close

Pesan Berbahaya dan Sebebasnya dari Jason Ranti

Jason Ranti
Dok. Tirto

Dunia musik profesional Jason Ranti dimulai bersama band Stairway to Zinna. Bersama band ini Jason sempat mengeluarkan album Asisi (2012) serta album kompilasi Karol’s Trip to Zinna (2013) bersama Karon n Roll, That’s Rockefeller, dan Indische Party. Saat ini Stairway to Zinna masih eksis walaupun tidak begitu aktif tampil dan berkarya.

Awal bermusik konon pertama kali diajari abang-abang misterius di warung pinggir jalan sewaktu ia masih kecil. Namun karena kejenuhan bermain bersama band, sosok yang biasa dipanggil Jeje ini memutuskan untuk bermain solo. Sempat bercita-cita menjadi anggota dewan, namun akhirnya kalah bersaing dengan beberapa seniman politikus. Akhirnya, Jeje banting setir menjadi seorang solois.

Album solo pertamanya berjudul Akibat Pergaulan Blues dikerjakan dengan santai sejak akhir tahun 2016 dan berhasil dirilis di tahun 2017. Diinisiasi dan diproduseri oleh Junior Soemantri, album ini berisi 11 (sebelas) lagu. Bercerita tentang dirinya sendiri karena soal yang lain Jeje tak terlalu mengerti.

“Karena takdir dan pertanggungjawaban dengan sang pencipta,” ungkapnya ketika ditanya tentang alasan mengeluarkan album termasuk proses kreatif di balik pembuatan artwork album oleh dirinya sendiri. Dan bahwa lagu-lagu serta albumnya secara keseluruhan merupakan proses natural dirinya sebagai seorang musisi, “Alamiah,” imbuhnya kemudian.

Mengenai inspirasi albumnya, dengan berseloroh dia menyatakan “dari internet dan warung jamu, dari majalah Bobo terutama si Rongrong dan si Bona.” Seolah ingin menutupi kekritisan yang cukup dalam tentang situasi sekitar yang lalu kemudian menjadi inspirasi lagu-lagunya. Ketika ditanya tentang pemilihan gaya bertutur yang cenderung konyol, sarkastik namun menghibur, dengan singkat dia merespon, “jangan terlalu serius.” [WARN!NG/Unies Ananda Raja]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response