close

Senator AS Meminta Resolusi Tragedi G30S

9079740152_e555011972

 

Tragedi pembantaian massal di tahun 1965 rupanya tidak hanya mengundang perhatian masyarakat Indonesia saja. Tom Udall, Senator New Mexico, Amerika Serikat turut menuntut resolusi terkait rekonsiliasi tragedi tersebut. Berbarengan dengan peringatan 50 tahun salah satu kejadian kelam dalam sejarah Indonesia, Tom Udall kembali mendesak jajaran Senat Amerika Serikat untuk menaruh perhatian kepada masalah ini.

Pada tanggal 1 Oktober 1965, enam Jendral Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dibunuh. Oknum yang dijadikan kambing hitam tak lain adalah Partai Komunis Indonesia (PKI). Kejadian ini pula yang menjadi pembenaran akan pembantaian PKI di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto. Jumlah korban yang jatuh sendiri diperkirakan menyentuh angka jutaan. Termasuk di antaranya sederetan kaum intelektual, serikat pekerja, hingga wanita dan masyarakat umum yang dituduh terlibat dengan PKI.

Senator Udall menilai kejadian ini sebagai kekejaman terbesar dalam sejarah Indonesia. Ia juga memaparkan alasan di balik kepeduliannya terhadap isu ini. “Selama pembantaian tersebut berlangsung pemerintahan Amerika Serikat turut mendukung Indonesia baik dari segi militer dan finansial,” tukas Senator Udall.

Selain itu,Senator Udall juga menuntut keadilan terhadap para oknum yang terlibat dalam pembantaian tersebut. Kesetaraan terhadap keturunan para korban yang hingga kini masih tersingkirkan juga menjadi agenda lainnya. “Pemerintahan Amerika Serikat mendukung segala usaha untuk menuntaskan yang menimpa sekutu kita, Indonesia,” tegas Udall. Sebelumnya pernyataan ini telah ia sampaikan berbarengan dengan hari HAM sedunia tahun lalu. [WARN!NG/Kevin M.]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response