close

[Album Review] Mortal Combat – Hidden Failures & Concealed Chaos

MC kaset fix

MC kaset fix

What :  Hidden Failures & Concealed Chaos

Label :  Relegate records, Samstrong records, Grindtoday records, Tarung records

Genre : Hardcore

Rilis : 2013

Sedikit kehebohan tercipta ketika tape ini dirilis, 100 tape yang dirilis oleh 4 label ini ludes dibeli dalam jangka waktu 2 hari. Walaupun tentu saja rekor ini nggak ada apa-apanya di banding rilisan Seringai album terbaru, tapi setidaknya ada semacam pertanyaan, kenapa bisa tercipta kehebohan tersebut? Pertanyaan tersebut tak perlu dilontarkan seandainya kita sudah mahfum tentang band ini.

Ok, saya tidak mau terjebak dalam sebuah pengkultusan tapi akuilah bahwa band ini bisa di bilang salah satu band essensial di scene early thrashcore, power violence tanah air walaupun bisa di bilang band ini sangat underrated atau istilah hipster-nya kvlt.

Buat mereka yang berada di luar lingkup scene Jogjakarta mungkin belum mengetahui apa saja yg telah di alami oleh band ini. Ya, band ini merupakan salah satu band yang sempat menjadi polemik, apakah musik mereka bisa di anggap sebagai musik hardcore atau enggak (walaupun band ini sendiri nggak mempermasalahkan itu), dan seperti biasa, band ini lebih dihargai eksistensinya di scene luar kota bahkan luar negeri ketimbang di kotanya sendiri. Tampaknya baru sekarang ini (setelah tour ke luar negri dan mengalami masa hiatus yg cukup panjang), kredibilitas mereka sebagai band yg essensial baru bisa dihargai di scene kota nya sendiri.

Parahnya lagi, membutuhkan waktu sekitar 1 dekade sampai munculnya band2 baru di Yogyakarta yang membawakan musik seperti mereka (baca: wicked suffer, wound, seinen kurensyo). Regenerasi yang sangat terlambat. Anyway, apakah musik yang mereka bawakan termasuk Hardcore atau bukan, bukanlah hal yang penting, tapi satu hal yang pasti, they’re kick ass!!

Cukup membahas tentang scene stuff, mari kita bahas tape ini. Pertama, tape ini merupakan semacam complete discography yang memuat perjalanan musikal mereka dari era 2001 sampai sekitar 2006. walaupun setelah south east asia tour 2007 mereka terkadang bermain di gig tapi, praktis setelah era 2006 mereka sudah tidak pernah masuk studio lagi untuk merekam lagu terbarunya. Total 32 track dalam 1 tape berdurasi 30 menit ini, 29 tracks di tape ini berasal dari cd “hello?! fuck you! thank you!” yang merupakan semacam cd diskografi awal mereka yg di rilis via Thrash steady syndicate (singapura) plus 3 lagu dari demo pertama mereka di era 2001 yang belum pernah dipublish dimana pun, bahkan master rekamannya pun masih berupa tape.

Di era awal ini masih kental terlacak aroma ‘Atret’ (sebuah band legendaris crust punk Jogjakarta, dimana dua personilnya bermain di Mortal Combat). Dengan karakter vokal Bagus yang screeching nyerempet black metal lengkap dengan echo yang membalutnya. Kemudian berlanjut ke era seterusnya dimana mereka banyak berkiblat ke Charles Bronson dan band power violence-thrashcore sejenisnya. Sedikit unsur Jepang disana-sini terutama karakter gitarnya sedikit banyak mengingatkan kepada Jeryroll rockhead, tipis, cempreng dan rock n’ roll. Di era 2006 sisi musikal mereka sedikit mengendor dengan aroma raw hardcorepunk yang lebih kental. Mungkin Raw Power sedikit memberikan gambaran tentang musikalitas band ini di era tersebut. Part-partnya terasa lebih lurus, sedikit kurang kejutan slow part, fast part seperti di early era mereka walaupun karakter vokal masih terdengar khas thrashcore (but not that kind of “ayayaya” style thrashcore yang sempat booming juga di era tersebut).

Overall ini adalah sebuah rilisan yang sangat sayar ekomendasikan, walaupun sayangnya band ini berada di kondisi antara hidup segan matipun tak mau. Seperti saya bilang tadi, rilisan ini sudah sold out 2 hari setelah resmi dirilis.

Review ini dikirim oleh Indra Menus

Tags : hardcoremortal combat
warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response