close

Demajors Rilis Ulang Album Djanger Bali

djanger bali edit
djanger bali
djanger bali

Mungkin belum banyak yang tau bahwa indonesia sesungguhnya pernah berkontribusi dalam perkembangan musik jazz dunia di masa lalu. Hal itu dibuktikan dalam rekam jejak sebuah rekaman bernama Djanger Bali, nama tersebut merupakan sebuah titel album dari sebuah grup yang bernama The Indonesian All Stras. Grup yang beranggotakan Bubi Chen, Maryono, Benny Mustafa van Diest, Jack Lesmana, dan Jopie Chen merekam album Djanger Bali bersama Tony Scott di Saba Tonstudio, Villingen, Black Forrest, Jerman. Diramu oleh Rolf Donne sebagai sound Enginer dan Joachim Ernst-Berendt yang bertindak sebagai produser, Djanger Bali adalah sebuah komposisi musik indonesia pertama yang digubah oleh band jazz Indonesia bersama musisi Amerika di luar negeri. Diyakini hal tersebut merupakan salah satu momen penting dari perjalanan musk jazz Indonesa untuk dunia yang terjadi pada 48 tahun silam!
Menurut rilis resmi yang diterima WARN!NG, pada tanggal 27 Oktober 2015 lalu, di tanggal yang sama dengan rekaman album Djanger Bali, Demajors Independent Music Industry (DIMI) mengumumkan bahwa album yang menjadi momen penting musik jazz indonesia dan dunia tersebut, akan beredar di indonesia dalam bentuk cakram padat (CD).
Rekaman Djanger Bali mulanya diterbitkan dalam bentuk vinil oleh label SABA pada tahun 1967, juga sempat dirilis ulang masih dalam bentuk vinil oleh MPS Records Jepang dan MPS Records-BASF Jerman pada tahun 1971. Baik dalam debut rilisnya, maupun rilis ulangya, album Djanger Bali selalu diterbitkan dalam jumlah terbatas dan tidak pernah didistribusikan ke Indonesia. Di berbagai situs penjualan rekaman internasional, album Djanger Bali bahkan masuk dalam kategori rare vinyl records
Album Djanger Bali menjadi bagian penting dari perjalanan The Indonesia All Stars di Eropa. Sempat mencicipi berbagai panggung, salah satunya adalah JazzFest Berlin pada tahun 1967, JazzFest Berlin merupakan salah satu festival jazz tertua di eropa yang diinisiasi oleh Joachm Ernst-Berendt pada tahun 1964. Penampilan grup ini di jazzFest Berlin mengejutkan banyak kritisi dan musisi jazz yang hadir saat itu. Di festival tersebut, Bubi Chen bukan hanya terpilih sebagai pianis JazzFest Berlin All Stars, tapi namanya juga masuk ke salah satu rubrik majalah jazz bergengsi di Amerika sebagai pianis kelas dunia. [WARN!NG/Dadan Ramadhan]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response