close

[Movie Review] Mission: Impossible – Rogue Nation

Mission-Impossible-Rogue-Nation1

Mission: Impossible – Rogue Nation

Director                : Christopher McQuarrie

Cast                       : Tom Cruise, Simon Pegg, Jeremy Renner, Rebecca Ferguson, Alec Baldwin

Durasi                   : 131 menit

Mission-Impossible-Rogue-Nation1

Terserah mau bilang apa, tahun demi tahun, orang akan selalu rela mengantri untuk menonton film-film blockbuster Hollywood yang bermunculan di musim panas. Film seperti ini mudah dicerna oleh berbagai kalangan penonton dan disukai banyak orang karena tidak bertele-tele, atau dalam mencapai tujuan utamanya, menghibur penonton. Tradisi film-film blockbuster memang sudah dilestarikan sejak dulu di Hollywood. Dua puluh tahun lebih ke belakang, mungkin akan teringat judul seperti Independence Day. Dua dekade sebelumnya, Jaws menyebarkan teror kepada para penonton yang memenuhi bioskop.

Meski begitu, dewasa ini film-film blockbuster mulai berusaha mengembangkan dirinya. Dalam arti, mencoba mencakup pasar yang lebih serius. Akibatnya banyak film yang justru tersesat dalam narasinya yang berantakan dan terlanjur rumit. Alhasil, nilai hiburan yang diutamakan pun terlupakan. Tanya saja Alan Taylor yang harus berkali-kali menjelaskan tujuh linimasa yang ia gabung menjadi Terminator Genisys. Lihat pula Furious 7 dan Avengers: Age of Ultron, yang tentunya masih segar dalam ingatan. Di penghujung musim blockbuster ini, satu judul baru naik ke layar bioskop, Mission: Impossible –Rogue Nation.

Dalam seri kelimanya, Ethan Hunt (Tom Cruise) kembali dalam misinya yang mengherankan. Kali ini, dia memburu komplotan bernama Syndicate yang dikepalai oleh Solomon Lane (Sean Harris). Sementara itu, Impossible Mission Force (IMF), lembaga yang mempekerjakan Ethan Hunt, sedang berada di bawah kecaman lantaran kekacauan yang sering mereka buat dalam melaksanakan tugasnya. Agaknya CIA tidak mendukung ulah mereka di Yunani. Sembari memantapkan dirinya sebagai “the manisfestation of destiny itself,” Ethan Hunt hampir mati bergelantungan di pesawat terbang. Hal yang sama terjadi ketika dia menyelam selama enam menit tanpa tabung oksigen, atau bahkan mengendarai motor tanpa helm. Agaknya itu sudah jadi makanan sehari-hari agen IMF, selain sibuk mengurusi kebangkrutan beberapa negara. Sepanjang film, Ethan Hunt mengantar penontonnya ke dalam aksi yang ditancap habis sejak awal di berbagai tempat eksotis, dan tak lupa dipermanis eksotisme Ilsa Faust (Rebecca Ferguson).

Rogue Nation menyajikan plot yang menegangkan dan penuh intrik. Berbeda dengan film yang sebelumnya disebutkan, setiap twist yang ada terus mendorong narasi film kepada akhir yang memuaskan. Karakter yang ada di dalamnya pun, meski terasa datar, menjalankan tugasnya masing-masing dengan baik. Benji (Simon Pegg) dan Luther (Ving Rhames) senantiasa memberikan comic relief sembari membantu Ethan Hunt di sana-sini. Bahkan Hunley (Alec Baldwin) yang pada akhir film diungkap sebagai… (tonton saja dulu), turut membantu jalannya cerita. Runtutan aksi dan set piece yang tertata rapih dan efektif juga turut mengangkat antusiasme dalam menonton Rogue Nation. Tak jarang ada beberapa adegan yang tak diiringi score sama sekali, menjadi understatement yang semakin menekankan intensitas adegan lainnya.

Dengan turut memperhitungkan empat film sebelumnya, Rogue Nation tetap terasa segar kendati mitos Ethan Hunt telah dimulai 19 tahun lalu di layar lebar. Belum lagi serial TV aslinya di tahun 70-an. Sejujurnya, hasil akhir Rogue Nation dan Mission: Impossible secara keseluruhan terasa aneh sekaligus mengejutkan. Meski disutradarai oleh lima orang berbeda, formula yang sama selalu dipertahankan. Ethan Hunt selalu berhaadapan dengan agen rahasia yang membelot. Dalam salah satu rencana yang ia dan timnya buat, salah satunya pasti melibatkan topeng samaran ala Scooby Doo. Tom Cruise sendiri rasanya belum bosan menghidupi tokoh Ethan Hunt kendati usianya yang melebihi setengah abad. Jika ada satu hal yang bisa dipelajari dari film-film yang bebal, bahwa film itu tak akan bertahan lama.

Banyak film-film aksi yang semakin membusuk dengan seraya dirilisnya sekuel demi sekuel yang stagnan. Reputasi Lethal Weapon sudah lama memudar. Bahkan Die Hard terasa uzur seiring menuanya Bruce Willis. Tak ada lagi yang menunggu John McClane berkata “Yippie Kay-yay, mother-eff-er!” Meski demikian, hingga sekarang bisa dipastikan kalau Mission: Impossible bukan salah satunya. [WARN!NG / Kevin M.]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.