close

[Movie Review] The Judge

the judge

Director : David Dobkin

Duration: 142 minutes

Casts : Robert Downey Jr., Robert Duvall, Sofia Vergara, Billy Bob Thornton

The Judge
The Judge

Sampai saat ini, Hollywood sudah banyak menelurkan film bertemakan hubungan suatu keluarga. Baik itu secara umum maupun lebih eksplisit. Mulai dari disharmonisasi sosok ayah dengan putranya, kecanggungan seorang ibu dalam membuai cinta kasih putrinya, sampai kejamakan masalah di kemudi layar kapal yang bernama “ikatan batin garis darah”. Akan tetapi, tetap saja film dengan kultur jalan cerita macam ini masih menjadi tontonan yang pantang dilewatkan. Terlebih jika plot cerita dikemas dengan takaran sisi sentimentil tepat dan berakibat haru di akhir drama. Candu.

The Judge adalah film yang (jelas) masuk dalam kategori tersebut. Menggandeng Robert Downey Jr. dan Robert Duvall sebagai poros utama, The Judge berkisah perihal kompleksitas relasi antara seorang ayah dan anak. Tidak hanya beradu di latar meja makan atau ruang tamu, konflik mereka juga menjalar ke ranah meja hijau. Hubungan darah mereka pun dipertaruhkan.

Kisah ini berpusat pada sosok Henry “Hank” Palmer sebagai alpha dan omega The Judge. Seorang pengacara ternama asal Chicago. Dikenal publik selalu berhasil membela—juga meloloskan kliennya dari masalah hukum, termasuk yang bersalah sekalipun. Asal harga cocok (dan tentunya tinggi), masalah beres.

Dibalik sebuah ketenaran, terdapat luka batin menganga yang dirasakan Hank. Ikatan sehidup sematinya bersama sang istri diambang perceraian. Tak berhenti di situ, jalinan romansa bersama keluarga di yang sudah ditinggalkannya selama 20 tahun pun juga tak berjalan seirama. Alasan ‘peristiwa masa lalu’ menjadi pembenaran atas sikap Hank, untuk pergi dari kampung halaman tercinta. Namun, kabar duka dari sang ibu mau atau tidak mau memaksa Hank untuk menjejakkan kakinya di daratan penuh gejolak batin, Carlinville.

Masalah dimulai ketika ayah Hank, juga berprofesi hakim legendaris di Carlinville, Joseph Palmer (Robert Duvall) diduga telah menjadi aktor utama kasus kecelakaan yang menewaskan salah satu warga sipil. Opini sekaligus prasangka menyebar ke ranah publik. Menganggap bahwa Joseph Palmer sengaja melakukan aksi tersebut. Hal tersebut pula yang mendasari jaksa penuntut Dwight Dickham (Billy Bob Thornton) melayangkan teori pembunuhan sebagai dakwaan primer kepada Joseph.

Hank berhadapan dengan kondisi yang pelik. Sikap egosentrisnya diuji dengan realitas moral secara berlawanan. Rasa ketidaksukaan terhadap sosok ayah yang dianggap representasi konservatif menjadi alasan substansial. Tapi Hank juga tidak bisa mengelak. Figur ayahnya sedang membutuhkan bantuan, meski pada dasarnya Joseph juga tidak ingin dibela Hank. Di sini lah terdapat proses ‘negosiasi’ antara ayah dan anak. Tawar-menawar secara psikologis, drama berbalut luka emosi, sampai terombang-ambingnya duka Joseph tentang kehilangan sang istri membentuk sebuah labirin perasaan, yang mencari jalan pulang.

The Judge sekali lagi menyuguhkan alur cerita yang menggugah perasaan. David Dobkin menyerang sisi lemah penonton dalam memandang hubungan rumit antara Hank dan Joseph. Sang sutradara juga membolak-balikkan emosi secara simultan; fluktuatif tanpa henti. Ditambah lagi kualitas akting prima dari Robert Downey Jr. maupun Robert Duvall semakin menegaskan film ini pantang disangsikan. Karakter Hank adalah wujud kombinasi arogansi dan kecerdasan Tony Stark, tokoh ikonik yang kadung melekat di diri Downey lewat Iron Man. Sedangkan kemampuan olah drama Duvall tak tergerus waktu, meski keriput mulai mendominasi struktur wajah. Sisa-sisa tongkat emas Duvall di The Godfather masih terasa kuat. Hakim Palmer pun diperankannya tanpa cela lewat gestur tatapan mata; yang kadang terlihat menyebalkan, namun siapa sangka terdapat kegelisahan dan kegundahan di relung sanubari. Selain itu tak ketinggalan pula konsep ‘teknis’ peradilan yang melaju konsisten. Berbagai teori, intrik dan strategi untuk ‘memenangkan’ kasus menjadi panorama menarik. Menambah daftar pengetahuan tentang bagaimana sistem peradilan di Negara Abang Sam berjalan.

Meski sepanjang film berjalan terdapat beberapa adegan yang memancing kecanggungan penonton, kualitas cerita The Judge tak tergerus sedikit pun. Pada akhirnya The Judge memberikan sebuah enigma yang memancing gerak haru, bercampur aduk dengan refleksi diri personalia. [WARN!NG/Muhammad Faisal]

 

warningmagz

The author warningmagz

Leave a Response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.