close

[Album Review] Sangkakala – Heavy Metalithicum

sangkakala
sangkakala

Sangkakala Heavy Metalithicum

Sangkakala Records [Self Released]

Watchful Shot : Tong Setan Rock Live Like At Roller Coaster

[yasr_overall_rating size=”small”]

 

Pendengar yang belum terlanjur menyaksikan aksi live Sangkakala bisa jadi akan terhenti sebelum menyelesaikan keseluruhan Heavy Metalithicum pada kesimpulan: album retrospeksi komunitas ROXX atau Power Metal. Tapi bagi yang sudah pernah ternganga atas huru-hara vokalis Blankon sekawanannya di atas panggung, mereka tak akan menekan tombol stop sebelum mendapatkan endingnya. Disertai boxset glamrock meriah (Anda boleh curiga mereka sempat mencari cara untuk memasang kembang api di boxsetnya), pengalaman visual itu coba di stimulasikan kembali lewat nuansa live yang dikonsep. Narasinya matang – urutan lagu disesuaikan dengan rutinitas setlist live diimbuhi sorakan penonton bersahutan dengan ceplas-ceplos ala Blankon. Jika anda mencari-cari intermeso yang mengocok perut, Macanista EP lebih menggelakan tawa, tapi di sini mereka memang lebih serius dengan sound mantap yang menegaskan bahwa yang sedang direkam ini bukan lawakan, ini memang heavy metal.

 

“Into The Row” adalah sebuah intro yang menjalankan perannya dengan baik sebelum disambut “Rock Live At Roller Coaster” dan “Sangkakala”, tipikal rock anthem easy shouting. Meski dengan gaya lirik yang tiri di album ini, nomor “Hotel Berhala” asal kancah punk tetap layak dinikmati sebagai sebuah lagu Sangkakala. Justru “Kawan X Lawan” yang terdengar seolah sang vokalis dipaksa menyanyikan lagu orang yang salah ia pilih. Mungkin itu adalah intermeso yang dicari, sebelum “KANSAS” muncul sebagai lagu anthem (yang kesekian kalinya).

 

Dan seperti sahnya sebuah salat, diawali dengan takbiratul ikram, diakhiri dengan salam, demikian juga dengan Sangkakala, diawali dengan “Into The Row”, diakhiri dengan “Tong Setan”, sebuah distorsi yang mengaum ganas mentransportasikan imaji depan panggung Sangkakala ke landasan pacu barisan RX King. Beruntung jumlah lagu yang minim tak cukup membuat mereka stres untuk memasukan lebih dari 1 “Tong Setan” di album ini – seperti kebiasaan live. Sebagai ganti, versi akustik “Sangkakala” dapat menambal kekosongan. Jangan lewatkan Heavy Metalithikum jika anda termasuk di antara Macanista sejagad raya, Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Sangkakala), Alutista (Alat Utama Sistem Macanista), dan SPG (Sangkakala Promotion Girl). [WARN!NG/Soni Triantoro]

Tags : sangkakala
warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response