close

Sajama Cut Lepas Video Klip Terbaru

sajama-cut-2016
Sajama Cut
Sajama Cut

 

Bagi sebuah band, terus melakukan inovasi merupakan perkara yang wajib dipenuhi. Selain guna mempertahankan eksistensi, juga untuk mengasah daya olah kreasi yang tak pernah berhenti. Kedua hal tersebut nyatanya menjadi pedoman dalam menjaga karir band agar tetap berjalan awet. Beberapa waktu lalu, Sajama Cut—unit alternative rock dari Jakarta—merilis single yang bertajuk “Dinner Companion” dan “Terdampar” dalam format kaset. Dilepas bertepatan dengan hajatan Record Store Day, seluruh kaset yang dipublikasikan oleh Leeds Records itu terjual habis. Bahkan, pihak Leeds Records musti mencetak ulang demi memenuhi ekspektasi pasar. Melihat gelagat antusiasme dari publik yang cukup bergairah, Sajama Cut pun memutuskan untuk membuat video klip “Terdampar”.

“Terdampar” sejatinya merupakan versi baru yang direkam ulang oleh Marcel Thee (vokal), Dion Panlima Reza (gitar), Hans Citra Patria (kibor), Randy Apriza Akbar (bas), dan Banu Satrio (drum). Menggandeng Telebising (Dmaz Brodjonegoro/TB Putera) sebagai sutradara, Goenrock sebagai director of photography, dan Lala Bohang sebagai talent, “Terdampar” digarap layaknya video-video yang biasa kita lihat di media sosial seperti Instagram dan Vine. “Konsep video untuk millenials. Video gaya Instagram dengan visual yang menipu mata. Idenya sih karena sering lihat foto-foto makanan di media sosial yang selalu top angle. Kayaknya lucu kalo diaplikasikan ke video,” ucap TB Putera.

Vokalis Sajama Cut, Marcel Thee, mengaku kerjasama tersebut terwujud karena dirinya adalah fans karya-karya dari TB Putera. “Gue lumayan nge-fans dengan video-video Vine TB Putera yang kreatif editan-editannya. Jadi waktu kita kemarin me-remake “Terdampar”, kita terpikir kenapa gak kerjasama aja dengan dia untuk membuat sebuah video yang berkonsep kreatif. Syukur-syukur hasilnya seru banget. Keterlibatan yang lain – Dmaz, Lala, dan Goenrock benar-benar menambah unsur maut-nya video ini, menurut gue,” papar Marcel.

Sajama Cut terbentuk pada tahun 1999 di Jakarta. Dikenal sebagai salah satu band yang meledak pada era musik independen awal 2000-an, mereka telah merilis 4 (empat) album dan sejumlah  mini album yang banyak mendapatkan pujian dari khalayak dan kritisi musik dalam ataupun luar  negeri. Selain itu juga berpartisipasi di beberapa soundtrack maupun album kompilasi, termasuk di antaranya  film Janji Joni hingga JKT: SKRG yang legendaris. Single mereka. “Less Afraid,” “Fallen Japanese,” “Alibi,” “Painting/Paintings”, dan “Fatamorgana” menembus posisi pertama di beberapa chart di radio.

Album teranyar mereka Hobgoblin, dirilis pada Juni 2015 di bawah naungan Elevation Records dalam format vinyl 12″, CD, dan kaset. Menurut catatan, cetakan pertamanya terjual habis sebanyak 1000 kopi.  Dalam album ini, Sajama Cut berkolaborasi dengan 20 pelukis, ilustrator, penulis puisi, videografer dan sutradara sebagai bentuk kampanye promosinya. [WARN!NG/Muhammad Faisal]

Video klip “Terdampar” by Sajama Cut x Telebising

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.