close

[Album Review] Lana Del Rey – Ultraviolence

Ultraviolence

UltraviolenceLana Del Rey – Ultraviolence

Interscope and Polydor Records

Watchful Shot : Ultraviolence, Money Power Glory

[yasr_overall_rating size=”small”]

Seperti menemukan candu di rasa sakit, kesedihan, hasrat dan kekerasan, Del Rey masih menggunakan hal-hal itu untuk materi album keduanya. Yang berbeda dari album Ultraviolence dan Born To Die yang dirilis dua tahun lalu adalah penggarapan yang lebih melodramatis. Laiknya sebuah drama, ada peran-peran yang dia mainkan di album ini. Sebagai korban tak berdaya di “Cruel World”, “Sad Girl”, “Black Beauty”, dan “Old Money”. Sebagai pelaku lewat lirik “Cause I was filled with poison/ But blessed with beauty and rage/ Jim told me that/ He hit me and it felt like a kiss” di “Ultraviolence”. Atau mungkin tak memerankan siapa-siapa –kecuali dirinya sendiri – di “Fucked My Way Up To Top” dan “Money Power Glory”. Dan mungkin memang tak ada yang lebih menerjemahkan Lana Del Rey selain nomor “Pretty When You Cry”. Semakin sedih, semakin cantik, semakin bagus musiknya. Selain gaya musik Del Rey yang begitu khas, keterlibatan Dan Auerbanch dari The Black Keys sangat terasa dalam 14 nomor di album ini. Sentuhan classy-blues-rock, distorsi pshycedelic, reverb dan bahkan nada-nada groovy muncul di sana-sini. [WARN!NG/Titah Asmaning]

 

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response