close

Memanggungkan Suara Komunitas di JMR 2016

POSTER JMR 2016
POSTER JMR 2016
POSTER JMR 2016

Ajang temu para pegiat media, Jagongan Media Rakyat (JMR) akan kembali diadakan oleh Combine Resources Institution (CRI) pada 21-24 April mendatang.  Acara ini akan diadakan di kompleks Jogja National Museum (JNM) Yogyakarta. Mengangat tema “Menganyam Inisiatif Komunitas”, JMR tahun ini akan mempertemukan lebih dari seratus komunitas maupun lembaga dengan berbagai inisiatif dalam melakukan perubahan sosial di lingkungannya masing-masing.

Media komunitas diangkat jadi isu utama tahun ini karena CRI menganggap bahwa orang-orang komunitas inilah yang selama ini bekerja dalam menyalurkan informasi secara nyata, “Di JMR tahun ini kami ingin lebih memanggungkan pegiat komunitas tersebut, orang-orang di bawah yang bekerja tanpa tendensi apapun sepeti kapital atau politik, dan apa yang mereka kerjakan telah menginspirasi dan membuat perubahan yang nyata untuk lingkungan sekitarnya,” jelas Idha Saraswati selaku koordinator JMR 2016. JMR sendiri dirancang sebagai ruang yang mempertemukan berbagai komunitas untuk berbagi cerita dan inovasi yang telah mereka lakukan dan bisa saling belajar untuk memperkuat dan mengatasi tantangan yang dihadapi di masing-masing daerah. “Selama ini media-media komunitas di daerah punya berbagai tantangan seperti regulasi, infrastruktur, kultur dan masih banyak lagi,” tambah Idha.

Press Conference JMR 2016
Press Conference JMR 2016
Press Conference JMR 2016
Press Conference JMR 2016

Diadakan dua tahun sekali, JMR memang berfokus pada istilah media rakyat, terutama berbagai inisiatif untuk menyampaikan informasi yang penting dan berpihak pada rakyat. “Agar semua lapisan masyarakat, khususnya masyarakat yang termarjinalkan, punya akses yang sama terhadap informasi,” terang Idha Saras.

Selama empat hari penyelenggaraannya itu akan ada 38 diskusi dan lokakarya, 25 pameran komunitas, 11 pemutaran film, panggung rakyat, pasar buku dan banyak acara lain.  Salah satu acara puncak tahun ini adalah Rembug Prakarsa yang digelar pada hari ketiga JMR, Sabtu (23/4). Sesuai namanya, Rembug Prakarsa merupakan ajang bincang-bincang mengupas prakarsa sejumlah warga. Ada John Bamba yang akan bercerita pengalaman membangun Credit Union di Kalimantan, Mila Roshinta yang merancang tarian guna membantu para bidan, serta M Hatta yang bercerita pengalaman radio komunitas mendorong konsep pariwisata berbasis komunitas di desanya. Video jurnalis Dhandy Laksono akan membingkai cerita-cerita tersebut dengan sejumlah video dokumenter yang ia ambil di berbagai lokasi dalam ekspedisi Indonesia Biru.

Tahun ini, proses diskusi akan sedikit berbeda karena ada inisiatif untuk mengakhiri sesi diskusi dengan gerakan digital. “Tahun ini Change.org yang selama ini dikenal dengan petisinya berpartisipasi dalam JMR. Jadi Change.org akan mengajak semua yang hadir di JMR untuk meneruskan diskusi menjadi suatu gerakan bersama, salah satunya bisa dengan membuat petisi,” terang Ferdhi Putra, salah satu panitia JMR 2016.

Seluruh acara diadakan secara terbuka untuk siapa saja yang datang. JMR akan ada sebagai wadah diskusi yang mengharapkan partisipasi aktif oleh peserta yang hadir. Dengan berbagai pilihan acara dan topik diskusi yang diangkat, rasanya JMR jadi salah satu agenda penting untuk dicatat dalam jadwal lawatan anda minggu ini. [WARN!NG/Titah Asmaning]

AGENDA JMR
AGENDA JMR
DENAH JMR 2016
DENAH JMR 2016
warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.