close

Prediksi 88th Academy Awards 2016

oscars-2016-melhor-filme_65ace965
oscar 2016 prediction
oscar 2016 prediction

Malam penghargaan Academy Awards ke-88 tinggal menghitung hari. Spike Lee tak hentinya menggerutu tentang minimnya partisipasi kulit hitam dalam nominasi tahun ini. Protes bising lain datang dari komunitas LGBT yang mengkritisi absennya nama Todd Haynes, seorang sutradara gay, dari nominasi sutradara terbaik untuk Carol. Judul yang banyak menuai pujian itu pun tidak mendapatkan nominasi Best Picture. Tapi biarkan yang putih tetap menjadi putih, dan yang menyimpang tetap menyimpang. Piala Oscar akan tetap berwarna keemasan.

Leonardo DiCaprio untuk keempat kalinya mengadu nasib dalam kategori Best Actor. Di kategori Best Cinematography, Emmanuel Lubeszki menghadapi persaingan ketat untuk mencetak hat-trick setelah Gravity dan Birdman. Sementara kategori persaingan di kategori Best Picture jauh dari kata jenuh. Berikut beberapa prediksinya.

Best Picture

spotlight
spotlight

Nominasi:

The Big Short

Bridge of Spies

Brooklyn

Mad Max: Fury Road

The Martian

The Revenant

Room

Spotlight

Seperti biasa, kategori Best Picture mendapatkan sorotan utama dalam setiap edisi Oscar. Namun, menentukan film yang berhak mendapatkan penghargaan tertinggi tahun ini bukanlah hal sepele. Pasalnya, dari delapan film yang dinominasikan, selalu ada setidaknya satu yang meninggalkan impresi besar bagi penonton. The Big Short dan The Martian yang awalnya dilabeli anak bawang mendapat respon positif, baik dari kalangan kritikus maupun penonton awam. Perihnya emosi dan pikiran yang tercabik-cabik juga masih terasa berminggu-minggu setelah menonton Room dan Spotlight. Jangan lupa pula dengan Mad Max: Fury Road yang telah menancapkan tolak ukur baru bagi film aksi. The Revenant boleh saja mengantongi 12 nominasi tahun ini, tapi nasibnya di kategori ini jauh dari kata aman.

Prediksi: Tidak ada kejutan jika The Revenant keluar sebagai pemenang. Namun, jika benar film, sebagai sebuah karya, adalah gambaran kritis dari keadaan sosial, maka sepantasnya Spotlight juara. Bagaimanapun, Fury Road akan selalu mendapatkan tempat khusus di hati.

 

Best Director

Mad Max: Fury Road
Mad Max: Fury Road

Nominasi:

Adam McKay (The Big Short)

George Miller (Mad Max: Fury Road)

Alejandro G. Inarritu (The Revenant)

Lenny Abrahamson (Room)

Tom McCarthy (Spotlight)

Awalnya, kategori ini merupakan duel maut antara brutalnya George Miller melawan Inarritu yang lebih flamboyan. Tapi, bukan berarti tiga nama lainnya begitu saja hilang dari peta persaingan. Langkah metodis Tom McCarthy dalam menggarap Spotlight nyatanya menghasilkan sebuah film yang secara komprehensif mendedah sebuah isu. Layaknya sebuah laporan berita kelas atas. Begitu pula dengan Lenny Abrahamson yang menghasilkan kisah kelam sarat esensi. Di sisi lain, eksperimentasi Adam McKay di luar genre komedi secara umum juga membuahkan hasil positif. Seperti yang sempat disinggung, mangkirnya nama Todd Haynes, dan Ridley Scott, sangat disayangkan.

Prediksi: Adam McKay terdengar seperti pilihan tidak lazim. Namun, bukan hal mudah untuk mengangkat krisis ekonomi tahun 2007 yang membosankan menjadi film sekaliber The Big Short. Tetap saja George Miller adalah patokan utama kategori ini.

 

Best Actor

the revenant
the revenant

Nominasi:

Bryan Cranston (Donald Trumbo, Trumbo)

Matt Damon (Mark Watney, The Martian)

Michael Fassbender (Steve Jobs, Steve Jobs)

Leonardo DiCaprio (Hugh Glass, The Revenant)

Eddie Redmayne (Lili Elbe, The Danish Girl)

Ada yang bilang penghargaan Oscar terbesar sebenarnya jatuh kepada para aktor, baik peran utama maupun pendukung. Mungkin ada benarnya. Ibarat bermain sepak bola, seorang aktor akan menempati posisi penyerang, bertugas mengeksekusi umpan-umpan menjadi hal konkret, yaitu gol. Maka dari itu, diperlukan kecerdasan tersendiri bagi para aktor untuk memilih peran yang tepat bagi mereka. Satu hal yang mungkin belum dipelajari Eddie Redmayne. Pamor Michael Fassbender semakin meningkat dengan perannya sebagai Steve Jobs. Meski secara pribadi, performanya di Macbeth lebih eksplosif dan lebih pantas untuk dinominasikan. Setelah sukses menjadi seorang kingpin, Bryan Cranston kini dituduh sebagai seorang komunis dalam Trumbo. Sementara itu, DiCaprio masih kembali menunggu Oscar pertamanya lewat penampilan mentah dan sadis di The Revenant.

Prediksi: Semoga doa terbaik selalu menyertai Leonardo DiCaprio.

 

Best Actress

45 Years
45 Years

Nominasi:

Cate Blanchett (Carol Aird, Carol)

Brie Larson (Joy “Ma” Newsome, Room)

Jennifer Lawrence (Joy Mangano, Joy)

Charlotte Rampling (Kate Mercer, 45 Years)

Saoirse Ronan (Ellis Lacey, Brooklyn)

Setengah sumbangsih pesona Carol bisa dibilang berasal dari akting berkelas Cate Blanchett. Meski sejatinya, Charlotte Rampling membawakan performa yang lebih manjur di 45 Years. Namun, aksi manis Saoirse Ronan bisa menjadi kuda hitam dalam kategori ini. Sementara Brie Larson terlihat semakin matang setelah mampu menjadi jangkar emosional sepanjang Room yang menyiksa batin.

Prediksi: Setelah Short Term 12 dan Room, potensi Brie Larson tentunya semakin tidak perlu dipertanyakan lagi. Tapi entah itu cukup atau tidak untuk menggeser Charlotte Rampling tahun ini.

 

Best Supporting Actor

spotlight
spotlight

Nominasi:

Christian Bale (Michael Bury, The Big Short)

Tom hardy (John Fitzgerald, The Revenant)

Mark Ruffalo (Michael Rezendes, Spotlight)

Mark Rylance (Rudolf Abel, Bridge of Spies)

Sylvester Stallone (Rocky Balboa, Creed)

Sama seperti Michael Fassbeneder, Tom Hardy mendapatkan nominasi untuk film yang tidak dikira. Bedanya, akting Tom Hardy di The Revenant memang lebih pantas untuk dijagokan. Keikutsertaan Sylvester Stallone dalam nominasi tahun ini pun menjadi catatan manis bagi para penggembar Rocky Balboa. Walaupun tidak mengambil banyak sorotan, Stallone berhasil mengenalkan mantan petinju legendaris tersebut kepada generasi baru dalam Creed. Mark Ruffalo juga muncul sebagai pemimpin persaingan dengan akting rapihnya sebagai Mark Rezendes.

Prediksi: Jika terserah Saya, semua aktor dalam Spotlight akan mendapatkan penghargaan kolektif. Namun, Saya harus berpuas diri dengan kemenangan Mark Ruffalo.

 

Best Supporting Actress

carol
carol

Nominasi:

Jennifer Jason Leigh (Daisy Domergue, The Hateful Eight)

Rooney Mara (Therese Belivet, Carol)

Rachel McAdams (Sacha Pfeiffer, Spotlight)

Alicia Vikander (Gerda Wegener, The Danish Girl)

Kate Winslet (Joanna Hoffman, Steve Jobs)

Tidak banyak yang bisa diperbincangkan dalam kategori ini. Kate Winslet boleh terlebih dahulu mendapatkan penghargaan di Golden Globe kemarin. Sementara Jennifer Jason Leigh mewakili satu judul yang cukup membelah opini tahun lalu, The Hateful Eight. Kendati demikian, kemampuan Rooney Mara, bersama Cate Blanchett tentunya, untuk mendorong Carol agaknya sulit untuk ditandingi.

Prediksi: Peruntungan Rooney Mara sepertinya baik-baik saja.

 

Best Original Screenplay

inside out
inside out

Nominasi:

Bridge of Spies (Matt Charman, Ethan Coen, dan Joel Coen)

Ex Machina (Alex Garland)

Inside Out (Pete Docter, Meg LeFauve, Josh Cooley, dan Ronnie del Carmen)

Spotlight (Tom McCarthy dan Josh Singer)

Straight Outta Compton (Jonathan Herman, Andrea Berloff, S. Leigh Savidge, dan Alan Wenkus).

Masuknya Inside Out dalam kategori ini tentu bukan hal biasa. Namun, keunikannya cukup sampai di situ. Best Original Screenplay tahun ini dipadati naskah-naskah rapih. Mulai dari biopic NWA hingga fantasi mengenai keresahan atas eksistensi manusia yang tidak lama lagi akan sia-sia di mata kecerdasan buatan. Semua naskah di sini dengan cemerlang menjadi tulang punggung narasi dari awal hingga akhir pemikiran. Popularitas Bridge of Spies akan sangat membantu peluangnya menjuarai kategori ini, selain memang karena kualitasnya yang di atas rata-rata. Namun, Spotlight tentunya menjadi pesaing terberat. Sementara Ex Machina pun tidak boleh dilupakan, meski peluang yang dimiliki sejatinya tidak terlalu besar.

Prediksi: Bridge of Spies, Spotlight dan Ex Machina agaknya harus puas dengan predikat “People’s Champion.”

 

Best Adapted Screenplay

Room
Room

Nominasi:

The Big Short (Adam McKay dan Charles Randolph)

Brooklyn (Nick Hornby)

Carol (Phyllis Nagy)

The Martian (Drew Goddard)

Room (Emma Donoghue)

Jarak tak lagi bisa terlihat di kategori Best Adapted Screenplay. Kelima adaptasi naskah yang tertera menjadi kekuatan tersendiri di masing-masing filmnya. Naskah Steve Jobs yang sebelumnya memenangkan Best Screenplay di 73rd Golden Globe Awards memang absen di dua kategori penaskahan. Fakta ini justru membuat persaingan menjadi semakin menarik untuk diperkirakan. The Martian banyak berhutang kepada naskahnya yang sederhana namun efektif. Sementara akting gemilang Brie Larson tidak lepas dari cerdasnya Emma Donoghue mengadaptasi novelnya sendiri ke layar lebar. Selain sebagai sutradara, Adam McKay juga berkerja dengan baik dalam menggarap naskah The Big Short bersama Charles Randolph.

Prediksi: Room Atau The Big Short, keduanya memiliki kesempatan yang sama besar.

 

Best Animated Feature

inside out
inside out

Nominasi:

Anomalisa

Boy And the World

Inside Out

When Marnie Was There

Shaun the Sheep

Tidak ada persaingan sama sekali dalam kategori ini. Pixar akan kembali berjaya dengan Inside Out. Cerita yang otentik dan inovatif mungkin tidak bisa tertandingi oleh film lainnya, kecuali Anomalisa. Sayangnya Masterpiece terbaru Charlie Kaufman pastinya kalah populer dengan Inside Out.

Prediksi: Inside Out, sangat disayangkan bagi Anomalisa.

 

Best Documentary Feature

amy
amy

Nominasi:

Amy

Cartel Land

The Look of Silence

What Happened, Miss Simone?

Winter of Fire: Ukraine’s Fight for Freedom

Film manapun yang memenangi kategori ini akan selalu menjadi pilihan yang tepat, mulai dari Citizenfour hingga 20 Feet From Stardom. Biasanya pula, pemenang kategori ini sudah bisa ditebak sejak lama. The Look of Silence melanjutkan kesuksesan The Act of Killing yang juga pernah dinominasikan beberapa tahun lalu. Kedua film tersebut mampu membuka mata akan salah satu bagian tergelap dalam sejarah Indonesia. Dampaknya bisa dibilang cukup besar, terutama di Indonesia sendiri. Namun, kembali lagi, Academy Awards selalu menjadikan popularitas sebagai tolak ukur besar di samping substansi. Maka jangan heran kalau akhirnya Amy yang menjadi pemenang.

Prediksi: The Look of Silence membawa pesan yang kuat, namun Amy sendiri tidak kalah menarik.

 

Best Cinematography

sicario
sicario

Nominasi

Carol (Ed Lachman)

The Hateful Eight (Robert Richardson)

Mac Max: Fury Road (John Seale)

The Revenant (Emmanuel Lubezki)

Sicario (Roger Deakins)

Melihat dua edisi Oscar sebelumnya, pencapaian teknis bisa dibilang menjadi pertimbangan besar untuk menentukan sinematografi terbaik. Emmanuel Lubezki dengan pantas memenanginya lewat Gravity dan Birdman. Penggunaan cahaya natural dalam The Revenant awalnya menjadi tiket pasti baginya untuk memenangi kategori ini dalam tiga tahun terakhir. Namun, jangan lupakan John Seale dan Roger Deakins yang sukses membahasakan Fury Road dan Sicario dengan vulgar.

Prediksi: Tidak akan menjadi hat-trick yang mudah bagi Lubezki. Jika Leonardo DiCaprio bisa memutus paceklik Oscar tahun ini, hal yang sama juga bisa terjadi pada Roger Deakins.

 

Selain kategori yang dibahas di atas, berikut prediksi pemenang dari kategori lainnya.

Best Editing: Tom McArdle (Spotlight)

Best Visual Effect: Chris Corbould (Star Wars: The Force Awakens)

Best Foreign Language Film: Son of Saul (Hungaria)

Best Documentary – Short Subject: Body Team 12

Best Live Action Short Film: Shok

Best Animated Short Film: World of Tomorrow

Best Original Score: Ennio Morricone (The Hateful Eight)

Best Original Song: “Earned It” oleh The Weeknd (Fifty Shades of Grey)

Best Sound Editing: Alan Robert Murray (Sicario)

Best Sound Mixing: Chris Jenkins, Gregg Rudloff, Ben Osmo (Mad Max: Fury Road)

Best Production Design: Colin Gibson (Mad Max: Fury Road)

Best Makeup: Lesley Vanderwalt, Elka Wardega, dan Damian Martin (Mad Max: Fury Road) 

Best Costume Design: Sandy Powell (Cinderella)

 

[WARN!NG/Kevin M.]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response