close

Kembalinya Headcruseher Lewat Blek

IMG_9927

 

 

Mengenang tiga tahun ke belakang, lima pemuda bengal ini berhasil meluluh lantakan liga musik Indonesia melalui serangan thrash metal berdaya ledak tinggi, yang mereka rakit sedemikian rupa dalam debut EP bertajuk Keos. Namun, tiga tahun itu pula mereka larut dalam hiatus dan terperangkap dalam jargon; manusia berencana, jatah cuti yang menentukan, konon menjadi kanon serapah laknat para pekerja yang rindu akan kampung halaman dan kekaryaan.

Terpisah di antara Jakarta-Pangkalan Bun-Surabaya adalah alasan utama band ini sempat mati suri. Namun denyut nadi Headcrusher kembali berdetak saat mereka kembali melesatkan dua single anyar yang terkandung dalam Blek sebagai jawaban bahwa mereka masih ada dan terus berlipat ganda. Melalui “Doktrinasi Thrash” dan “Revolusi Belati”, mereka membuktikan bahwa usia bukan soal bagi mereka dalam berkarya. Gempuran riff gitar menyayat, dentum drum menggelegar serta kandungan lirik bernas masih mengokupasi sektor musikalitas heavy/thrash Headcrusher.

Kembali direkam di L-One Studios, Headcrusher melantunkan ode sekaligus mewarisi nafas dari Lemmy Kilmister (Motorhead) pada “Doktrinasi Thrash”. Rekaman ini kami buat tepat saat Lemmy Kilmister meninggal dunia pada akhir 28 Desember 2015 silam,” papar Ganis Ilman, gitaris Headcrusher. Dua nomor ini dikemas secara minimalis dalam format digital yakni SoundCloud dan Bandcamp dan dapat diunduh secara gratis. “Seringkali kami menerima pertanyaan basa-basi semacam, piye headcrusher’e rek? Dan ini adalah jawaban kami bagi teman-teman yang telah setia menunggu kami,” tutupnya. [WARN!NG/Reno Surya]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.