close

Joyful Disclosure : Yang Tak Terdengar, Belum Tentu Tak Menggairahkan

kavvah1
kavvah
kavvah

Ramainya kampus dengan hiruk-pikuk kegiatan mahasiswanya di siang hari, berubah mejadi sebuah area yang menyajikan sebuah penampilan menawan dari para punggawa musik independen Jogja dari berbagai genre, mengisi kehangatan malam itu.

Sebuah acara yang digagas oleh Forum Musik Fisipol (FMF) sebagai aktor kunci pergerakan musik di kampus, tampaknya tak pernah surut akan ide dan gagasan dalam mengekspresikan geliat seni kepada khalayak ramai. Joyful Disclosure edisi pertama menjadi pembuktiannya, gratisnya tiket masuk ke acara ini tidak serta-merta tidak menjanjikan sebuah pertunjukan yang memukau mata. Dengan menggandeng sederet band-band independen sarat kualitas sangat tepat jika disandingkan dengantagline “yang tak terdengar, belum tentu tentu tak menggairahkan”.

Acara dibuka dengan penampilan menawan mata dari Noemi yang memainkan musik indie pop, walau terlihat penonton masih cukup lengang. Noemi sukses membawakan nomor “Vagabond” dan ditutup oleh “I Love You Too”. Lalu tugas diteruskan oleh Annie Hall, dengan total membawakan lima lagu diantaranya “Hollow” dan “Sweetest Curse”, penampilan mereka mulai menyita perhatian para penonton yang mulai duduk melingkari stage. Selanjutnya Kavvah bertugas mengokupasi panggung, diawali dengan lantunan instrumental bertempo sedang berjudul “Senandung Lembayung” dan berturut-turut nomor “Crash”, “It’s You” dan “Never Understand” semakin menghangatkan area Amphitheater yang semakin padat karena Chick and Soup terlihat sedang menyipkan peralatan di panggung.

chick and soup
chick and soup

Dengan sapaan riang, Arirang membuka dengan narasi dua ekor anak ayam yang berkelana sebagai pengiring jalannya penampilan mereka pada malam ini, diantarkan oleh “Chicken With The Bubble Gun”, “3 Hari Untuk Selamanya” cover milik Float dan “Favorite Afternoon” semakin menggiring penonton untuk ikut ber-sing-a-long. Penambahan instrumen xylophone, menambah prima aksi dari trio Arirang, Margareta dan Nino yang semakin tampil berkesan dengan nomor “Selamat Malam” dan “The Next Time Around” cover milik Little Joy sebagai nomor penutup yang manis.

Saatnya Dinosour Youth bertugas memanaskan area dengan music alternative rock-nya tentu menjadi pembeda dengan pengisi-pengisi sebelumnya, dengan membawakan nomor andalan seperti “7 Pagi” dan “Take Me Home” tampaknya cukup memiliki massa yang ikut bernyanyi disepanjang penampilan Dinosour Youth malam itu. Nama besar Summer In Vienna di kancah permusikan Jogja tepat adanya, menjadi salah satu penampil yang ditunggu-tunggu Summer In Vienna sukses membawa animo para pengunjung untuk merangsek maju ke depan panggung sembari berdansa dengan alunan musik pop yang joyful. Membawakan nomor-nomor seperti “Have A Nice Day”, “Falling leaves” dan ditutup oleh “Malas” yang mengundang para penonton untuk lantang ikut bernyanyi bersama.

Selanjutnya Skandal siap mengokupasi panggung malam itu, setelah melewati masa vakum selama satu tahun. Penampilannya semakin banyak ditunggu, tampil dengan formasi baru bersama gitaris Dinosour Youth dan additional player pada posisi bass. Walaupun salah satu sound gitar sempat terkendala, namun Skandal sukses menggebrak pada nomor “Skandal”, “Cut Your Hair” dan “Sugar”. Sejak awal penonton terlihat tanpa henti bersenang-senang di depan panggung hingga beberapa penonton terus melakukan body surfing. Klimaksnya adalah ketika ujung tombak malam itu Dirty Light langsung tancap gas, memainkan post rock berbalut instrumental yang sarat ketrampilan setiap personilnya, menyita perhatian setiap pengunjung malam itu. Memainkan nomor-nomor “Stuck” dan “Sleep” cukup dapat merepresentasikan pesan yang ingin disampaikan melalui musik mereka.

“Edisi pertama Joyful Disclosure sukses digelar, patut ditunggu seperti apa edisi-edisi selanjutnya. Diharapkan menjadi garda terdepan dan konsisten menampilkan ke permukaan sebuah sajian musik berkualitas ke area kampus tanpa harus membayar” ungkap Egi salah satu penonton malam itu. [WARN!NG/Dadan Ramadhan]

skandal
skandal
dirty light
dirty light
dinosour youth
dinosour youth

Photo by: Almas Dewantara (contributor)

Event by : FMF (Forum Musik Fisipol)
Venue : Amphi theater UGM
Date : Jumat, 22 Mei 2015
Man Of The Match : Penonton yang merangsek di depan panggung ikut bernyanyi sepanjang penampilan Skandal
Rating : !!!

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.