close

Shaggydog Luncurkan Album ‘Putra Nusantara’ di Hari Peringatan Kemerdekaan

putra nusantara

 

putra nusantara
putra nusantara

Setelah hampir tiga tahun bergelut dalam proses kreatif, akhirnya Shaggydog kembali dengan album terbaru yang diberi tajuk Putra Nusantara. Album keenam ini merupakan buah hasil perjuangan panjang dari musisi asal Sayidan ini untuk mewujudkannya, sebab ini menjadi sebuah gubahan karya dari Shaggydog pasca memilih untuk kembali mandiri. Yang membuat semakin menarik dari album ini adalah pada tanggal sakral perilisannya, yaitu bertepatan dengan hari peringatan kemerdekaan Indonesia.

Putra Nusantara yang dirilis dalam format digital ini terdiri dari 12 nomor yang sebagian besar mungkin terdengar cukup familiar karena sudah dirilis sebelumnya melalui beberapa single terpisah maupun kompilasi semisal nomor “Putra Nusantara”, “Bolamania” dan “Kamu Di Hatiku”. Akan tetapi keseluruhan materi tersebut telah direkam kembali di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja oleh sound engineer ternama Jogjakarta, Eko “Pak Ting” Supriyanto, serta dimastering di Abbey Road Studio, London, oleh Andy Walter.

Para pendengar setia Shaggydog dipastikan akan menghadapi sensasi tak biasa ketika dihadapkan karya-karya terkini dari sang peracik yang masih terdiri dari Heruwa, Richard, Raymond, Bandizt, Lilik dan Yoyo tersebut. Sebab sisi musikalitas Shaggydog yang mereka sebut “Doggy Style”, kini terdengar berkembang lebih luas di album terbarunya. Ska dan reggae yang telah menjadi identitas, dipadukasihkan dengan unsur genre musik lain seperti rap, jazz, dub, elektronika sampai suluk (tembang berbahasa Jawa) yang akan terdengar berpadu-padan dengan mesranya.

Beberapa musisi lain juga ambil bagian dalam album ini, seperti Iwa K yang nge-rap di nomor “Putra Nusantara” serta Sujiwo Tejo dengan permainan saksofon sekaligus menembangkan Suluk untuk “Pion”. Ada juga Riri Everyday yang menyumbangkan vokal latarnya yang nge-jazz pada “Kamu Di Hatiku” lalu Danar Souljah juga membantu sebagai vokalis tamu pada beberapa lagu. Terdengar pula teknik scratch dari DJ Kateratchy di “Bianglala” serta alunan harmonika musisi dari Jepang, Tony The Weed, pada nomor “Kere Hore”.

shaggydog
shaggydog

Tidak hanya melibatkan seniman musik, Shaggydog juga mengikut sertakan seniman bidang lain untuk kontribusi dalam album ini. seniman tersebut adalah Agan Harahap yang selama ini dianggap sebagai maestro seni photoshop di indonesia. Kepiawaian Agan menbawanya untuk didapuk sebagai artworker untuk cover depan album Putra Nusantara. Berbeda dengan disiplin yang selama ini membuatnya dikenal khalayak, Agan merumuskan sebuah pendekatan lain yaitu teknik arsir dan gradasi dalam mereka ulang filosofi kata Putra Nusantara.

Menurut rilis resmi yang diterima WARN!NG, terhitung sejak tanggal 17 Agustus 2016, Shaggydog juga melepas sebuah single beserta musik video yang bertitel sama dengan album ini secara serentak ke berbagai media radio. Sekilas lagu jawara ini memang terdengar berbeda dengan karakteristik dari Shaggydog selama ini, hal ini seakan menunjukan perkembangan yang Shaggydog alami dalam berkarya. Tembang yang kaya akan kritik terhadap pembangunan dan bermacam permasalahan bagi generasi muda ini membalut koor murid SD di akhir lagu. [WARN!NG/Dadan Ramadhan]

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.