close

Filastine Rilis Episode Tiga dari Serial Abandon

filastine_press_picture_credit_miguel-edwardsb

Filastine
Filastine

 

Filastine, duo elektronik asal Barcelona yang terdiri dari Grey (Amerika Serikat) dan Nova Ruth (Indonesia) baru saja merilis karya audio-visual terbaru berjudul “The Salarymen”. Single ini merupakan episode ketiga dari proyek Abandon, serial video musik bertemakan tarian kebebasan dari kelas pekerja atau buruh yang tertindas. Sebelum “The Salarymen”, telah dirilis terlebih dahulu “The Miner” dan “The Cleaner”, yang juga menampilkan tarian katarsis yang unik; direkam dari berbagai lokasi sebagai simbol protes atas kehidupan profesi yang kerap menihilkan rasa kemanusiaan.

Secara sederhana, “The Salarymen” menggambarkan pemberontakan karyawan di perkantoran. Videonya yang berdurasi empat setengah menit diawali dengan suasana pagi di sebuah kantor startup pada awal era digital, yakni sekitar tahun 1996. Di antara dinding kantor yang penuh dengan kalimat motivasi, tekanan tenggat waktu serta iming-iming kesuksesan, para karyawan bekerja dengan wajah frustasi dan menjadi budak bagi atasannya di ruang kubikal yang sempit.

Salary Men
Salary Men

 

“Layar komputer tabung memancarkan efek dan gambar yang menghipnotis para pekerja. Itu kemudian memicu kejang dan perlawanan dari dalam tubuh mereka,” tutur Grey, sebagaimana terangkum dalam rilis resmi yang diterima WARN!NG. Setelah bosan berkutat dengan mesin, tiga karyawan mulai mencari sesuatu yang alami dan mengeluarkan naluri hewani yang bersemayam dalam tubuh mereka—seperti yang terlihat pada setengah durasi terakhir video, di mana ketiga karyawan mulai bertindak liar tak terkendali dan merusak semua properti kantor.

Selain visual yang mengagumkan, musik “The Salarymen” juga patut diapresiasi. Bunyi-bunyian elektronik yang kuno dan tekstur lo-fi dari perangkat synthesizer klasik akan mendominasi selama lagu diputar. “Di situ juga ada bunyi synth yang diselaraskan dengan dengung mekanis, serta nada perkusi dari bunyi klik mouse computer dan tombol qwerty,” tambah Grey.

Sepanjang karirnya, Filastine telah merilis tiga album penuh dan beberapa EP juga vinyl yang dirilis oleh sejumlah label rekaman internasional. Proyek serial Abandon adalah sebuah kolaborasi seni musik, video, dan film dokumenter yang tiap serinya menyajikan profil pemberontakan para buruh bernilai rendah dalam konsep visual yang unik–mulai dari sosok pekerja tambang di Indonesia, petugas kebersihan di Portugis, karyawan kantor di Amerika Serikat, sampai pemulung logam bekas di Spanyol. Potongan ketiganya, “The Salarymen” sudah dapat dinikmati di kanal YouTube Filastine. [Christina Tjandrawira/Kontributor]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.