close

OUT NOW! WARN!NG MAGZ #7 (Agustus 2015)

S__2228236

preview konten WARN!NGMAGZ #7 (Agustus 2015)

MUSIC VISUALIZATION

S__2228236

++ FREE WARN!NGMAGZ #7 COMPILATION INSIDE!!

FRONTLINE

Jejak Mesra Visual dan Bunyi

“….Adapun Alex Steinweiss, yang menjabat sebagai art directorperdana Columbia Records, melihat kehambaran tersebut dan coba mengajukan proposal untuk mengubah kemasan album. Entah kenapa saat itu  tak ada yang memikirkan inovasi tersebut, namun Steinweiss yang muak dengan motif polos nan standar ingin melakukan revolusi kecil. “Cara penjualan rekaman benar-benar konyol. Kovernya menggunakan kertas coklat, tan, atau hijau….”

Musisi Berseni Rupa

“Banyaknya musisi yang juga terjun dalam dunia visual akan membuat relasi keduanya semakin meriah. Musisi tak hanya memberikan pengalaman pada indera pendengaran, namun juga menyuplai vitamin pada mata bagi penikmat  musik. Dan dengan referensi seni rupa yang dimiliki oleh musisi, kreasinya kadang tak hanya  melabuh di wilayah fisik rilisan, namun juga merembet ke merchandising dan aksi panggung— seperti band glam rock Sangkakala atau FSTVLST yang kerap mengolaborasikan seni rupa dalam gimmick pertunjukannya…”

Lelagu: Saat Musik dan Seni Rupa Sepanggung

lelagu
lelagu

“…Tapi Lelagu menjadi menarik untuk dibahas tidak hanya karena daftar line-up atau perupanya. Lebih dari itu, konsep acara seperti Lelagu ini telah membuka ruang dialog antara skena seni rupa dan seni musik untuk bisa saling merespon melalui sebuah live performance. Hasilnya? Eksperimen ini selalu menghasilkan atraksi-atraksi unik yang menghibur. Banyak adegan-adegan yang tidak biasa ditemui di panggung musik dan galeri seni rupa lain….”

Beradu Unggul dengan Sampul

“…cukup menyentil, sejumlah meme internet yang menampilkan kover album Unknown Pleasures dari Joy Division disertai tulisan “What Is This? I’ve Seen It On Tumblr”. Sebuah sindiran cerdas akan fenomena beberapa karya visual di ranah industri musik yang belakangan sukses menjadi ikon penting kultur populer, hingga dalam konteks tertentu mampu lepas dari asosiasinya dengan musik yang ditawarkan…”

Mengulik Kelindan Musik dan Seni Rupa

farid stevy
farid stevy

“Kalau di lingkungan FSTVLST sendiri, kami kadang-kadang menertawakan istilah musisi sendiri di diri kami, bahwa kami sebenarnya tidak layak untuk disebut musisi. Kami ini sebenarnya perupa, sejarahnya membuktikan seperti itu. Kami ini terbentuk dari perupa-perupa yang berkumpul lalu membentuk band. Menjadi itu terus tiba-tiba menjadi predikat yang tersemat sekarang. Terus semakin ke sini sepertinya semakin serius bermusik.” – Farid Stevy Asta

SIDELINE

Sebongkah Batu Bata Bernama Film

“..Tak  urung,  kemampuan  film  melakukan  subversi terhadap tatanan yang dibakukan bertaut erat dengan gagasan anarkisme. Jauh-jauh hari dramawan kondang Perancis Antonin Artaud berujar, “Sinema menyiratkan pembalikan total nilai-nilai, sebuah pergolakan optis yang sempurna. Ia lebih membius ketimbang fosfor, lebih memikat ketimbang cinta.” Anarkisme selama ini dimaknai sebagai sikap menampik negara sebagai cara memerintah demi mencapai tujuan
tertentu..”

FEEDBACK

Rumahsakit

rumahsakit
rumahsakit

“Warna musik di setiap album kita sebenarnya secara disadari atau tidak, selalu mengalami perubahan, karena disesuaikan dengan apa yang kita rasakan dan ingin ekpresikan pada saat itu, begitu juga album Timelessini. Apa yang kita rasakan pada saat ini tentu berbeda dengan apa yang kita rasakan 10-15 tahun lalu, jadi output-nya pun tentu berbeda.”

Serigala Malam

serigala malam
serigala malam

“Ini memang aku yang minta. Saat aku baru ketangkap, aku minta tolong untuk tetap dirilis dengan materi yang ada karena udah aku konsep matang sejak awal.”

Silampukau

silampukau
silampukau

“Karena yang digunakan adalah tamsil rumah, maka mungkin begini, jika seseorang mencintai rumahnya dengan mata yang jujur, barangkali dia bisa lebih apresiatif terhadap cat-cat dinding yang terkelupas, tetesan hujan dari genting yang bocor, wastafel atau jamban yang sedikit mampat, debu di meja makan. atau ibu yang tidak pernah kehabisan bahan omelan.”

Besok Bubar

besok bubar
besok bubar

“Yang membuat kami percaya diri ya karena kebetulan kami semua tetanggaan. Rumahnya deket-deket, jadi kayaknya kalau sampai ada perubahan personil lagi (amit-amit), kasian si personil baru itu, mesti pindah rumah deket sini. Intinya, di formasi ini kami baru ngerasa sebagai sebuah band, keluarga dan tim!”

RIOT

Melagukan Solidaritas

“..Maka, menjadi tidak terkenal di skena musik adalah salah satu risiko yang mesti diambil oleh musisi yang memutuskan membuat lagu-lagu bertema solidaritas untuk korban ketidakadilan. Seakan-akan ada dinding yang memisahkan skena musik dengan skena lagu-lagu bertema gerakan sosial.”

GIG REPORT

Memotret Nusantara di Festival Musik Tembi 2015

matajiwa
matajiwa

“Selama tiga hari, festival ini menyuguhkan musik tradisi, musik kontemporer, hingga campuran keduanya yang membentuk bebunyian eksperimental. Saya sendiri selalu tertarik datang karena pilihan line up biasanya menghadirkan pertunjukan musik yang tidak biasa. Tahun ini, ada Matajiwa yang memainkan ethnic-rock dengan laku eksperimental, juga kelompok musik perkusif berbahan dasar tanah, Hanyaterra.”

Panorama Jazz Gunung Kaping Pitu

jazz gunung
jazz gunung

“Di usianya yang ketujuh, gelaran Jazz Gunung kali ini mengambil tema “Musik dan Alam Bersatu, Jazz Gunung Kaping Pitu”. Selagi konsisten dalam mendukung kancah jazz tanah air, Jazz Gunung juga memberi perhatian lebih terhadap lingkungan melalui program Sahabat Bromo.”

Dentuman Bising Sonicfair 2015

sonic fair
sonic fair

“..Secara keseluruhan, selain menyajikan deretan raja gedor telinga musisi metal domestik dan mancanegara, para penampil di Sonicfair 2015 juga berhasil menghadirkan energi liar mereka di atas panggung. Kritik utama tentu pada penentuan lokasi Ancol Beach City yang sulit untuk diakses, serta pertimbangan  harga tiket acara yang kurang bersahabat bagi para kantong metalhead..”

ALBUM REVIEW

Antiflag – American Spring, Brandon Flowers – The Desired Effect, Maudy Ayunda – Moments, Mumford & Sons – Wilder Minds, Besok Bubar – The Ultimate, Blur – The Magic Whip, Grand Kino & Sarasvati – Ballades, Metz – II, Muse – Drones, Mew – +-, Steve Aoki – Neon Future II, The Cribs – For All My Sisters, Unleash – Dawn of The Nine, Ringo Star – Postcard From Paradise, Silampukau – Dosa, Kota & Kenangan

MOVIE REVIEW

Another Trip To The Moon (Menuju Rembulan) – Ismail Basbeth

Montage of Heck – Brett Morgen

ROLL

Ismail Basbeth: Independen Boleh, Miskin Jangan

“..Buatku ada dua syaratnya: settle secara pemikiran maupun keuangan. Settle  secara keuangan bukan berarti turah-turah,yang penting jangan sampai merepotkan orang. Wong kamu kerja di  dunia  yang  namanya  film,  yang  perputaran uangnya besar. Kok bisa nggak hidup, yang goblok industrinya atau kamu?”

SETLIST

Stephanus Adjie (Down For Life)

COMMUNITY

Survive Garage: Bertahan dan Berdikari

“…Maka, atas nama usaha untuk mempertahankan ruang alternatif yang selama ini menjaga kebebasan para seniman mengekspresikan suara mereka, SURVIVE! Garage mengadakan KEEP THE FIRE ON!. Sebuah pameran fund rising yang diikuti oleh 77 orang seniman dengan 120 karya yang terkumpul mengisi penuh dinding ruang pameran dan art shop SURVIVE! Garage.”

DUEL

Miras!

Oneding (Snickers and The Chicken Fighters) vs Rey (Kelompok Penerbang Roket)

“Gak jelas peraturannya. Harusnya manusianya dikuatin, bukan minumannya dilarang.” – Rey

UPCOMING

Teori: Antitesis Sebuah Perubahan Nama

“Teori adalah ruang imaji. Ketika fatamorgana rasa bercampur aduk dalam spektrum warna, yang ada hanya goresan kecantikan problematika dunia. Dan mereka hanya ingin menyampaikannya lewat irama; bukan sesumbar belaka.”

Summer in Vienna: Cerita Piknik Musim Panas

“..Ditanya seputar konsep, ternyata mereka sepakat untuk menuduh ketidaksengajaan dan kebetulan lah yang banyak berperan. Gabungan komposisi musik yang enteng, melodi renyah, dan lirik-lirik bernuansa liburan ternyata tidak pernah mengalami proses penggodogan panjang.”

Kaveh Kanes: Menyelami Mimpi Teriknya Matahari

“Musik mereka memang terdengar janglydan sedikit fuzzy. “Sebenarnya, inspirasi kami adalah musik 80-an yang terdengar sedikit synth-pop. Itu mungkin karena latar belakang musik kami yang juga berbeda. Post rock yang cenderung banyak efeknya, rock yang cenderung keras, dan pop yang lebih berwarna,” lanjut Asad.”

Christabel Annora: Lelaku Lagu dan Viralnya

“Berbicara banyak soal pengalaman empiris, Ista mencoba berkarya dengan jujur. Inspirasi menulis lagu didapat dalam 24 jam kesehariannya. Apa yang dilihat dan dirasa kemudian disusun, diperindah, dan dilagukan tentunya.”

WARN!NG LADY

Rara Sekar: Larasati Dewasa Ini

“..Terlepas dari semua persona Rara Sekar sebagai musisi yang menawan, ia juga banyak terlibat dalam berbagai kegiatan sosial. Selepas menyelesaikan studinya, Rara Sekar sempat tergabung dalam KontraS. Awalnya, Rara Sekar diterima dalam program SeHAMA (Sekolah HAM untuk Mahasiswa).”

RHYME

The Pixies – Where is My Mind

“..Francis, seorang maniak surealisme, sedang menyampaikan pada dunia bahwa kita sedang dirundung keputusasaan. Seperti pepatah dan dongeng-dongeng, putus asa tak mengubah apa pun. “Where is My Mind” adalah sebuah gerakan untuk mendobrak keputusasaan, sebuah cermin diri untuk berubah.”

BLITZ

The Other Face

COLUMN

Bajak Bijak

“..Dalam pembajakan sebuah karya intelektual, saya kira perlu standar ganda. Kita tidak bisa berada pada posisi pro atau anti pembajakan. Ya, walaupun itu pilihan jelas, tinggal pro atau anti. Tapi untuk bangsa ini, saya pikir malah tidak bijak jika mengambil salah satu sikap itu secara ortodoks. Begini, kita adalah bangsa yang hidup di negara dunia ketiga. Kebutuhan untuk menikmati karya-karya macam film, buku, musik itu memang penting, tapi bukannya kita masih harus berkutat ke hal-hal esensial untuk bertahan hidup?”

Kenapa Guru Seni Musik Suka Pulang Duluan

“..Padahal, menurut Plato, musik menduduki salah satu posisi terhormat di tataran kebutuhan akademis, lantaran tak ada satu pun disiplin lain yang sanggup merasuk ke dalam jiwa melebihi kapasitas irama dan harmoni. Bersama senam atau olahraga, musik berulangkali disebut sebagai landasan ideal guna mencari dan menghidupkan rasa keadilan—sesuatu yang diulas sedemikian rupa di mahakaryanya, Republic.”

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.