close

Bumi Jogja Dibuat NAIF

UPN-Yogyakarta-gelar-Present-Break-bersama-Naif

Naif benar-benar membuat Jogja menjadi naif. Penampilan mereka yang enerjik mampu membakar antusiasme penonton. Kejutan demi kejutan mampu dihadirkan dalam penampilanya kali ini. Tak pelak, sambutan meriah dilayangkan untuk penampilan band satu ini.

                Sabtu (24/03), Naif, Sore, FSTVLST, dan The Kandang, empat grup band memeriahkan konser dalam rangka hari bumi di GOR UNY. Keempatnya tampil dalam panggung bertajuk PRESENT BREAK, yang merupakan agenda tahunan Geological enginering UPN Yogyakarta.

Panggung kali ini dibuka oleh penampilan band tuan rumah, The Kandang. Irama dangdut yang diusung band ini membuat pengunjung yang mulai ramai ikut berdendang. Sukses melibas beberapa nomor, kini giliran band tuan rumah lain yang mengokupasi panggung. FSTVLST membuat suasana kian hangat. Membawakan lima nomor, FSTVLST mampu menggiring penonton mendekat ke panggung. Di sela-sela konser, band ini sempat juga mempromosikan penjualan album baru mereka yang diberi judul HitschKitsch. Album ini sudah mulai bisa didapat dengan pemesanan via twitter. Penampilan menantang FSTVLST diakhiri dengan nomor anyar mereka “Menantang Rasi Bintang”.

Usai penampilan FSTVLST, pesan berkaitan dengan hari bumi digaungkan. Sebuah video berdurasi 5 menit mengingatkan kepada penonton betapa pentingnya menjaga bumi yang selama ini dihuni. Sayangnya, video ini tidak dilengkapi dengan suara sehingga pesan yang disampaikan kurang mengena.

Kini giliran band asal Bandung yang mengokupasi panggung.  Sore telah dinanti penggemar setiannya. Tidak mengherankan jika sambutan hangat diterima Awan dkk. Mengomentari tema konser malam itu, Awan berujar “bumi adalah rumah kita, kita jaga rumah kita”.

Riuh penonton mulai terdengar ketika Sore memainkan “No Fruit For Today” sebagai nomor pembuka. Belum berhenti keriuhan yang terjadi, kembali Sore memainkan salah satu hits mereka “Somos Libres”. Penonton kini menikamti alunan merdu dengan harmonisasi nada yang lembut. Penampilan Sore dilanjutkan dengan nomor “Merintih Perih” dari album kedua,  “Lihat”, dan  “Apatis Ria” yang membuat hampir seisi venue turut bernyanyi.

Tak cukup sampai disitu, beberapa nomor dari album terlawas hingga teranyar ditampilkan kali ini. “Musim Ujan”, “Setengah Lima” dan “Mata Berdebu” secara bergantian dimainkan. Sambutan meriah dilayangkan penonton pada nomor kedelapan “Mata Berdebu”.

Seolah malam masih terlalu muda, penampilan Sore masih berlanjut. Kini giliran nomor “Pergi tanpa Pesan” menyerua di venue. “Sssst..” menjadi salah satu nomor yang paling ditunggu malam ini. Terbukti dengan penonton yang ikut bernyanyi di nomor ini. Dilanjutkan dengan lagu ke sebelas dengan irama yang lebih ngebeat menjadi nomor pamungkas.  Tepuk tangan meriah penonton menjadi penutup penampilan Sore kali ini.

Diselingi dengan video pesan bertemakan hari bumi, penonton dibuat tidak sabar dengan kehadiran David dkk. Naif sudah sangat dinanti, penuhnya lantai festival dan tribun VIP menjadi buktinya. Sambutan meriah langsung pecah ketika Naif memainkan nomor  “Piknik ‘72” sebagai pembuka. Seisi venue bernyanyi ria diiringi irama beat lagu ini.

Sebelum lagu selanjutnya dimainkan, David terlebih dahulu menyapa kawan Naif Jogja. “Jogja pie kabare? Apik?” teriak David. “Jikalau” menjadi nomor lanjutan yang dimainkan kali ini. Seolah benar-benar ingin memuaskan penonton yang datang, Naif tidak membawa song list, band ini akan memainkan song by request. “Dia Adalah Pusaka Sejuta Umat Manusia yang Ada di Seluruh Dunia” selanjutnya dimainkan karena dinilai cocok dengan tema hari bumi kali ini.

Benar saja, permintaan hits “Karena Kamu Cuma Satu” betul-betul dituruti. Suara seisi venue menggema menyanyikan lagu ini. Belum cukup dengan keriuhan ini, David sangat piawai menjaga antusiasme penonton. Kini giliran hits Naif lain “Posesif” dimainkan. Suasana kian gemuruh dengan penampilan di nomor ini. Tiga nomor berikutnya juga sangat mengerti kemauan kawan Naif. “Televisi”, “Dimana Aku Disini” dan “Benci Untuk Mencinta” menjadi nomor lanjutan yang kian membakar antusiasme penonton. Alhasil, penonton tak merelakan Naif menyudahi aksi panggungnya.

Satu lagu yang jarang terdengar kemudian dimainkan Naif kali ini. Lagu berjudul nama anggota band ini “David, Emil, Jarwo, Pepeng” mandapat sambutan meriah. Penonton diminta ikut menyanyikan beberapa bagian di lagu ini. Ditambah dengan aksi solo tiap personil, khususnya penampilan enerjik David di lagu ini, penonton digiring untuk mencapai klimaksnya. Nomor “Air dan Api” diwacanakan menjadi penutup aksi naif malam itu. Malang bagi panitia, penonton belum mau melihat Naif turun panggung. Akhirnya satu lagu lagi dibawakan, “Mobil Balap” lagu yang begitu populer dimainkan sebagai pamungkas konser kali ini. Penampilan enerjik Naif menjadi “Present Break” malam itu. [Umar Wicaksono]

 

Event By                              :               Geological Engineering UPN Yogyakarta

Venue                                  :               GOR UNY

Date                                      :               26 April 2014

Man Of The Match          :               Penampilan Enerjik David vokalis Naif

Rating                                   :               ••

 

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response