close

Membuka Jalan Debut dari Creme de Coffee

Foto CdC

 

Dok. Creme de Coffee

Crème de Coffee akhirnya memberikan angin segar bagi mereka para penikmat karya musiknya. Setelah sebelumnya sukses merilis dua single “Cerita Senja” dan “Pesona Solo”, Crème de Coffee melepas debut albumnya yang bertajuk Pesan. Dibutuhkan waktu hampir 2 tahun untuk pengerjaan keseluruhan materi. Dua tahun memang terbilang lama, tapi itu tidak menjadi persoalan karena pasalnya, band yang awalnya bernama Cream Coffee ini begitu menikmati proses demi menemukan formula serta pesan yang ingin disampaikan lewat musiknya.

“Single kedua, “Pesona Solo” yang rilis di awal 2015 kemarin benar-benar membawa Crème de Coffee untuk fokus mengerjakan album. Hanya saja beberapa personil sempat terjebak stagnansi dalam mendapatkan inti dari apa yang ingin disampaikan lewat musik kami sendiri. Kami ingin menyampaikan suatu hal tetapi belum menemukan arah tepat yang akhirnya memang harus ditentukan dulu secara bersama-sama ke mana konsep garis besar album itu sendiri dan album ini akan berbicara tentang apa nantinya,” jelas Ibnu Dian Wijanarko dalam rilis pers yang diterima WARN!NG.

Para personil Crème de Coffee bisa dibilang tidak seluruhnya turun langsung dalam setiap titik perjalanan debut album Pesan dikarenakan beberapa kesibukan personil dalam pekerjaan masing-masing. Tetapi itu tidak menjadi masalah bagi band yang sudah berjalan 6 tahun ini. Semua dimulai dengan lima materi lagu yang telah ditetapkan, di mana seluruh materi tersebut adalah lagu-lagu yang liriknya ditulis oleh Ibnu Dian Wijanarko.

Band yang beranggotakan Vincensia Silviana, Ibnu Dian Wijanarko, Indra Permana, Kristiyanto Suryo Nugroho, dan Mochammad Rizky Nur Pratama ini mencoba meletakkan pesan tersendiri dalam setiap kata yang ditulis hingga menjadi kesatuan lirik yang utuh. Memberikan gambaran secara keseluruhan, album ini tepatnya akan berbicara tentang hal positif tentang kisah asmara, problematika percintaan, dan juga kota Solo itu sendiri sebagai inspirasi debut album ini.

Album Pesan dirilis dalam format digital & rilisan fisik (CD) terbatas; hanya dijual sebanyak 100 keping cakram padat yang dirilis oleh Yoyoi Rekords, records label baru besutan Mochammad Rizky & Danang Muhamad Yulianto. Selain itu, album tersebut juga dapat dinikmati di layanan musik streaming dan online. [WARN!NG/Oktaria Asmarani]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.