close

Ode Terakhir dari Cause

Cause_Farewell_Show_2017

Sudah menjadi hukum yang mutlak bahwa selalu ada akhir ketika awal dimulai. Namun, siapa yang siap untuk mengamini sebuah terminasi yang terjadi? Apalagi jika sebuah akhir selalu memberikan kesan menyesak yang tidak terkira. Pun apa yang terjadi pada Cause adalah sebuah penanda bahwa semua yang berada di atas bumi ini pasti dan akan berakhir.

“Keputusan ini benar-benar sulit kami ambil, mengingat Cause bagi kami lebih dari sekedar sebuah kolektif musik tetapi juga keluarga kecil tempat kami tumbuh secara pribadi maupun musikal,” tutur sang drummer, Delly Tambunan.

Sudah pasti keputusan untuk mengakhiri Cause tidaklah mudah, apalagi jika ihwal bubarnya Cause tanpa unsur paksaan atau bahkan perselisihan antar personil yang biasa terjadi pada kolektif musik dewasa ini. Pergeseran arah dan tujuan antar personil yang terkadang menjadi hambatan seringkali membuat skala prioritas terhadap musik menjadi tidak berjalan dengan semestinya. Dan itulah apa yang terjadi pada Cause ketika memastikan untuk bubar bahwa adanya pergeseran visi dalam kolektif bernama Cause ini.

Yang pasti, sejak munculnya Cause di tahun 2008 hingga kini, dua buah album penuh dan satu buah mini mereka adalah apa yang terbaik dari yang bisa didengar oleh penikmatnya. Begitupun penulis yang percaya bahwa jatuh cinta pada dengaran pertama benar adanya lewat album B-Sides & Other Stuff pada track berjudul “Early Flowering Spring Bulbs of Love,” sebagai contohnya.

Cause bisa dibilang salah satu unit pop terbaik yang pernah dimiliki scene musik Indonesia karena, mereka telah berhasil meracik hangatnya atmosfer british-alternative, intensitas indie-rock, merdunya chamber-pop, kualitas vokal pop yang sangat baik, dan penulisan lirik yang personal pun emosional. Saya yakin telinga siapa pun yang familiar dengan megahnya Coldplay, Keane, atau bahkan Manic Street Preachers pasti akan langsung jatuh cinta dengan Cause dan akan terus mengulang part demi part di setiap lagu-lagunya.

Memang sangat disayangkan untuk sebuah unit pop seperti Cause harus mengakhiri rekam jejak musikalnya. Namun, mungkin itu lah pilihan terbaik yang harus dijalankan oleh kolektif asal Bogor ini. Maka dari itu, sebagai bentuk terima kasih dari Cause kepada para pendengar serta teman-teman yang telah membantu eksistensi dan perjalanan mereka selama ini, Cause kemudian berinisiatif untuk membuat pertunjukan perpisahan yang diberi judul “The End Is Near – Cause Farewell Show” pada 25 Februari 2017 nanti.

Dalam rencananya membuat pertunjukan perpisahan tersebut, Cause akan dibantu oleh label Hujan! Rekords dan Aptisakra Studio. Telah dipastikan bahwa pertunjukan terakhir Cause nanti akan mengambil tempat di Gedung Radio Republik Indonesia (RRI) Bogor. Walaupun bertajuk pertunjukan perpisahan Cause, namun pada gelaran nanti, Cause tidak tampil sendiri dalam menyuguhkan semua repertoar pada diskografi mereka. Nantinya, Cause juga akan berkolaborasi dengan pameran tunggal dari Bebe Wahyu dalam merespon karya-karya milik Cause selama kurun waktu tahun 2009 hingga 2017. Bebe Wahyu sendiri merupakan seorang seniman grafis yang telah cukup lama berkolaborasi dengan Cause, karyanya untuk album kedua Cause bahkan mendapat piala Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards untuk kategori grafis desain terbaik.

Selain itu, pertunjukan perpisahan Cause juga sekaligus menjadi launching dari rilisan terakhir mereka yang dirilis oleh Hujan! Rekords dalam format kaset pita. “Kami akan merilis dua buah single terbaru yang seharusnya berada di dalam album terakhir Cause dalam bentuk kaset pita pada side A, serta lagu-lagu di ‘B-Side & Other Stuff’ pada side B” tutur Dito Buditrianto selaku gitaris Cause.

Proses pra-pesan format kaset ini juga menyertakan kode unduh untuk mendapatkan versi digitalnya. Pemesanan ini akan dibuka pada hari H di meja merchandise seharga Rp 50.000. Tidak hanya itu, pertunjukan terakhir ini juga akan menampilkan band indie rock muda asal Bogor yang sedang naik daun, Texpack, sebagai band pembuka “The End Is Near – Cause Farewell Show” nanti. [WARN!NG/Rahmat Syah]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response