close

“Nunggu Teka” Siap Tayang di Fesitval Film Melbourne

nungu teko

Setelah memenangi kompetisi film pendek yang diselenggarakan Kedutaan Besar Australia di Jakarta pada 29 Januari 2017 lalu, film berjudul “Nunggu Teka” berkesempatan untuk melakukan penayangan di Melbourne International Film Festival (MIFF) pada 9 dan 12 Agustus 2017 mendatang. Film besutan sineas muda Mahesa Desaga ini keluar sebagai pemenang dalam kategori pilihan juri pada Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2017 setelah melalui kompetisi ketat yang diikuti sekitar 300 judul film.

Dirampungkan lewat rumah produksi 88 Mil yang didirikan oleh Mahesa sejak 2015, film ini menggambarkan tema universal tentang bagaimana perasaan seorang Ibu saat hari lebaran tiba seraya berharap kepulangan sang Anak. Dengan durasi total 14 menit, sang Ibu digambarkan hidup sendiri di rumah sederhana tanpa pendamping maupun sanak saudara.

“Inspirasi dan keinginan untuk membuat film ini datang ketika mengingat hubungan saya dengan ibu saya sendiri. Sekarang saya berada di usia yang sok sibuk, nggak pulang-pulang ke rumah, ditelepon orang rumah jawaban saya ‘Oh lagi sibuk, lagi ada kerjaan’,” kata sutradara asal Malang tersebut seperti dikutip australiapus.com Di dunia perfilman aternatif, nama Mahesa sudah tak asing lagi. Dia sudah memproduksi delapan pendek yakni KomaLensaKring-KringGoresan KanvasSekolah Layar KacaJumpit Singit, Kremi, dan yang terbaru Nunggu Teka.

Sebelumnya, pada Oktober 2015 lalu, karyanya berjudul “Jumpit Singit” pernah ditayangkan pada festival buku kenamaan di Jerman yakni The Frankfurt Book Fair. Arkian, untuk kedua kalinya Mahesa berkesempatan untuk menayangkan karya pada ajang seni berskala internasional seperti Melbourne International Film Festival di Australia.

Melbourne International Film Festival merupakan salah satu ajang bergengsi layar lebar tertua di dunia. Sejak 1965, festival tahunan ini juga menyelanggarakan kompetisi film pendek. [Kontributor/Indra Kurniawan]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response