close

Saat Aphrodite Menyapa Yogyakarta

aIMG_7853

Malam itu hujan bulan November luput menyapa. Seperti merayakan cerahnya malam, sorak sorai pun berkumandang dari halaman depan Kampus Fisip Universitas  Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Sabtu itu (23/11), Mustika Maya Atma Jaya Yogyakarta mempersembahkan gelaran Sound Of Aphrodite. Dengan mendaulat Stars and Rabbit sebagai guest star dan ditemani Apollo 10, pesta malam itu berlangsung penuh cinta dan dentuman ska.

Stars and Rabbit © Warningmagz
Stars and Rabbit © Warningmagz

Panggung dibuka dengan penampilan beberapa band seperti Indiego, Fresh Mango, dan Blind Aphrodite. Meskipun penonton masih malu-malu dan bersembunyi di sisi-sisi venue, namun aksi ketiga band ini cukup prima, terutama Blind Aphrodite, dengan lagu-lagu mereka yang menyuarakan perdamaian dan sepercik sentuhan biola nada karawitan.

Giliran gejolak ska yang merasuki panggung kala El Payaso dan Apollo 10 mendapat giliran main. Penonton pun mulai berjejal menyusupi venue dan bergoyang dahsyat. El Payaso tak hanya membawakan gegap gempita ska saja namun juga guyonan cair yang disambut ramai penonton, menilik mayoritas personil yang merupakan mahasiswa kampus tersebut. Energi pun melimpah saat Apollo 10 menjajal panggung dan membawakan nomor-nomor mereka. Penampilan ciamik Apollo 10 pun ditutup dengan “Jogja Rude Boys Jogja Skinhead” yang diramaikan body-surfing dan hentakan penonton.

Aphrodite, dewi cinta dan kecantikan Yunani, yang menjadi tajuk pertunjukkan malam itu seolah menampakkan dirinya dalam sosok Elda, vokalis Stars and Rabbit. Ia tampil dengan bertahtakan mahkota bunga marigold. Stars and Rabbit mengokupasi panggung disambut dengan riuh penonton, dan dimulailah alunan nada lagu “I’ll Go Along” ditemani vokal child-like kekhasan Elda.

Langsung dirapel dengan nomor “Catch Me”, malam itu Elda dan Adi ditemani oleh seorang keyboardist kawannya, Vicky. Elda kemudian menyapa penonton dan menyatakan kebahagiannya tampil di lokasi familiar, “Aku seneng banget bisa tampil di kota sendiri lagi, karena kita memang jarang banget tampil di Jogja. Dan aku tuh anak Atma juga lho, tapi di kampus sebelah,” ucapnya dengan tawa. Dilanjutkanlah performa malam itu dengan “The House”.

Tak berhenti sampai di situ, Stars and Rabbit terus memanjakan penonton. Kharisma bak Aphrodite pun menguar pada lagu-lagu mellow “Like It Here” dan “Summer Fall”. Seperti tak mau membagikan kesedihan lagi, nada ceria “Rabbit Run” dibawakan dan diiringgi pula oleh nyanyian penonton. Satu hal yang membuat iri, ada satu penonton yang diajak Elda naik ke panggung karena terus-menerus melemparkan kata dan guyonan cinta pada Elda. Penonton beruntung tersebut langsung mendapat pelukan dan satu boneka kelinci besar dari Elda.

Bergegas merapikan fokus ke penampilan lagi, kali ini “Worth It” yang dilantunkan duo akustik ini. Alunan lagu andalan ini pun berimbas pada sing-along yang ramai mengudara. Tidak lupa, Stars and Rabbit pun membawakan lagu baru mereka bertajuk “Old Man Finger”. Perhelatan malam itu pun disudahi dengan lagu yang mengisahkan kenangan cinta masa lalu Elda, “Man Upon The Hill”. Akhir kata, Aphrodite pun sukses menebarkan butir cintanya malam itu di Yogyakarta. (Warn!ng/Edwina Primananda)

 

Event by: Mustika Maya Fisip UAJY

Date: 23 November 2013

Venue: Halaman depan Kampus FISIP UAJY

Man of the match: Penampilan Elda yang all-out dengan mahkota marigold dan menyiapkan hadiah boneka besar untuk penonton.

Warning level••1/2

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response