close

‘Hibernate In Harder Pain’, Pembuktian Komitmen Serigala Malam

SxM
serigala malam
serigala malam

Pengalaman pahit dalam menghadapi kenyataan bahwa Komeng sang vokalis harus mendekam di balik jeruji besi akibat kasus kepemilikan marijuana tidak menghalangi Serigala Malam untuk terus berkomitmen menyuarakan pergerakan hardcore di tanah air. Masa vakum yang cukup panjang sejak Komeng divonis 5 tahun pada awal tahun 2012 tidak membuat Serigala Malam yang masih dengan empat personil lainnya Krisna (gitar), Mario (gitar), Djionk (Bass) dan Niko (drum) untuk tinggal diam. Keterbatasan mereka tidak serta-merta menyurutkan semangat propaganda yang telah mereka gaungkan sejak 2008 surut begitu saja.
Hibernate In Harder Pain merupakan jawaban bagaimana para personil Seriga Malam masih dapat terus produktif menghasilkan ide-ide walaupun kondisi saat ini tidak semudah dulu. Kembali Komeng, Niko dan Mario mengonsepkan gebrakan baru mereka.
Konsep matang telah jauh dipersiapkan. Musik hardcore yang kaya akan tempo rapat dan cepat, tampaknya masih menjadi ciri khas Serigala Malam mengekspresikan kemarahan yang tertuang dalam lirik-lirik sarat makna dalam album ini. Rasa kekecewaan terhadap berbagai halangan dan rintangan dalam upaya pergerakan mereka, menjadi salah satu latar belakang tema yang dituangkan secara gamblang dalam proses penulisan materi album ini.
Yang menarik adalah adanya dua dari delapan nomor yang merupakan hasil dari kolaborasi dengan duo D.P.M.B yang berjudul “Boyz In Da Hood” dan “Question Re-Arranged” dengan raungan gitar yang berat dikombinasikan dengan lirik rap yang menggelitik akan sindiran. Bisa dibayangkan seperti apa gerombolan serigala liar dan lapar berkolaborasi dengan dua veteran pembawa bencana yang siap memporak-porandakan geliat kerumanan yang mendengarnya.
Dalam pers rilis yang diterima WARN!NG, proses pengolahan audio dalam full album kedua Serigala Malam bertitel Hibernate In Harder Pain ini digarap seluruhnya oleh Wisnu Jahat yang kawakan mengolah sound unit death metal veteran Yogyakarta, Death Vomit. Nantinya proses produksi dan distribusi album ini diprakarsai oleh Hellhouse Records yang sepakat memproduksi dalam bentuk piringan CD sebanyak 500 keping saja, untuk format kaset nantinya akan resmi dirilis oleh Jesuicidal Records dalam jumlah yang juga terbatas. Dengan dirilisnya album Hibernate In Harder Pain ini Serigala Malam menyatakan bahwa mereka telah siap untuk meliar lagi di tahun 2015. Maka bersiaplah untuk kejutan-kejutan dari gerombolan serigala liar ini! [WARN!NG/ Dadan Ramadhan]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.