close

Kongsi Karya Ikkubaru Bersama Band Asal Jepang

IMG_5349-2

Menyambut perayaan kaset sedunia yang jatuh tiap tanggal 14 Oktober kemarin, kuartet city pop asal Bandung, Ikkubaru melakukan kerja sama dengan band asal Tokyo, TWEEDEES dengan merilis sebuah split single. Kongsi karya musik antara dua band beda negara ini dirilis dalam bentuk kaset pita.

Kedua band yang terlibat kongsi menyumbang masing-masing dua lagu. Ikkubaru mencantumkan lagu “Cloudless Night” dan “Skyline”, sedangkan TWEEDEES menyumbang lagu berjudul “Kimi Wa Suteki” dan “Warui Otona Waltz”.

Dua lagu Ikkubaru yang tercantum dalam split single digubah dalam bahasa Jepang. Dengan demikian, karya tersebut merupakan debut lagu berbahasa Jepang yang dilakukan Ikkubaru. Selain itu, dalam lagu “Cloudless Night”, Ikkubaru turut melibatkan solois asal Jepang, Monari Wakita.

Manajer pemasaran Ikkubaru untuk wilayah Jepang Naoki Ikeda mengatakan, ide untuk melakukan kerja sama seperti ini sudah tercetus sejak lama. “Saya memang sudah merencanakan merilis sesuatu dengan pendekatan analog untuk Ikkubaru. Dan kebetulan Disk Union juga berencana merilis kaset untuk artist Jepang dengan musisi luar negeri. Singkatnya, Ikkubaru terpilih karena mereka punya hubungan pertemanan yang sangat baik dengan TWEEDEES. Jadi akhirnya kami (bersama Disk Union) bersepakat mengkombinasikan Ikkubaru dan TWEEDEES,” ujarnya.

Split single ini, Lanjut Naoki, menjadi hal yang menarik terutama ini adalah kali pertama menggabungkan split single antara musisi Jepang dengan luar negeri (Indonesia). Tidak menutup kemungkinan kerjasama semacam ini nantinya akan melahirkan kolaborasi yang jauh lebih luas antara Jepang dan Indonesia.

“Tidak ada musisi lain (luar negeri) yang terlibat selain Ikkubaru dalam proyek ini. Kami turut bangga, TWEEDEES dan Ikkubaru sama-sama saling menghormati. Tercatat oleh kami, mereka sudah melakukan pertunjukan live bersama, dan juga merilis lagu kolaborasi. Tidak menutup kemungkinan untuk melakukan sesuatu bersama lagi di masa mendatang,” papar Naoki.

Naoki menambahkan, split single ini adalah momentum, setidaknya untuk bisa menumbuh kembangkan laju pecinta musik Jepang, terutama anak muda yang notabene nya sudah tidak terlalu familier dengan hal-hal yang berbau analog untuk kembali membuatnya kembali dilirik. “Anak muda Jepang di era sekarang tidak terbiasa dengan media lama seperti kaset. Akan tetapi karya analog musik perlahan digandrungi kembali oleh kaum muda. Saya sangat berharap untuk menembus ini. Ini adalah momen yang sangat bagus dan yang terpenting, penggemar Jepang juga berharap agar berbagai karya dari Ikkubaru akan dirilis. Tak terkecuali dalam format kaset,” tandas Naoki.

Kuartet beranggotakan Muhammad Iqbal (vokal, gitar), Rizki Firdausahlan (gitar, vokal), Muhammad Fauzi Rahman (bass), dan Banon Gilang (drum) telah memiliki reputasi baik di Negeri Sakura. Pada Agustus lalu, Ikkubaru sukses menjalankan tur konser di tiga kota di Jepang, yakni Nagoya, Osaka, dan Tokyo. Rangkaian tur konser ini digelar dalam rangka memperkenalkan single terbaru berjudul “Skyline”. Di beberapa titik konser, TWEEDEES juga ikut serta dalam rangkain tur.

Split single yang diberi tajuk IKKUBARU / TWEEDEES ini dirilis bertepatan dengan hari perayaan kaset sedunia (Cassette Store Day 2017 Chapter Jepang) pada 14 Oktober 2017 lalu melalui Label asal Jepang, Alternative Wavers (Disk Union). [Kontributor/Indra Kurniawan]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response