close

[Album Review] Spikeweed – Psycho Drama

20130506-115609.jpg
Psycho Drama © Warning/tommy
psycho drama

 

What : Psycho Drama

Label : Trackshit

Genre : melodic punk, pop punk

Watchful Shot : Friendzoned, Psycho Drama

[yasr_overall_rating size=”small”]

Dengan menyuguhkan sampul kartun berwarna-warni, setidaknya kita bisa menduga musik apa yang terkandung di album ini. Ditambah adanya beberapa tokoh berambut Mohawk, dan penggunaan font yang khas, tentu saja, tebakan akan mengarah ke album pop punk. Dan benar, inilah yang disajikan band asal Jakarta, The Spikeweed dalam Psycho Drama

Sekilas mendengar album teranyar dari trio pop-punk ini, mengingatkan pada kuartet asal Samarinda, Kaos Kutang ataupun Brigade 07 dari Malang. Memang, tak ada sesuatu yang baru disajikan di album Psycho Drama ini. Avoo (vokalis), Reza (drum) dan John (bass) tetap patuh membawakan pattern melodic punk yang menghasilkan musik-musik ceria.

Dibuka dengan nomor “Anonymous Girl”, pikiran sempat meleset pada gerakan anarkis, anonymous yang sedang populer. Alih-alih politis, lagu ini berbicara tentang cinta, dengan sound pop punk yang menyenangkan. Benar saja,album ini memang berbicara tentang cinta dan wanita dari perspektif pria muda. Namun, tak ada satu lagu pun tentang ganja dibawakan oleh band bernama The Spikeweed ini

The Spikeweed cukup sukses menjelajahi tema cinta, beberapa turunan cinta remaja seperti jatuh cinta, putus cinta, selingkuh, friendzone, dan wanita idaman tersaji disini. Dengan sentuhan punk, tema-tema sinetron seperti ini tidak terdengar membosankan. Walaupun perlu diakui, bahwa lirik-lirik mereka cukup sederhana.

Klimaks album ini ada di nomor ke enam “friendzoned.” Dalam nuansa lirik percintaan remaja, nomor ini dibalut dengan beat-beat punk rock yang cepat, sangat cocok untuk disambut pogo saat konser mereka. Di nomor “Psycho Stalker and Groupie Whore,” ada nuansa Ramones yang kental tersaji disini.

Ada sedikit kontradiksi, setelah menyuarakan ‘lebih baik sendirian’ di lagu “Friendzone,” mereka menyuarakan ingin punya pacar di nomor “I Wanna Have A Girlfriend,” dengan aroma MXPX didalamnya. Dari kontradiksi tadi, terdapat sebuah benang merah, yaitu kedua lagu tersebut adalah lagu yang dimainkan dengan penuh semangat, dibanding nomor-nomor lainnya. Namun lagu yang sama dengan judul album mereka, “Psycho Drama” nampaknya bakal menjadi hits band ini. Perpaduan musik dan liriknya menghasilkan sound melodic punk yang easy listening dengan hook yang manis.

overall, inisatif tiga pemuda yang tergabung dalam The Spikeweed ini, patut diacungi jempol. Mengingat dewasa ini  era melodic punk semakin terkikis, Eksistensi album Psycho Drama sukses untuk memberikan kontribusi pada skena pop punk tanah air.  Setidaknya mereka berhasil membalut pop-punk dengan tema cinta remaja.  [Warn!ng/Tomi Wibisono]

 

 

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response