close

Pesta Rock di Kamis Yang Bising

FSTVLST (2)

 

FSTVLST
FSTVLST

 

Pukul 20.00 WIB, Sirati Dharma mencoba memanaskan crowd dengan shoegaze/dance punk. Kebisingan yang mereka ciptakan setidaknya mampu menyulut biak-biak api kecil dalam kerumunan massa. Sebelumnya acara dibuka lewat perform Dj Acum. Setelah Siranti Dharma, panggung diambil alih Arc Yellow, unit Grunge manis dari Depok yang tampil layaknya Cobain cs versi lebih sumringah. “Gak biasanya gua bisa lancar berkomunikasi sama audiens,” aku Gilang, sang gitaris-vokalis, yang malam itu memang cukup interaktif. Beberapa lagu dalam EP Mammals di gelontorkan dengan “Feeling Bad” sebagai penutupnya.

Petaka pun dimulai. Puluhan orang yang sedari tadi bersikap sopan di depan panggung, mendadak berubah menjadi liar, saling meludah, dan body surfing tak terelakan lagi. Kerusuhan terjadi, pemicunya adalah FSTVLST. Unit rock asal Jogja ini membakar kerumunan penonton dengan tembang-tembang andalan seperti: “Bulan, Setan, dan Malaikat”, “Tanah Indah Untuk Para Terabaikan, Rusak, & Ditinggalkan”, “Menantang Rasi Bintang”, “Setan Malaikat”, “Ayun Buai Zaman”, “Manisfesto”, “Mati Muda”, dll total 11 lagu mereka cekoki ke penonton. Meski mengaku kelelahan akibat terjebak kemacetan panjang di Indramayu, namun performa mereka benar-benar energik.

Kerusuhan yang terjadi tidak segera diredam begitu saja, The Brandals langsung mengokupasi panggung dengan single-single lawas mereka seperti: “Lingkar Labirin”, “Marching Menuju Maut”, “100 KM/Jam”, “Awas Polize”, dan “100% Kontrol”. Membuat kerumunan orang seketika menjadi lautan manusia karna tak hentinya crowd surfing. “Rully lagi berhalang hadir karna harus ke Malaysia,” ucap Eka. Malam itu Drexx dari Suri yang menguasai drumset Brandals. Membawakan sedikit lagu walaupun mereka menjadi penampil yang paling ditunggu menjadikan beberapa penonton merasa anti-klimaks. Seperti halnya Dittus yang datang dari Depok hanya untuk melihat Eka Annash cs ini, “kurang berasa banget, lagunya sedikit, kentang bro!”

Sesaat The Brandals menyudahi set-nya malam itu, kerusuhan dapat diredam oleh Morfem. Akhirnya, crowd tidak panas namun tidak pula seketika dingin. Single terbaru mereka “Rayakan Pemenang” digelontorkan. Dan yang paling penting adalah keterlibatan Frigi Frigi dalam set Morfem malam itu yang berhasil mengundang tawa. Yah, Morfem X Frigi Frigi seketika menjadi jenaka. Penetralisir dari efek dua band sebelumnya yang ciamik. Terlebih wardrobe Frigi yang membuat kita semua terperangah karena bingung. Dan single “Rayakan Pemenang” tadi pun menutup  pesta di Thusday Noise #5. (Alfian Putra)

 

 

ARC YELLOW
ARC YELLOW
MORFEMXFRIGI FRIGi
MORFEMXFRIGI FRIGi
FSTVLST
FSTVLST
FSTVLST
FSTVLST
BRANDALS
BRANDALS
warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response