close

Fox Fort Perkenalkan “Slavery” Menjelang Peluncuran Debut Mini Album

fox-fort-slavery-artwork
fox-fort
fox-fort

Pasca merilis single perdana “The Anthonym” pada September 2015 silam, Fox Fort unit alternative rock/post grunge asal Kota Bandung kembali meluncurkan nomor terbaru bertitel “Slavery”. Sedikit berbeda dengan single pertamanya, “Slavery” kental dengan unsur grunge serta nada-nada minor pada sektor instrumen serta diikuti dengan lirik bernuansa kelam.

Fox Fort yang hingga kini masih berfondasikan Arga (vocal, gitar), Anyu (drum, perkusi), Valdy (backing vocal, gitar), Lukman (bass), dan Bayu (gitar) sepakat bahwa nomor berdurasi 4:06 menit ini sekaligus menjadi teaser atau menjadi ajang pengumuman rencana perilisan debut mini album bertajuk World yang direncanakan akan dirilis pada bulan Desember mendatang. Pada proses rekaman, mixing, dan mastering, nomor “Slavery” dirampungkan di Reds Studio Bandung. Sedangkan di departemen artwork, dikerjakan oleh Eggy Caesario.

slavery
slavery

Terhitung sejak tanggal 24 September, “Slavery” sudah dapat dibebas dengarkan melalui berbagi melalui layanan streaming seperti Spotify, iTunes, dan Soundcloud milik Fox Fort di sini. Menurut rilis resmi yang diterima WARN!NG, lirik dalam “Slavery” didasari atas kegelisahan para personilnya terhadap kehidupan sehari-hari. Dengan mengambil tema perbudakan modern serta perspektif dari seorang kelas pekerja yang sesungguhnya terbebani, seperti upah yang tidak sepadan, pekerjaan yang tidak cocok dengan passion, hingga para atasan yang memanfaatkan kerja kerasnya dalam upaya meraup profit merupakan rangkuman pesan yang coba digaungkan oleh Fox Fort secara lantang. [WARN!NG/Dadan Ramadhan]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.