close

Collapse Lepas Grief Dalam Format Piringan Hitam

17882301_1364661540266961_3299030617043238912_n
Dok. Instagram Collapse

 

Setelah mendapat respon yang cukup baik pasca merilis album Grief pada 8 Oktober 2016 di bawah naungan Royal Yawns, Collapse (Andika Surya) kembali merilis ulang Grief dalam format piringan hitam dengan ukuran 10 inch bersama Hearingeye Records. Untuk memuaskan hasrat penggemar Collapse, rilisan kali ini dilengkapi dengan lagu terbaru berjudul “Cold November.”

“Lagu ini bertemakan konsep sederhana dari jatuh cinta. Ketika kita siap untuk menerima segala konsekuensinya, dari bahagia hingga nestapa,” tukas Andika Surya mengenai lagu “Cold November.”

“Sebagai teman dan penggemar musikalitas Andika Surya, kami merasa bahwa Collapse pantas untuk diperdengarkan dalam format dengan kualitas paripurna. Sebagai sebuah album, Grief dengan segala cerita, artwork, hingga musikalitas dibaliknya, memang harus didengar dan dinikmati dengan pengalaman yang berbeda, yaitu dengan format piringan hitam,” tambah Raja perwakilan dari Hearingeye Records.

Selain itu, Arman Dhani menambahkan dalam notes tentang Grief. “Musik yang baik bisa memperbaiki, mengganti, dan membuat kita merasa bahwa hidup kadang sekedar perkara mendengarkan sesuatu yang bising. Ada banyak musik yang baru setiap hari, tapi tak setiap hari kamu akan menemukan alasan untuk hidup,” tambahnya dalam rilis pers yang diterima WARN!NG.

Hearingeye Records mengumumkan bahwa pada perhelatan Record Store Day 2017 akan merilis Grief Deluxe dalam format piringan hitam 10 inch, secara eksklusif pada tanggal 22 April 2017 di Record Store Day Jakarta, Record Store Day Bandung, dan Embrace Distribution (Johor Baru, Malaysia). [WARN!NG/Oktaria Asmarani]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response