close

Monita Tahalea Terpilih Menyanyikan Ulang “Cita-Cita”

content_Screen_shot_2017-02-22_at_11.40.36_AM

 

Setelah “Tiga Dara” dan “Letnan Hardy”, “Cita-Cita” dipilih sebagai single ketiga dari album Aransemen Ulang Lagu Orisinil Dari Film Tiga Dara (2015). Album yang diinisiasi oleh SA Films dan demajors ini merupakan bagian dari upaya merestorasi film musikal fenomenal dari tahun 1956, Tiga Dara.

Masih merupakan aransemen karya Indra Perkasa yang dimainkan oleh Orkes Gadgadsvara, “Cita-Cita” dinyanyikan oleh Monita Tahalea. “Memang dari awal sudah saya bayangkan lagu ini akan dinyanyikan Monita,” papar sang arranger/composer dalam rilis pers yang diterima WARN!NG. Menurut sosok yang juga tergabung dalam beberapa proyek musik seperti Tommorrow People Ensemble dan Aksan Sjuman and Committee of the Fest tersebut, lagu ini memang dibuat berbeda dari lagu-lagu aransemen ulang yang lain. “Karena tiga lagu sebelumnya yang saya kerjakan nuansanya jazz banget di album itu. Pas yang lagu “Cita-Cita” ini ingin ada yang beda, strings dan vokal,” sambungnya kemudian. Bak gayung bersambut, Monita pun senang diberi kesempatan untuk ikut serta di album aransemen ulang ini. “Alasan pertama adalah karena di lagu ini saya bekerja sama dengan Indra Perkasa, yang kedua karena album aransemen ulang ini merupakan bagian dari sejarah seni Indonesia, lalu yang terakhir karena yang terlibat didalam album adalah para musisi yang saya ikuti karya-karyanya,” ungkapnya panjang.

“Suara Monita yang khas sangat cocok untuk eksplorasi gaya vokal yang ‘melayang-layang’. Di lagu ini gue kebayang mood-nya antara film In the Mood for Love-nya Wong Kar Wai dan Edward Scissorhand-nya Tim Burton,” tutur Indra ketika ditanya secara spesifik mengapa memilih Monita untuk lagu karya Saiful Bahri ini. Namun, meskipun aransemen baru ini indah menurut Monita, dia mengalami kesulitan dalam merekamnya. “Bagi saya cukup sulit untuk dinyanyikan. Seharian saya tidak berhenti mendengarkan dan mempelajari sebelum masuk studio rekaman. Namun, setiap proses dan perasaan itu sangat saya nikmati,” ungkapnya. Aransemen ulang yang jadi begitu berbeda, membuat Monita memiliki ruang untuk menginterpretasikan lagu tersebut dengan cara pandang yang lain sesuai dengan aransemen yang baru. “Ada “Cita-Cita” dari masa yang lalu, ada “Cita-Cita” dari masa sekarang, tujuannya agar lagu ini selalu melagu dan terdengar sampai sepanjang masa,” imbuhnya seraya berharap.

Video clip “Cita-Cita” juga merupakan pengalaman yang baru bagi Monita, karena diharuskan untuk  duduk dan berangan-angan di sepanjang lagu dengan konsep penampilan cutting edge, gadis berkebaya dengan dandanan khas era ‘60-an. Kini, aransemen baru “Cita-Cita” bisa dinikmati di radio-radio seluruh Indonesia dan layanan musik streaming. Bagi penikmat musik yang mengkoleksi rilisan fisik, bisa mengunjungi toko-toko CD terdekat dan semua jaringan distribusi demajors, atau bisa juga membeli secara online lewat laman resmi demajors. [WARN!NG/Oktaria Asmarani]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response