close

Navicula Central Java Love Bomb Tour 2013

BXwgO4YCUAEFS-H.jpg large

Selasa 5 november 2013, Liquid Cafe Jogja

BXwgO4YCUAEFS-H.jpg large

Apabila ada kata yang paling sering diucapkan oleh umat manusia, tak lain adalah “cinta.” Cinta selalu hadir dalam setiap segi kehidupan manusia. Cinta bisa hadir dalam berbagai bentuk seperti cinta seorang ibu kepada anaknya, atau cinta manusia pada sang pencipta, dan cinta manusia kepada bumi sebagai tempat tinggalnya. Atau cinta kita memainkan dan mendengarkan musik. Kata cinta juga hadir dalam album penuh ke-7 Navicula, band asal pulau Dewata yang mendapatkan julukan “Green Grunge Gentlemen.” Cinta tersebut dimanifestasikan dalam tajuk album “Love Bomb” dan lagu-lagu yang penuh dengan pesan akan cinta.

            Love Bomb adalah sebuah album istimewa baik dari materi yang ada, maupun proses pengerjaannya. Dari segi materi, Love Bomb istimewa karena ini adalah double album dengan 15 lagu yang mengajak setiap pendengar menghayati apa makna cinta itu. Navicula mencoba menghadirkan makna cinta yang lebih luas, tidak tipikal cinta yang menye-menye ala “pacaran, aku sayang kamu.”

            Selain dari segi materi, pengerjaan album ganda ini pun istimewa. Dari 15 lagu yang ada, 10 lagu direkam di Bali, sementara 5 lagu direkam di Hollywood, Amerika Serikat. Atas bantuan RODE, produsen mikrofon asal Australia, Navicula bisa merekam 5 lagu tersebut di studio legendaris Record Plant dan dibantu oleh produser kreatif Alain Johannes. Ia adalah produser bertangan dingin yang kepiawaiannya sudah terbukti misalnya dalam album proyek solo Chris Cornell dan Jimmy Eat World. Johannes juga pernah tampil dalam proyek album dan film dokumenter Sound City yang disutradarai Dave Grohl. Juga sempat menjadi kolaborator untuk Them Crooked Vultures dan Queens of the Stone Age. Meski direkam di studio yang berbeda, akhirnya 15 lagu yang ada menjadi sebuah kesatuan yang utuh. Dengan adanya benang merah yang menghubungkan materi yang ada: cinta. Hal yang menjadikan Navicula memutuskan memberi judul “Love Bomb” untuk album ganda ini setelah proses pengerjaan selesai.

            Keistimewaan lain album ganda “Love Bomb” adalah kemasannya yang lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan material plastik. Untuk sampul album Navicula memutuskan memakai material daur ulang tetra pak yang biasa digunakan sebagai kemasan minuman, dikombinasikan dengan kertas daur ulang dan karet ban dalam. Pengerjaan sampul dikerjakan oleh komunitas Sapu dari Salatiga.

Dalam rangka menebarkan virus “Love Bomb” Navicula akan mengadakan lawatan ke Jawa Tengah dan Yogyakarta dalam sebuah tur bertajuk “NAVICULA CENTRAL JAVA LOVE BOMB TOUR.Kuartet asal pulau dewata ini akan menyinggahi kota Jogja pada hari selasa 5 november jam 21.00 – selesai di Liquid cafe. Tur ini juga didukung penampilan band lokal seperti Festivalist (yang dalam rencananya juga akan merilis album kedua tahun ini) dan Distorsi Liar dengan harga tiket dibandrol Rp 25.000

NAVICULA CENTRAL JAVA LOVE BOMB TOURini akan sangat istimewa karena setiap personil Navicula mengakui bahwa tur selalu membuat mereka bergairah sehingga tiap konser yang diselenggarakan pasti penuh energi dan menyenangkan. Disamping itu setiap yang hadir ke konser dalam rangkaian tur ini akan menjadi yang paling beruntung karena dapat mendengarkan secara live materi dari album terbaru Navicula. Ya, Navicula akan memainkan lagu-lagu baru dari album “Love Bomb” di tur ini. Kemudian mereka yang hadir ke konser di 4 kota tersebut juga bisa melakukan pre-order album ganda “Love Bomb.” Semakin cepat memesan semakin baik karena artinya semakin cepat pula dapat mendengarkan 15 lagu istimewa dari album ganda istimewa “Love Bomb.”

Jadi, pastikan untuk hadir di salah satu panggung di Liquid cafe dalam rangkaian tur ini, mari bersama-sama merasakan ledakan “Love Bomb.”

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.