close

[Movie Review] Gone Girl

gone-girl-final

Gone Girl: Ketegangan Konstan Tanpa Henti

gone-girl-final

Movie title       : Gone Girl

Running time  : 149 minutes

Production       : Regency Enterprises, Pacific Standard

Distributor       : 20th Century Fox

Starring             : Ben Affleck, Rosamund Pike, Neil Patrick Harris

Rating                : !!!!

David Fincher paham betul bagaimana cara untuk menggoyahkan iman kita melalui film-filmnya. Mulai dari Seven, Zodiac, Fight Club, The Girl With Dragon Tattoo, sampai yang terakhir berwujud Gone Girl; sebuah purwarupa satir kehidupan rumah tangga yang berujung tragedi dalam balutan kecerdasan psikomotorik. Film yang sejatinya dicekal di Indonesia karena mengandung banyak adegan ‘tak lulus sensor’ ini diadaptasi dari novel best-seller dengan judul sama karya Gillian Flynn.

Jangan berharap melihat adegan melodrama sendu di antara dua insan. Jangan pula membayangkan konflik pasutri seperti biasanya; mengumbar amarah lalu kembali ke pelukan dan terus berulang lagi. Gone Girl adalah pengecualian. Jika egosentris masing-masing pihak sulit diakomodir, maka manipulasi dan darah yang berceceran jadi hasil akhirnya.

Di hari ulang tahun pernikahannya yang kelima, rutinitas Nick Dunne (Ben Affleck) berjalan seperti biasa; pergi ke bar milik adiknya dan menghabiskan waktu sembari bermain jukebox. Semua nampak baik-baik saja sebelum akhirnya telepon dari tetangga depan rumahnya mengubah kehidupan Nick untuk selamanya.

Sedari awal penonton digiring (dengan mudahnya) untuk menebak hal seperti ini: Nick tidak bahagia bersama istrinya, Amy Dunne (Rosamund Pike) lantas ia membunuh dan menghilangkan jejaknya dengan mengaburkan kejadian itu dalam rekayasa penculikan. Namun anggapan itu terbantahkan setelah 60 menit film berjalan. Berbagai trik dan kepintaran Amy menyusun ‘kehilangannya’ disajikan dengan tingkat akurasi kelogisan hampir 90%. Fincher bersama Flynn berhasil menciptakan kegemparan aktual. Tidak berhenti sampai itu saja, menjelang akhir film penonton akan kembali terhenyak atas deviasi jalan cerita yang menyimpang jauh dari paradoks kebanyakan.

Dalam proses penggarapannya, Gone Girl sudah memiliki alur cerita yang kuat; sebuah plot dimana porsi tanggung jawab dalam rumah tangga dapat berakhir pada kedigdayaan gender. Meski demikian, Fincher mampu mengemas jalan permasalahan pelik tersebut secara tajam. Mengulik runtutan tragedi baik eksplisit maupun generik. Juga menambahkan bumbu-bumbu sentimental dengan resep yang pas agar tetap berada di jalur ketegangan.

Ini adalah pemandangan yang penuh anomali. Sebagian otak kita akan berpikir keras dan menyimpulkan bahwa kehidupan rumah tangga mereka adalah ironi. Namun di sisi lain, kita akan sedikit tertawa geli mengingat apa yang terjadi merupakan bagian dari nurani mereka atas konsekuensi janji suci. Jalannya alur yang fluktuatif tak akan berhasil tanpa keberadaan Rosamund Pike. Dara kelahiran 36 tahun silam ini memerankan sosok Amy Dunne tanpa cela. Dia merupakan representasi sosok gejolak kaum hawa yang terkungkung dalam imaji independensi. Mengawali laga dengan halus lalu mengobrak-abrik sistem palsu tatanan dogma relasi dua insan, yang sejatinya diciptakan untuk saling mencintai satu sama lain. Dibalik sikap ambisi serta pragmatisnya menjadi seorang istri, terpendam berbagai rasa amarah, depresi dan frustasi yang muncul akibat kelalaian sang suami dalam menafkahinya secara batin. Maka kita semua seyogyanya berpendapat sama; Piala Oscar layak ia genggam.

Sekali lagi David Fincher membuktikan bahwa ia adalah sutradara handal. Berbekal novel dengan kompleksitas masalah yang cukup rumit, Fincher mampu menggambarkannya ke dalam layar sinema secara utuh tanpa mengurangi bagian-bagian esensial di bukunya. Bagai sebuah sajian masakan, ia sudah meracik bumbu di dalamnya secara tepat; asam, gurih dan manis bergumul pada satu spektrum fondasi rasa. Dan Gone Girl adalah hidangan yang sempurna.[WARN!NG/Muhammad Faisal]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.