close

‘Penyintas Tato’, Film Pendek Tentang Survivalitas Pemilik Tato

PT(1)

 

penyintas tato
penyintas tato

Sebuah kelompok yang terdiri dari tiga orang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta saat ini sedang menyusun sebuah film pendek tentang fenomena tato di Yogyakarta. Film yang diberi judul Penyintas Tato tersebut dibuat sebagai tindak lanjut dari mini riset yang berjudul Survivalitas Pengguna Tato di Era yang Masih Menyisakan Romansa Orde Baru yang mereka buat sebelumnya. Rencananya, film pendek berdurasi 15 menit tersebut akan diluncurkan pada Selasa (19/4) melalui situs Youtube Penyintas Tato.

Menurut rilis resmi yang diterima WARN!NG, judul Penyintas Tato dipilih sebagai representasi hasil mini riset kelompok yang terdiri dari oleh Angre Edvra, Yohanes Advent, dan Toto Sudiarjo yang menunjukkan bahwa tato sebagai sebuah tren dan budaya populer masih menyisakan stigma negatif. “Saya merasa nyaman dengan pandangan orang lain terhadap pribadi saya sebagai perempuan bertato, namun di dalam lingkungan kerja saya terkadang harus menerima sebuah sistem yang membatasi ekspresi saya melalui tato,” ujar Mozzamaria, salah satu tokoh dalam Penyintas Tato.

Tokoh yang masuk dalam film Penyintas Tato sangatlah beragam. Munir Kusranto dari Toxic Tattoo Indonesia adalah tattoo artist yang diwawancarai dan masuk dalam film ini. Kemudian, pakar budaya populer yang masuk dalam film ini adalah Suzie Handajani, Doktor dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada dan Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang.

Penyintas Tato akan menyuguhkan berbagai pandangan yang menghantar khalayak untuk menyimpulkan sendiri mengenai fenomena tato karena perkembangan tato sebagai produk budaya yang juga belum menemui simpulan akhir dalam masyarakat,” ujar Yohanes Advent. [contributor/Galang Aji Putro]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.