close

OUT NOW! WARN!NG MAGZ #5 (Januari 2015)

1025372_691388604312945_6254982833706365676_o

preview konten di WARN!NGMAGZ #5, Januari 2015:

FOLK: THEY ARE A-CHANGIN’

1025372_691388604312945_6254982833706365676_o

++FREE WARN!NGMAGZ #5 COMPILATION INSIDE!!

FRONTLINE

Folk: Dari Rakyat untuk Rakyat

‘…Mengenal folk sebagai Bob Dylan, sama juga dengan mengenal folk Indonesia sebagai sosok Iwan Fals. Ia memang garda terdepan sekaligus contoh paling relevan dari konsep membumi oleh musisi folk bersama karya-karyanya yang digemari, hingga dipuja oleh hampir seantero lapisan masyarakat negeri ini. Pun siapa ragukan keabadian lagu “Berita Kepada Kawan” atau “Untuk Kita Renungkan” dari Ebiet G. Ade? Baik Iwan Fals maupun Ebiet G Ade, keduanya punyakepiawaian meracik pesan-pesan yang menyentuh persoalan rakyat jelata dengan lagam pengisahan cerdas nan bersahaja.”

Folk Indonesia Kini: Antara Piknik, Pulang dan Protes dari Hati

“…Folk baru-baru ini menjadi aliran musik yang sangat sering disebut-sebut ketika membicarakan musik Indonesia. Band-band yang mengusung musik minimalis dengan berbagai racikan bebunyian bersahaja disederhanakan ke dalam satu kerangka besar aliran musik folk. Ada yang memasukkan unsur etnik Indonesia, nuansa lagu lama, atau yang hanya sekedar bermain akustik. Ada yang bercerita tentang hal-hal sederhana sampai isu-isu sosial di sekitar kita. Ada juga yang bisa ditonton gratis, atau sampai bayar dengan nominal berakhiran –juta. Semua folk, semua ada.”

Folk Populi Folk Dei

ik
iksan skuter

“Aku hanya berharap musik sebagai penyampai pesan dan pelampiasan tentang apa-apa yang konkret terjadi di sekitar saya. Saya mungkin sudah tidak terlalu fokus bicara keindahan dan yang manis-manis. Sudah banyak yang bicara soal itu. Aku mau karya-karya berbicara kegelisahan rakyat dari sisi lain. Aku masih percaya bahwa karya itu bisa merubah pola pikir, merubah pola hidup dan yang lain-lainnya. Dan sampai detik ini, saya juga percaya, bahwa kondisi sekarang ini sedang tidak baik-baik saja!” – Iksan Skuter

Hidupnya Folk, Matinya Protes

“…Di tahun 1941, dimana perang dunia masih bergejolak, Hitler masih punya kuasa, sementara salah satu senjata perdamaian seperti distorsi yang menyalak pada “I Fought The Law” versi The Clash masih hanya berupa ramalan, seorang Woody Guthrie memboyong sebuah gitar kopong bertuliskan “This Machine Kill Facist”. Dalam larik kalimat yang seolah hanya arogansi yang racau itu, ia menanam satu kepercayaan, bahwa kesederhanaan musik folk mampu menjadi mediauntuk melabrak ragam tatanan yang salah di kehidupan.”

 

ALBUM OF THE YEAR 2014

Daftar dan ulasan album-album terbaik di tahun 2014 versi WARN!NG MAGZ

FEEDBACK

Di edisi ini, ada beberapa interviu bersama:

Death Vomit

death vomit
death vomit

[Ralat] : ada kesalahan penulisan judul album pada interview dengan Death Vomit untuk edisi ini, yang benar Eternally Deprecated dan Propechy. atas kesalahan penulisan ini, kami mohon maaf.  

“Setelah kita menyadari kalau kita ini makin tua, kayaknya harus nggak boleh lama-lama nih. Harus semangat dan produktif. Kalau dua tahun kan buat kita yang bukan artis mainstream ini cepat banget.”

“Agresif. Cukup itu aja sih. Kalau misalnya kencang tapi nggak agresif ya sekedar lewat aja. Sama aja musik berat. Musik kencang belum tentu musik berat. Musik berat belum tentu musik kencang.”

Barasuara

barasuara-band-613x360
barasuara

“Saya mau bahasa tidak menjadi penghalang untuk musik agar dapat diapresiasi oleh bangsa lain. Menurut saya musik bagus adalah musik bagus dan bahasa adalah instrumen yang tidak perlu ditawar atau disesuaikan.”

Buzzcock

buzzcock
buzzcock

Well, aku cenderung menulis lagu yang secara sosial berada di sekitarku namun tetap berkaitan dengan apa yang aku rasakan, dan Pete memiliki tendensi untuk menulis dari pengalaman-pengalaman pribadinya. Jadi menurutku ini sebuah kombinasi yang bagus ketika kedua hal tersebut disatukan.”

Alexa

alexa
alexa

“Intinya, site ‘Voyage’ adalah wadah kami untuk perjalanan musik dari sisi lainnya, dimana kami tidak terbatas lagi untuk melakukan eksplorasi musikalitas yang notabenenya ‘pop’ yang dikenal oleh masyarakat umum sejauh ini.”

Doom

doom
doom

“Kami selalu mencoba untuk berlaku adil bagi semua punk. Kami adalah band DIY punk, jadi kami tidak suka melibatkan pihak sponsor. Sangat sulit untuk melakukan perjalanan jauh tanpa menelan banyak biaya, tapi sejauh ini kita telah mengatur untuk tetap menjaga harga tiket semurah mungkin.”

Souljah

souljah
souljah

“Bukan balas dendam,tetapi ini adalah bukti nyata bahwa kita nggak seperti band lain yang mengaku independent—nggak dipengaruhi oleh industri—tapi mikirnya industri banget, pelit kasih lagu buat fans sendiri. “

RIOT

Harga BBM dan Dongeng Marhaen Dua Setengah Sen

“Hingga manakah kaum tani dan para kromo bisa menambah penghasilannya untuk sedikit meringankan nasibnya yang begitu melarat, nampaknya tak lagi menjadi pertanyaan yang menghantui pikiran para ekonom kita. Buntutnya, kita sukar membedakan cara berpikir kaum terpelajar anak bangsa sendiri dengan cara berpikir intelektual kolonial, yang memang menghamba kepada kepentingan kolonialisme…”

 

GIG REPORT

rock in solo
rock in solo

Rock In Solo 2014

“Berumur tua bukan berarti saatnya mengendurkan otot. Setidaknya hal tersebut dibuktikan oleh Carcass dalam performanya di Rock In Solo pada 11 Oktober lalu. Tampil selama satu jam, pionir grindcore asal UK yang telah malang melintang sejak 1985 itu sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda akan pensiun. “

MOVIE REVIEW

Senyap (Joshua Oppenheimer)

Yang Ketu7uh (Dandhy Laksono)

ALBUM REVIEW

FSTVLST – Hits Kitsch, Matajiwa – 1 (part 2), Kaos Kutang – Lets Live Without Major, Nickelback – No Fixed Addres, Float – 10, Street Voices – Aku Mau Muntah, The Kooks – Listen, Tik! Tok! – Page 160, Weezer – Everything Will Be Allright In The End, Foo Fighter – Sonic Highways, Gerrad Way – Hesitant Alien, GERRAM – Genderang Bencana, Pink Floyd – Endless River, Dirty Glass – Drunken Summer Night, Slipknot – 5: Gray Chapter, U2 – Songs of Innocene, Jack White – Lazaretto, Iksan Skuter – Kecil Itu Indah

ROLL

Dandhy Laksono : Rekaman Harapan Akan Perubahan

“Film ini oleh sebagian pihak juga dianggap sebagai ‘koreksi’ terhadap bagaimana media meliput politik. Politik di layar media baru sebatas kontestasi kekuasaanpara elit. Padahal esensi politik adalah menguasai keputusan untuk membuat kebijakan publik. Media tidak saja kurang gamblang menghadirkan itu tetapi juga terjebak dalam peperangannya sendiri. Meski film ini tak dimaksudkan untuk ‘koreksi’, hasilnya memang seperti menonton pemilu dalam wajah yang tidak sehari-hari kita lihat di media.”

 

SETLIST

Rara Sekar (Banda Neira)

COMMUNITY

Ngopi Nyastro: Taman Berbagi Budi Lagi Bahasa

“Dan sastra itu menjadi menu utama di hari Kamis minggu kedua setiap bulannya, dalam pemandangan remang-remang di Warung Ngopi Bjong, Nologaten, Yogyakarta. Semuanya terasa renyah di malam tersebut. Pembicaraan, kopi, diskusi, canda, dan teriakan lantangnya terasa begitu renyah. Bahkan sastra, yang menjadi kawan bercermin, yang dipandang begitu berat, berubah menjadi renyah saat masuk dalam warung kopi.”

 

DUEL

Sinema Biru: Chipeng (Begundal Lowokwaru) VS Buluk (Superglad)

“Yang jelas bukan jenis hardcore dan ekstrem lainnya, dan tidak terlalu soft. Yang penting ada alur ceritanya entah itu lucu atau lainnya.”

UPCOMING

Energy Nuclear

Soloensis

Begundal Clan

WARN!NG LADY

IMG_7291(resized)

Lany Leyli: Bertato, Mengajar dan Berkarya

“Lani Leyli menginvasi belantika musik Indonesia sejak 2009 dan membuatnya cukup mengenal industri ini. Banyak aktivitas yang telah ia jalani di perantauannya. Namun musik bukan satu-satunya kehidupanya semenjak menginjakkan kaki di tanah air…”

RHYME

BOB DYLAN – They Are A-Changin’

“Diawali dengan ajakan “come”, lalu ditutup dengan penegas “for the times they are a-changin”. Inilah pattern lirik yang membentuk tiap bait lagu yang ditulis Dylan di tahun 1963. Lagu yang dirilis dua bulan setelah pembunuhan Presiden Amerika Serikat ke-35 saat itu, John F. Kennedy. Di samping kasus pembunuhan presiden, negara asal Dylan ini memang tengah banyak mengalami peristiwa penting…”

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response