close

Humaniora Bersatu Kembali Digelar

SONY DSC
Burjois at Humaniora Bersatu © Warningmagz
Burjois at Humaniora Bersatu © Warningmagz

Setelah beberapa kali diselenggarakan sebagai acara internal bagi komunitas musik dan seni antar fakultas dalam gugus humaniora di UGM, tahun ini Humaniora Bersatu mulai dibuka untuk kalangan umum. Bertempat di Jalan Nusantara, Sabtu (2/5), Humaniora Bersatu dimeriahkan oleh 22 performers. Pada gelaran tahun ini, Humaniora Bersatu mengambil tagline ‘Bersuara dalam Karya’. Acara ini juga dimaksudkan untuk memberikan wadah penyampaian aspirasi melalui karya yang kita miliki. Karya yang ditampilkan tidak melulu berupa alunan lagu, namun juga dalam bentuk karya seni yang lain, seperti tarian, dan produk-produk buatan sendiri yang dapat diperkenalkan melalui tenant yang tersedia.

Acara yang berjalan sejak pukul 13.00 ini dibuka oleh Himaka Dance dan terbagi dalam tiga sesi, yaitu sesi siang, sore, dan malam. Sesi siang dan sore diisi oleh para performers yang telah mengikuti proses open recruitment dari pihak penyelenggara, sementara sesi malam diisi oleh perwakilan dari Badan Kegiatan Mahasiswa (BKM) yang bergerak di bidang musik dan pertunjukan seni masing-masing fakultas penyelenggara. Selain itu, Dinosaur Youth dan Kavvah juga turut hadir memeriahkan sesi malam Humaniora Bersatu.

Variasi genre dan jenis pertunjukan seni yang ditampilkan berhasil meningkatkan antusiasme para pengunjung. Hal ini terbukti dari jumlah para pengunjung yang terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Pada pukul 22.45, acara resmi ditutup oleh penampilan Anterock yang tetap berhasil meramaikan acara meskipun penghujung malam semakin dekat, menandai berakhirnya rangkaian acara Humaniora Bersatu 2015. (Nona Soedhowo)

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response