close

Payung Teduh, One Intimate Night

20130529-130352.jpg

Takut Jogja tercoreng namanya gara-gara kemaren? Gak bakalan! Jogja tetep tempat asik untuk bermusik. Tenang aja, kita pasti dateng lagi ke Jogja. Pasti.” – Is

Meskipun gagal tampil di Locstock Festival hari kedua, Payung Teduh tetap tampil di Yogyakarta pada Minggu (26/5). Is, Comi, Ivan, dan Cito tak mau kehilangan kesempatan mencicipi keriuhan publik Jogja dengan tampil sederhana di Legend Café Kotabaru. Tempat yang sempit dan kurang kondusif untuk sebuah gig tidak menghalangi dorongan Payung Teduh untuk menghibur khalayak Yogyakarta.

Acara dimulai pukul 17.30 setelah sempat terjadi pemindahan posisi panggung akibat rintik hujan. Suasana sangat padat dan hangat. MC Gandos dan Doni, yang juga MC di acara Locstock kemarin, mengawali acara dengan mengajak penonton berdoa bersama atas tragedi yang menimpa ketua punggawa Locstock. Doa pun dipimpin oleh Is, dan setelah itu keempat personil Payung Teduh mulai mendentingkan alunan lagu yang menggetarkan venue.

Tampil tanpa setlist dan panggung yang sangat seadanya, Payung Teduh memulai dengan lagu “Berdua Saja”. Sontak suara penonton yang bernyanyi bersama pun memenuhi Legend Café. Langsung dilanjutkan dengan “Angin Pujaan Hujan”, salah satu lagu yang tidak pernah ketinggalan dibawakan. Energi penonton untuk tetap sing along pun tidak habis-habis. Terbukti dari lagu “Rahasia”, “Kucari Kamu” dan “Untuk Perempuan yang Sedang di Pelukan” yang sukses dinyanyikan bersama.

Payung Teduh beberapa kali meminta request lagu dari penonton yang direspon dengan antusias. Dibawakanlah lagu ‘Resah’, yang membuat Payung Teduh cukup takjub akan feedback penonton. Kemudian dilanjutkan dengan ‘Tidurlah’, yang sayangnya menjadi lagu penghujung perjumpaan mereka malam itu. Acara harus dihentikan akibat adanya sedikit masalah perizinan dari pihak berwajib. Meskipun demikian, Payung Teduh sukses memberikan satu jam yang intim untuk Yogyakarta.

Salah satu penonton, Moli, menyatakan bahwa ia sudah puas akan penampilan Payung Teduh malam itu namun terasa kurang lama. Satu jam dan tujuh lagu memang terasa sangat kurang untuk Payung Teduh. Dalam acara tersebut, diedarkan pula toples penggalangan dana untuk tragedi ketua Locstock fest #2. Salut untuk Payung Teduh! [Warning/Edwina]

Event by : Payung Teduh dan Legend Café
Venue : Legend Cafe
Date : 26 Mei 2013
Man of The Match: Tanpa setlist dan performance tak berjarak
Rate: •••1/2

20130529-130142.jpg

foto oleh kontributor : Bisma Hakim

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response