close

Sajama Cut Rilis Mini Album ‘Bloodsport EP’

Sajama Cut 2015 – 5

Sajama Cut 2015 - 5

Menyusul kiprah Hobgoblin sebagai salah satu rilisan lokal paling dirayakan tahun ini, “Bloodsport” selaku single pertama album terbaru Sajama Cut tersebut turut menuai animo tersendiri. Lewat spirit berkarya yang masih berapi, band asal ibukota itu segera meresponnya dengan meluncurkan mini album bertajuk Bloodsport EP.

Dirilis dalam format digital, Bloodsport EP merupakan produk kolaboratif interpretasi musisi lain terhadap lagu “Bloodsport”. Terdapat empat lagu di dalamnya yang merupakan gubahan ulang dari Neonomora, Sirati Dharma, Bin Idris (Sigmun), dan Pandu Fuzztoni (Morfem), yang secara utuh dapat diunduh secara gratis di sini (http://www.deathrockstar.club/neonomora-pandu-fuzztoni-bin-idris-dan-sirati-dharma-meng-cover-bloodsport/).

Apresiasi yang diraih oleh “Bloodsport” sebelumnya memang telah merambah ke tahap adanya karya-karya gubahan ulang amatir yang dikirimkan ke alamat surat elektronik dan situs-situs media sosial Sajama Cut. Hal ini lantas mendalangi kelahiran konsep proyek Bloodsport EP.

“Ini menginspirasi kami untuk mengontak beberapa sahabat musikal Sajama Cut untuk membantu proyek kecil ini. Dan indahnya, mereka juga langsung merespons dengan positif. Lagu kover selalu memberikan perspektif baru tentang lagu Sajama Cut sendiri yang kami kira kami kenal,” tukas Marcell Thee, seperti dikutip dari rilis resmi yang diterima WARN!NG.

Menurut motor utama Sajama Cut itu, nomor “Bloodsport” memang merupakan karya pembuka jalur interpretasi yang lapang bagi musisi lain, untuk nantinya memantik “penyusunan yang berbeda-beda dari otak kreatif yang juga beda-beda.”

“’Bloodsport’ adalah lagu yang secara aransemen memiliki kemiringan repetisi lirik yang menyederhanakan konsep kata-kata, dikontras dengan komposisi yang dimulai dengan umum—verse -chorus namun lari menuju breakdown, bridge, dan outro yang kurang lazim—setidaknya dalam konteks musik pop,” paparnya. “Selalu asik mendengarkan bagaimana orang mendengar musik Anda, dan parts apa saja yang bagi mereka paling nyaman di telinga.”

Dalam sumber yang sama, Marcell juga kedapatan membocorkan rencana untuk menggelar pesta peluncuran album Hobgoblin pada pertengahan bulan Agustus mendatang. Namun, ia masih menjaga rapat informasi waktu dan tempat penyelenggaraanya secara detil.

 

Selain mendatangkan deretan musisi tamu menjanjikan—baik lokal seperti Ken Jenie (Jirapah) atau internasional semisal Will Long dari Celer—Hobgoblin juga hadir bersama sebuah artbook yang mengoleksi refleksi visual akan setiap lagu di dalamnya. Kolaboratornya pun komplet terdiri dari seniman, ilustrator, penulis puisi, artis kolase, dan fotografer: Eric Krueger, Dwiputri Pertiwi, Ebes Rasyid, Aditya Kuncoro, Ivan Timona, Raditya Ramadhan, Banu Satrio, Katherine Karnadi, Mufty “Amenk” Priyanka, dan masih banyak lainnya. [WARN!NG/Soni Triantoro]

 

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response