaktu masih menjadi pemburu dan pengumpul. Dari titik ini jugalah manusia mulai mengembangkan kehidupan sosialnya. Cara-cara hidup mereka terus diperbarui hingga praktiknya masih berlangsung hingga saat ini.

Mengubah praktik-praktik hidup merupakan salah satu cara manusia untuk mempertahankan hidup sekaligus mengembangkan kehidupan manusia sendiri. Kondisi ini sudah berlangsung sejak manusia masih di zaman pemburu dan pengumpul. Jika kita membandingkan kehidupan manusia saat ini dengan yang lampau tentunya sudah terjadi banyak perubahan. Walaupun ditawarkan dengan berbagai macam cara hidup yang baru, ternyata kita masih bisa menemukan cara-cara hidup manusia yang telah lampau masih bertahan saat ini. Contohnya, saat manusia berselisih dengan manusia lain. Kita masih sering melihat mereka menyelesaikannya denga cara-cara negosiasi, kompensasi, intimidasi, maupun perkelahian. Terkadang manusia, lebih memilih cara-cara tersebut daripada melaporkannya kepada pihak berwenang yang merupakan cara yan lebih modern. Masih banyak cara-cara hidup manusia lampau yang masih bertahan ditengah penawaran cara-cara hidup yang lebih modern. Tanpa kita sadari cara-cara hidup tersebut dekat dengan diri kita, bahkan kita sendiri pun masih mempelajarinya.

Banyak hal-hal yang kita bisa pelajari dari manusia yang telah lampau. Gagasan tersebut merupakan ide awal Jared Diamond untuk menulis buku yang berjudul “The World Until Yesterday”. Sebagai manusia modern ia ingin mempelajari keunggulan praktik-praktik hidup yang masih dijalani masyarakat-masyarakat tradisional. Sebuah catatan khusus dari sang penulis, bahwa keberadaan buku ini bukan untuk meromantisasi kita akan kehidupan tradisional. Banyak praktik-praktik dari kehidupan masyarakat tradisional sudah kita buang bahkan kita harus bersyukur dengan hal tersebut. Misalnya, menghadapi kelaparan berkala, mengabaikan atau membunuh orang lanjut usia, infantisida, dan masih banyak lagi. Menurut Diamond, mempelajari masyarakat tradisional dapat memberi saran kepada kehidupan yang lebih baik. Lebih daripada itu, mempelajari masyrakat tradisional membantu kita menghargai sejumlah keunggulah masyrakat kita kita yang selama ini kita anggap biasa saja.

Sebagaimana kita tahu, objek kajian yang menyangkut fenomena-fenomena kehidupan manusia sangatlah banyak. Untuk itu, dalam penulisan buku ini, Diamond menggunakan sampel fenomena-fenomena dari kehidupan manusia itu sendiri. Hal tersebut mencakup persepsi visual, keadilan, kerjasama, hukuman, penalaran biologis, orientasi ruang, dan penelaran analitik versus holistik. Selain itu, ia juga tidak lupa memasukan penalaran moral, motivasi untuk menyelaraskan diri, membuat pilihan, dan konsep diri sebagai sampel fenomena di buku ini..

Diamond membahas fenomena-fenomena tersebut terbagi atas bab-bab yang berbeda-beda. Jadi, Anda bisa memilih terlebih dahulu bagian yang mana yang ingin Anda baca. Tidak perlu dibaca merunut. Pada setiap fenomena yang ia bahas, ia tidak membahas seluruh kehidupan masyarakat lampau dari berbagai belahan dunia. Ia menggunakan sampel dari beberapa masyarakat tradisional yang bisa dijadikan generalisasi untuk analisisnya. Sampel yang ia gunakan terkonsentrasi pada kawanan dan suku yang terdiri atas petani skala kecil dan pemburu-pengumpul. Pada saat ini, masyarakat-masyarakat itulah yang paling banyak memiliki perbedan hidup dengan manusia modern.
Dalam buku pembahasan masyarakat pulau Papua lebih mendominasi dari masyarakat lainnya. Ini merupakan salah satu ciri khas Diamond saat menulis karyanya. Diamond memang telah menghabiskan waktu hampir 20 tahun untuk meneliti Papua. Papua bisa dibilang sumber inspirasi terbesarnya.

“Dengan demikian, Papua dalam beberapa  segi  merupakan jendela bagi  dunia manusia seperti adanya sampai kemarin, bila diukur dengan waktu 6.000.000 tahun evolusi. (Saya menekankan “dalam beberapa segi”-tentu saja Dataran Tinggi Papua pada 1931 bukanlah dunia yang kemarin dulu yang belum pernah berubah.) Semua perubahan yang tiba di Dataran Papua selama 75 tahun terakhir juga telah terjadi pada masyarakat-masyarakat lain di seluruh dunia, namun di sebagian besar tempat lain di dunia, perubahan-perubahan itu terjadi lebih dahulu dan secara jauh lebih bertahap daripada di Papua. Tapi, “bertahap” itu relatif: bahkan pada masyarakat-masyarakat di mana perubahan-perubahan itu terjadi lebih dahulu, waktu kurang daripada 11.000 tahun hanyalah sebentar dibandingkan dengan 6.000.000 tahun. Pada dasarnya, masyarakat masyarakat manusia mengalami perubahan-perubahan besar baru-baru ini saja secara cepat.” (Hal. 6)

Ujung dari buku ini adalah bermuara pada jawaban dari pertanyaan Diamond ajukan, sebagai alasan ia menulis buku ini. Pada intinya setiap zaman menawarkan kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam berbagai aspek kehidupannya. Buku ini merupakan sebuah filter  bagi kita yang ingin mempelajari kehidupan manusia-manusia tradisional. Kita menjadi tahu hal-hal apa saja yang bisa dipelajari dari masyarakat tradisional. Perlu kita sadari, sebagai manusia yang terlanjur modern hampir mustahil kita menjalankan hidup layaknya masyarakat tradisional. Namun, bukan berarti kita kita menutup mata dengan kehidupan masyarakat-masyarakat tersebut. [Rifki Afwakhoir]

 

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response