close

Pesta Kustom Kulture bersama Kustomfest 2015

SONY DSC

Hilir-mudik kendaraan dengan mesin besar yang mencolok mata sepanjang akhir pekan kota Yogyakarta tumpek-blek di Kustomfest 2015 bersama sajian metal dan rockabilly yang identik dengan kustom kulture.       

Deadsquad
Deadsquad

Sebagai festival kustom kulture terbesar di Indonesia, Kustomfest kembali dihelat pada 3-4 Oktober 2015 lalu di Jogja Expo Center Hall, Yogyakarta. Menapaki umur keempatnya, Kustomfest 2015 kembali menjadi ajang berkumpulnya pelaku dan penggiat kustom di Indonesia untuk menampilkan karya-karya terbaiknya. “Pada edisi kali ini, Kustomfest 2015 mengusung tema Showin Soul yang merupakan representasi bagi pelaku industri kustom untuk menunjukan karya mereka dengan sepenuh jiwa, karya yang merupakan perwujudan proses yang jujur dan menjunjung tinggi nilai-nilai apresiasi dan nilai-nilai respect,” ujar Lulut Wahyudi, Director Kustomfest.

Kustomfest 2015 yang menghadirkan bermacam pertunjukan menarik karya kustom terbaik seperti Kustom Bike Show, Hot Rod, Kustom Car Show, Kustom Paint Battle dan masih banyak pertunjukan kustom lainnya. Yang perlu ditekankan ialah, dari setiap edisinya Kustomfest tidak pernah meninggalkan musik sebagai bagian dari kustom kulture itu sendiri sebab tidak hanya pesta bagi penggemar otomotif. Akan tetapi Selama dua hari tersebut juga ada arena hiburan yang akan memberikan berbagai performa yang siap menggetarkan indoor dan outdoor stage Jogja expo Center Hall. Penampilan dari band-band beraliran metal dan rockabilly yang lekat dengan kustom kulture macam Deadsquad, Navicula, The Hydrant, Serigala Malam, DPMB, KKK, The Sleting Down, Hanche Presley, NYK Guns, Gorilla Trampoline, Jamphe Johnson, DPMB, Alterego dan band-band lain yang tentu tidak kalah menghentak telinga.

Hari pertama, indoor stage sejak malam hari mulai diramaikan oleh Black Stocking yang memainkan musik triphop experience, Gorilla Trampoline dan Kereta Suzana yang menghibur lewat aksi rockabilly. Akan tetapi pusat perhatian malam itu ialah dua grup asal Bali yang siap menghujam malam pertama outdoor stage Kustomfest 2015 edisi kali ini. The Hydrant yang tampil tepat pukul 20.30 WIB naik panggung bersama aksi khas rockabilly dengan rambut klimis dan gestur atraktif terhadap publik Kustomfest menambah apik performa mereka. The Hydrant yang sukses membawakan nomor-nomor seperti “Boogie Cadillac”, “Hati-Hati Proyek” dan “My Music Is Rock N Roll” yang sejak menit awal mampu melecut penonton untuk ambil langkah berdansa ria.

navicula
navicula

Navicula berikutnya memulai performa di atas panggung yang diatur sangat tematik dan memikat khas Kustomfest. Gede Robi yang bercerita baru saja tiba dalam perjalanan dari India tak terlihat kewalahan meladeni antusias para penonton yang siap berjingkrak oleh hentakan green grunge ala Navicula. Setlist yang terencana mampu mendatangkan aura berkelas dari Navicula yang membawakan nomor-nomor jawara dari album Salto seperti “Menghitung Mundur” dan “Mafia Hukum” dari album Love Bomb. Yang menarik ialah di tengah penampilannya Dankie dan kolega mengkover “Semut Hitam” yang merupakan lagu legendaris milik God Bless. Gede Robi yang selalu berhasil melancarkan enerji kepada para penonton terbukti, sebab hingga nomor terakhir pun tak pelak penonton menyerukan We want more!!” dan ditanggapi dengan berfoto bersama penonton seraya memegang spanduk gerakan aksi ‘Bali Tolak Reklamasi’ sebagai bentuk perlawanan yang dilakukan Navicula dan berbagai elemen masyarakat atas praktek-praktek kerusakan alam di Bali khususnya di Tanjung Benoa, maka didengungkan “Refuse To Forget” lantang ke udara sebagai encore!

Jogja Expo Center yang terlihat semakin padat sejak sore di hari kedua perhelatan, tampaknya memang menjadi destinasi sentral untuk Jogja malam itu. Selain pameran yang semakin ramai oleh berbagai promo yang diberikan di dalam area Kustomfest 2015 selain itu tentu ujung tombak lucky draw ‘Jaran Kore’ yang akan memiliki tuan barunya. Akan tetapi penutup outdoor stage malam itu ialah raja gedor papan atas dalam negeri, yaitu Deadsquad yang terakhir kali menginjakan kaki di Yogyakarta sekitar dua tahun yang lalu. Sebelum langit menghitam dan setelah jeda magrib area outdoor stage telah diramaikan oleh rentetan sajian tuan rumah oleh DPMB yang tampil memukau, lalu Kiki & The Klan (KKK) dengan balutan orkes rockabilly yang cemerlang. Serigala Malam yang hadir sebagai pemuja hardcore tampaknya harus canggung oleh barikade yang terlampau jauh dengan panggung, namun hal itu bisa disiasati oleh Komeng yang mesti turun menkangkangi barikade untuk dapat menggila bersama penonton. Agresi pada nomor “Rage Generation”, “You Just Don’t Know” dan “Boyz In Da Hood” bersama DPMB dengan gagah diperagakan.

Arena outdoor yang semakin padat oleh pasukan jubah hitam, datang untuk meriuhkan kerumunan bersama Deadsquad yang didaulat mengokupasi panggung malam terakhir. Naiknya Andyan Gorust dan kolega ke atas panggung disambut gaduh oleh para metalhead yang cukup lama tidak dapat menyaksikan kedatangan Deadsquad di Yogayakarta. “Dimensi Keterasingan” digeber oleh nomor baru “Anatomi Dosa” hingga “Hiperbola Dogma Monoteis” sebagai nomor pamungkas, tata lampu dan sound di atas panggung yang prima dapat dioptimalkan oleh Deadsquad yang kali ini tampil tanpa Coki yang harus digantikan oleh David dari Djin. Hajaran bertubi-tubi sukses meluluh lantahkan kerumunan yang merespon dengan moshing dan wall of death.

Setelah semua acara di stage indoor dan outdoor telah dirampungkan maka kini datanglah puncak acara Kustomfest 2015, yaitu ‘Jaran Kore’ yang menjadi primadona sepanjang acara dan menjadi idaman bagi para setiap penonton yang telah membeli tiket seharga 50 ribu rupiah sekaligus sebagai peserta lucky draw. Setelah dilakukan undian pada akhirnya jatuh kepada pemenang asal Balikpapan yang tak menyangka keberuntungan jatuh kepadanya. Sukses untuk Kustomfest 2015, semoga semakin matang dan meriah di gelaran 2016! [WARN!NG/Dadan Ramadhan]

 

Event By : Kustomfest

Venue: Jogja Expo Center Hall

Date : 3 – 4 Oktober 2015

Man Of The Match : Navicula yang telah tampil garang sepanjang penampilan namun tetap mampu memberikan encore yang lebih beringas dalam “Refuse To Forget”.

 

Gallery Kustomfest 2015

Day 1

Day 2

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response